Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

FORMULASI DAN EVALUASI FISIK SEDIAAN GEL EKSTRAK ETANOL DAUN JERUK PURUT (CITRUS HYSTRIX D.C) DENGAN VARIASI PROPILENGLIKOL Siti Aysah Denti Ramadani; Eka Pebi Hartianty; Siti Mardiyanti; Agus Kurniawan
UG Journal Vol 16, No 11 (2022)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan kulit yang kerap terjadi di usia remaja saat ini adalah jerawat. Jerawat merupakan penyakit inflamasi pada kulit yang diawali dari meningkatnya sekresi sebum dan terjadinya penyumbatan pori wajah sehingga sekresi minyak terhambat kemudian menumpuk, membesar sampai mengering menjadi jerawat. Jerawat juga dapat disebabkan oleh bakteri penyebab timbulnya jerawat apabila terjadi perubahan pada kondisi kulit wajah. Daun jeruk purut (Citrus hystrix DC) adalah salah satu bahan alam yang memiliki aktivitas sebagai antibakteri terhadap bakteri penyebab jerawat. Daun jeruk purut mengandung senyawa flavonoid, alkaloid, tanin dan saponin yang dipercaya memiliki khasiat sebagai antibakteri. Penelitian ini bertujuan untuk membuat formulasi sediaan gel antibakteri dari ekstrak daun jeruk purut dengan stabilitas yang baik menggunakan variasi propilenglikol. Formulasi sediaan gel menggunakan variasi propilenglikol 10%, 12,5%, dan 15%. Dari hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa semakin tinggi konsentrasi propilenglikol yang digunakan maka daya sebar yang dihasilkan pun meningkat. Formula terbaik diperoleh dari variasi propilenglikol 15% dengan hasil uji stabilitas dengan metode cycling test menunjukkan bahwa sediaan gel dari ekstrak etanol daun jeruk purut stabil selama masa penyimpanan.
Formulasi dan Uji Aktivitas Antibakteri Gel Ekstrak Batang Brotowali (Tinospora crispa L. ) dengan Variasi Trietanolamin terhadap Bakteri Propionibacterium Acne Ela Salbilah; Aditya Aditya; Achmad Fudholi; Siti Mardiyanti
Jurnal Farmasi dan Farmakoinformatika Vol 1, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35760/jff.2023.v1i2.8739

Abstract

Brotowali (Tinospora crispa L.) merupakan tumbuhan obat herbal dar family menispermaceae. Penelitian ini bertujuan untuk memformulasikan sediaan gel dari ekstrak batang brotowali , yang memiliki aktivitas antibakteri serta stabilitas yang baik. Metode penelitian menggunakan metode eksperimental laboratorium.Formulasi sediaan gel, kemudian dilakukan evaluasi sediaan gel, pengujian stabilitas dengan metodecycling test, serta pengujian aktivitas antibakteri dengan metode difusi sumuran terhadap bakteri P.acnes. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sediaan gel yang mengandung ekstrak batang brotowali sebesar 15% dengan variasi TEA 2%, 2,5% dan 3% memiliki aktivitas antibakteri terhadap P. acnes yang ditunjukkan dengan terbentuknya diameter zona hambat sebesar 7,5 mm, 8,4 mm dan 9,5 mm.
Uji Stabilitas Krim Antibakteri Ekstrak Rimpang Jahe Gajah (Zingiber officinale Roscoe) Muhammad Aqsyal; Siti Mardiyanti
Jurnal Farmasi dan Farmakoinformatika Vol 1, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35760/jff.2023.v1i1.8071

