Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW: KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS DITINJAU DARI SELF EFFICACY SISWA Rifka Fauziah Azis; Tia Purniati
SIGMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 15, No 1: Juni 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/sigma.v15i1.10948

Abstract

Kemampuan komunikasi matematis meupakan salah satu kemampuan yang harus dimiliki siswa. Penelitian tentang kemampuan komunikasi matematis siswa di Indonesia menjelaskan terkait bagaimana kemampuan komunikasi matematis siswa meliputi pembahasan tentang faktor-faktor yang mempengaruhi komunikasi matematis siswa, salah satu faktornya yaitu dari self efficacy. Penelitian ini mengkaji dengan Systematic Literature Review (SLR) mengenai hubungan antara komunikasi matematis dengan self efficacy siswa. Kriteria literatur yang digunakan dalam penelitian ini yaitu berupa artikel jurnal atau prosiding konferensi terindeks Google Scholar dengan tahun publikasi maksimal 5 tahun terakhir (2019-2023). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi, meninjau dan menarik kesimpulan dari literatur terkait kemampuan komunikasi matematis ditinjau dari self efficacy. Berdasarkan hasil analisis data literatur yang menjadi data penelitian, terdapat hubungan antara kemampuan komunikasi matematis dengan self efficacy siswa siswa pada mata pelajaran matematika. Melalui penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi mengenai hubungan antara kemampuan komunikasi matematis dengan self efficacy siswa serta peluang dalam melakukan penelitian mengenai self efficacy dan kemampuan komunikasi matematis.
Seminar Bahasa Inggris untuk Mahasiswa Program Studi Matematika & Pendidikan Matematika: Strategi Lulus Tes TOEFL Sudihartinih, Eyus; Kartika Yulianti; Tia Purniati; Entit Puspita; Al Jupri
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (MEDITEG) Vol. 9 No. 2 (2024): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (MEDITEG)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Tanah Laut (Politala)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34128/mediteg.v9i2.215

Abstract

Tujuan penulisan artikel ini yaitu untuk mendeskripsikan seminar peningkatkan kompetensi Bahasa Inggris dengan judul "Strategi Lulus Tes TOEFL” bagi mahasiswa Prodi Pendidikan Matematika dan Prodi Matematika FPMIPA UPI. Kegiatan seminar ini melalui tahapan persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi dengan enam orang panitia. Proses tersebut di antaranya yaitu pembuatan surat undangan narasumber, e-flyer undangan peserta seminar, susunan acara, link pendaftaran/daftar hadir/refleksi, dan platform Zoom. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa narasumber kompeten dalam topik yang diseminarkan, semua panitia bekerja dengan baik, dan semua partisipan memberikan respons positif terhadap kegiatan. Kegiatan ini bermanfaat bagi mahasiswa untuk meningkatkan skil berbahasa Inggris khususnya strategi untuk menjawab tes TOEFL. Harapan peserta seminar yaitu diadakan kembali kegiatan sejenis atau kegiatan yang bermanfaat lainnya.
DESAIN DIDAKTIS KONSEP BARISAN DAN DERET ARITMETIKA PADA PEMBELAJARAN MATEMATIKA SEKOLAH MENENGAH ATAS Tri Aprianti Fauzia; Dadang Juandi; Tia Purniati
Journal on Mathematics Education Research (J-MER) Vol 1, No 2 (2020)
Publisher : Departemen Pendidikan Matematika, FPMIPA, UPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/j-mer.v1i2.7742

