Ira Ocktavia Siagian
Institut Kesehatan Immanuel

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Strategi Edukasi Kesehatan Untuk Meningkatkan Pemahaman dan Pencegahan TBC di Kelurahan Situsaeur Ira Ocktavia Siagian; Anni Sinaga; Tri Ardayani; Imelda Sianipar; Saurmian Sinaga; Elisa Situmorang
Jurnal Medika: Medika in progres
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/8c0zdy69

Abstract

Tuberkulosis (TBC) merupakan penyakit menular yang masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di Indonesia. Penularan TBC terjadi melalui droplet dari penderita yang batuk atau bersin sehingga diperlukan upaya edukasi kesehatan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai pencegahan dan pengobatan TBC. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai TBC melalui edukasi kesehatan. Metode yang digunakan adalah pendidikan masyarakat melalui penyuluhan kesehatan, pemutaran video edukasi, serta evaluasi menggunakan pre-test dan post-test. Kegiatan dilaksanakan di RW 02 Kelurahan Situsaeur, Kecamatan Bojongloa Kidul Kota Bandung dengan jumlah peserta sebanyak 52 orang yang terdiri dari kader kesehatan dan warga. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sebelum intervensi mayoritas responden memiliki pengetahuan kategori cukup sebesar 75% dan kategori baik sebesar 25%. Setelah edukasi kesehatan, terjadi peningkatan pengetahuan dengan kategori baik menjadi 48% dan kategori cukup 52%. Uji Wilcoxon menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara pengetahuan sebelum dan sesudah edukasi (p = 0,002). Hal ini menunjukkan bahwa edukasi kesehatan efektif dalam meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai TBC. Oleh karena itu, kegiatan edukasi kesehatan secara berkelanjutan perlu dilakukan sebagai upaya pencegahan penularan TBC di masyarakat.
Hubungan Kebiasaan Konsumsi Junk Food dengan Siklus Menstruasi Remaja Ira Ocktavia Siagian; Al Shiva Putria Haryoko
Jurnal Kesehatan Global Vol 9, No 2 (2026): Edisi Mei
Publisher : LPPM Institut Kesehatan Helvetia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33085/jkg.v9i2.6742

Abstract

Remaja putri rentan mengalami gangguan siklus menstruasi yang salah satunya dipengaruhi pola makan tidak sehat, seperti konsumsi junk food. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan kebiasaan konsumsi junk food dengan siklus menstruasi pada siswi SMA Pasundan 1 Bandung. Desain penelitian adalah kuantitatif dengan pendekatan potong lintang pada 81 responden yang dipilih secara simple random sampling dari 440 populasi. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner Food Frequency Questionnaire (FFQ) dan kuesioner siklus menstruasi berskala Guttman. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square (α = 0,05). Hasil penelitian menunjukkan 50,6% responden sering mengonsumsi junk food dan 43,2% mengalami polimenore. Terdapat hubungan bermakna antara kebiasaan konsumsi junk food dengan siklus menstruasi (p = 0,029). Penelitian menyimpulkan bahwa konsumsi junk food berhubungan dengan gangguan siklus menstruasi pada remaja, sehingga diperlukan penyediaan makanan sehat di sekolah dan edukasi gizi seimbang untuk mencegah gangguan kesehatan reproduksi.