Abstract

Jahe Gajah (Zingiber offinale Roscoe) telah lama dipergunakan sebagai tanaman obat seperti dalam pengobatan antibakteri. Penelitian ini bertujuan untuk menguji kestabilan sediaan krim antibakteri ekstrakĀ  jahe gajah yang memiliki aktivitas antibakteri. Sampel jahe gajah diekstraksi dengan metode maserasi, dilanjutkan formulasi sediaan krim yang selanjutnya dilakukan pengujian stabilitas sediaan dengan menggunakan metode cycling test dengan melalukan pengamatan beberapa parameter meliputi organoleptic, homogenitas, pH, dan daya sebar. Hasil penelitian sediaan krim ekstrak jahe gajah (Zingiber offinale Roscoe) didapatkan stabil selama pengujian.
Uji Stabilitas Krim Ekstrak Daun Kemangi (Ocimum americanum L.) dan Uji Antibakteri Terhadap Propionibacterium acnes Penyebab Jerawat Nabilla Aisyah Lufthya Naya; Siti Mardiyanti
PharmaCine : Journal of Pharmacy, Medical and Health Science Vol. 2 No. 2 (2021): PharmaCine : Journal of Pharmacy, Medical and Health Science
Publisher : Bachelor of Pharmacy Study Program, Faculty of Health Sciences, Universitas Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35706/pc.v2i2.6317

Abstract

Latar belakang: Jerawat merupakan kondisi kelainan kulit yang diakibatkan adanya penyumbatan dan peradangan pada saluran folikel rambut dan pori-pori kulit. Jerawat juga terjadi karena peningkatan infeksi kulit akibat aktivitas bakteri. Propionibacterium acnes merupakan salah satu bakteri penyebab jerawat yang menyebabkan terjadinya inflamasi jaringan. Salah satu bahan alam yang memiliki potensi sebagai antijerawat adalah kemangi (Ocimum americanum L.). Tanaman kemangi mengandung senyawa flavonoid, alkaloid, tanin, saponin, dan steroid yang memiliki sifat antibakteri. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk memformulasikan sediaan krim dari ekstrak daun kemangi yang memiliki aktivitas antibakteri dengan stabilitas yang baik. Metode: Metode penelitian yang dilakukan menggunakan metode penelitian eksperimental laboratorium. Hasil: Hasil pengujian menunjukkan bahwa kadar ekstrak daun kemangi sebesar 25% mampu menghambat aktivitas antibakteri dengan diameter zona hambat sebesar 5,00 mm. Hasil uji stabilitas sediaan dengan metode cycling test menunjukkan bahwa ketiga formula krim ekstrak daun kemangi stabil selama masa penyimpanan. Kesimpulan: ekstrak daun kemangi memiliki aktivitas antibakteri terhadap bakteri Propionibacterium acnes. Kata Kunci: Kemangi, Jerawat, Krim, Stabilitas, Propionibacterium acnes.
Formulasi dan Uji Aktivitas Krim Antibakteri Ekstrak Ethanol Jahe Gajah (Zingiber offcinale Rosc.) Terhadap Staphylococcus aureus Muhammad Aqsyal; Siti Mardiyanti
PharmaCine : Journal of Pharmacy, Medical and Health Science Vol. 4 No. 1 (2023): PharmaCine : Journal of Pharmacy, Medical and Health Science
Publisher : Bachelor of Pharmacy Study Program, Faculty of Health Sciences, Universitas Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35706/pc.v4i1.9035

Abstract

Latar Belakang: Jahe gajah mengandung senyawa flavanoid, alkaloid, terpenoid, dan fenolik yang memiliki sifat antibakteri salah satunya terhadap bakteri Staphylococcus aureus merupakan bakteri gram positif yang menyebabkan infeksi pada kulit Tujuan: memformulasikan sediaan krim dari ekstrak Jahe Gajah yang memiliki aktivitas antibakteri Metode: Sampel jahe gajah diekstraksi dengan metode maserasi, selanjutnya formulasi dan evaluasi krim dan pengujian aktivitas antibakteri dengan metode difusi sumuran Hasil: sediaan krim ekstrak jahe gajah dengan variasi konsentrasi asam stearat 17.5% menunjukkan zona hambat sebesar 6,4 mm, kontrol negatif DMSO 2% tidak menunjukkan zona hambat berbeda dengan kontrol positif klindamisin yang menunjukkan zona hambat Kesimpulan: krim ekstrak jahe gajah memiliki sifat antibakteri terhadap Staphylococcus aureus.