Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

KONSEP PENDIDIKAN ETIKA DALAM BERIBADAH (KAJIAN Q.S AL-ISRA AYAT 110) Deka Igus Saputri; Maryono Maryono; Akhmad Khoiri
Lencana: Jurnal Inovasi Ilmu Pendidikan Vol. 1 No. 3 (2023): Juli : Jurnal Inovasi Ilmu Pendidikan
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1283.615 KB) | DOI: 10.55606/lencana.v1i3.1811

Abstract

The purpose of this study is to: 1. (Al Isro:110. 2. Determine the relevance of ethics education in worship. 3. To clarify the background of the concept of ethics education in contemporary worship."This study is a descriptive study, which means that questionnaires or literature searches were used to collect data. both primary and secondary data were used to gather study material. The Qur'an Karim and some of our commentary serve as the primary sources of knowledge. Books, newspapers, journals, internet media, and other materials that are relevant to the thesis subject serve as secondary data sources. The Al-Quran, the Tafsir, and other significant texts are employed as documents as part of the documentation data collecting approach. Textual information is analyzed using both content analysis and discourse analysis. The goal of content analysis is to make the book's contents clear. Discourse analysis, a different approach owing to the constraints of content analysis, studies the meaning of communications with an emphasis on covert (latent) meanings.The following conclusions may be drawn from the author's research findings: (1) Moral instruction in worship is regarded as one of the most crucial aspects of human existence, according to the interpretation of QS. Al-Isra verse 110.(2) The idea of character education in worship refers to human customs or conduct based on the course of action or rules established by Allah SWT.(3) Setting the idea of education at the forefront of growth or the contemporary morals or ethics of the millennial generation,
EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN PAI DALAM MENUMBUHKAN KESADARAN AGAMA SISWA MAN 2 BANJARNEGARA KECAMATAN BANJARNEGARA KABUPATEN BANJARNEGARA Farhan Puji Ramadhan; Ali Imron; Akhmad Khoiri
ARIMA : Jurnal Sosial Dan Humaniora Vol. 3 No. 2 (2025): November
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/arima.v3i2.6105

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan pembelajaran PAI dalam menumbuhkan kesadaran beragama siswa MAN 2 Banjarnegara. untuk mengetahui konsep pembelajaran PAI dalam menumbuhkan kesadaran beragama siswa MAN 2 Banjarnegara.  untuk mengetahui efektivitas pembelajaran PAI dalam menumbuhkan kesadaran beragama siswa MAN 2 Banjarnegara Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif. Dalam penelitian kualitatif, peneliti menggunakan teori sebagai dasar penelitian untuk menguji atau memperluas teori yang ada. Penelitian ini menjelaskan dan menggambarkan data yang diperoleh dari wawancara atau percakapan biasa, observasi dan dokumentasi. Datanya berupa kata, gambar, foto, catatan-catatan rapat, dan sebagainya. Hasil penelitian yang diperoleh diantaranya pertama, pelaksanaan pembelajaran PAI dalam menumbuhkan kesadaran beragama siswa telah berjalan secara efektif. Pelaksanaan pembelajaran tidak hanya berorientasi pada aspek kognitif, namun juga mengintegrasikan aspek afektif dan psikomotorik. Guru memanfaatkan metode variatif, seperti kisah keteladanan, diskusi, tanya jawab, dan pembiasaan ibadah. Selain itu, adanya kegiatan keagamaan di luar kelas seperti shalat dhuha berjamaah, kultum, tilawah, dan peringatan hari besar Islam semakin memperkuat proses internalisasi nilai agama. Kedua Konsep pembelajaran PAI yang diterapkan di MAN 2 Banjarnegara mengarah pada integrasi antara nilai kognitif, afektif, dan psikomotorik melalui pendekatan keteladanan, pembiasaan, pengalaman langsung, dan pemanfaatan media pembelajaran modern. Program-program madrasah religius seperti salam, senyum, sapa, tilawah, hadrah, serta kajian pekanan menjadi bentuk konkret konsep pembelajaran berbasis pembiasaan nilai Islam.  Ketiga, Efektivitas pembelajaran PAI dalam menumbuhkan kesadaran beragama siswa tercermin dari perubahan sikap, kedisiplinan, partisipasi ibadah, dan tanggung jawab sosial siswa. Evaluasi yang dilakukan sekolah dan guru menunjukkan bahwa siswa mengalami perkembangan positif, seperti meningkatnya kedisiplinan shalat, bertambahnya minat mengikuti kegiatan keagamaan, serta membaiknya akhlak dan sopan santun dalam pergaulan.