This Author published in this journals
All Journal JURNAL TEKNIK MESIN
Hizkia Christian Putra Setiadi
Department of Mechanical Engineering, Universitas Diponegoro, Jl. Prof. Sudarto, SH, Tembalang, Semarang, Indonesia 50275

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

REKONSTRUKSI dan SIMULASI ELEMEN HINGGA PADA VERTEBRA LUMBALIS 1 SAMPAI SACRALIS 1 DENGAN KONDISI PEMBEBANAN BERBEDA Hizkia Christian Putra Setiadi; Jamari Jamari; Tri Indah Winarni
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 11, No 1 (2023): VOLUME 11, NOMOR 1, JANUARI 2023
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tulang belakang manusia terdiri dari struktur komplek seperti vertebra, diskus intervertebralis, ligamen, dan otot. Dalam diskur intervertebralis, degenerasi dapat terjadi dan menyebabkan rasa sakit di punggung bawah. Penyebab pasien yang mengalami spondylosis adalah adanya degenerasi diskus intervebralis yang ditandari dengan penyempitan celah sendi. Melihat nilai tegangan von Mises dalam komponen diskus intervertebralis, ditemukan bahwa nilai teganan dari von Mises memliki hubungan berbanding terbalik dengan nilai parameter tinggi diskus. Parameter spinopelvic pada penlitian ini yaitu pengukuran lumbar lordosis dilakukan dengan metode Cobb. Didapati bahwa sudut lumbar lordosis pada pasien adalah 9.54⁰. Ventral Disc Height (vDH) dan Dorsal Disc Height (dDH) diukur pada data CT scan pasien yang didapatkan dari Rumah Sakit Islam Sultan Agung. Pengukuran vDH dan dDH dilakukan pada aplikasi Mimics 21.0. Nilai Ventral Disc Height (vDH) lumbalis 1 hingga sacralis 1 secara berturut-turut diperoleh 6.79 mm, 9.69 mm, 11.95 mm, 13.90 mm, dan 18.22 mm. Untuk Dorsal Disc Height (dDH) diperoleh 6.21 mm, 6.04 mm, 7.12 mm, 7.17 mm, dan 6.67 mm. Simulasi dilakukan untuk model elemen hingga (FEM) vertebral lumbar 1 ke sakralis 1 dalam tiga kondisi pembebanan berbeda. Von Mises terbesar pada diskus intervertebralis untuk kondisi pembebanan yang berbeda dalam penelitian ini adalah di annulus fibrosus, dan nucleus pulposus L2-L3 pada pembebanan anterior flexion, laterial flexion, dan axial rotation.