Abstract

Pembelajaran matematika di Indonesia pada umumnya menggunakan model konvensional dimana guru memberikan materi sesuai dengan buku serta memberikan soal-soal latihan rutin dan siswa tidak turut aktif dalam proses pembelajaran tersebut. Proses pembelajaran matematika seperti ini memungkinkan siswa mengalami kesulitan dalam menyelesaikan permasalahan atau disebut juga learning obstacle (hambatan belajar). Sebagai antisipasi agar learning obstacle yang sama tidak terulang kembali, maka dibuat suatu desain didaktis yang dilengkapi dengan prediksi respon siswa. Desain didaktis awal diujicobakan untuk kemudian mendapatkan perbaikan demi penyempurnaan desain didaktis selanjutnya. Langkah-langkah tersebut dirumuskan secara formal kedalam suatu aktivitas penelitian yang disebut Penelitian Desain Didaktis atau didactical design research (DDR). Penelitian ini difokuskan pada konsep barisan dan deret aritmetika. Subjek penelitian untuk uji identifikasi learning obstacle meliputi siswa kelas X dan kelas XII, sedangkan siswa kelas X untuk uji desain didaktis. Metode penelitian yang dipakai adalah metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data menggunakan teknik triangulasi yaitu gabungan dari wawancara, observasi dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian ini diperoleh desain didaktis yang dilengkapi dengan prediksi respon siswa, dengan menjadikan learning obstacle yang teridentifikasi sebagai acuan dalam pembuatannya. Analisis terhadap respon siswa selama implementasi desain didaktis dapat dijadikan sebagai landasan untuk perbaikan desain didaktis selanjutnya. Untuk respon yang lebih beragam dan pengkajian lebih mendalam maka desain didaktis yang telah dibuat disarankan untuk diujicobakan pada responden yang lebih banyak dan menyeluruh dari berbagai tingkat kemampuan.
Systematic literature review: Model pembelajaran untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis Suryono, Mazi'idah Salsabilah; Tia Purniati
NOTASI: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 3 No. 1 (2025): Juni
Publisher : Alpatih Cahaya Semesta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70115/notasi.v3i1.274

Abstract

Kemampuan dalam memecahkan masalah matematis menjadi elemen krusial dalam pembelajaran matematika. yang sayangnya masih rendah pada sebagian besar siswa. Rendahnya kemampuan ini sering kali disebabkan oleh model pembelajaran yang kurang efektif dalam mengasah daya pikir kritis dan kreativitas siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi beragam model pembelajaran matematika yang sudah dilaksanakan dalam rangka mengembangkan kemampuan pemecahan masalah matematis. Dalam penelitian ini, metode Systematic Literature Review (SLR) digunakan. Berdasarkan hasil analisis, terdapat sepuluh model pembelajaran yang efektif dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa. Berbagai model pembelajaran mempunyai karakteristik dan kekuatan masing-masing dalam memfasilitasi siswa untuk memahami permasalahan, membuat solusi, dan memecahkan soal matematika berdasarkan kebutuhan siswa. Model pembelajaran dapat disimpulkan memiliki peran untuk membangun lingkungan belajar yang aktif, kontekstual, serta bermakna, yang berkontribusi pada tumbuhnya kepercayaan diri siswa, mandiri, dan terampil ketika menyelesaikan masalah matematika.
Systematic Literature Review: Tren Penggunaan Artificial Intelligence (AI) dalam Pembelajaran Matematika untuk Meningkatkan Higher Order Thinking Skills Amilah Munadziroh; Tia Purniati; Ririn Sispiyati
Jurnal Fibonaci: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 7 No. 2 (2026): Jurnal Fibonaci: Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Prodi Pendidikan Matematika FMIPA Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/wjcd1037

Abstract

Pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) dalam pendidikan matematika era Society 5.0 menawarkan peluang sekaligus tantangan bagi kemandirian kognitif siswa. Penelitian ini bertujuan menganalisis tren, platform, dan efektivitas AI dalam memfasilitasi Higher Order Thinking Skills (HOTS). Melalui metode Systematic Literature Review (SLR), 12 artikel Scopus terpilih yang diterbitkan antara Januari 2020 hingga Februari 2026 dianalisis secara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan pergeseran tren dari sistem tutorial prosedural menuju penggunaan Generative AI (seperti ChatGPT, Gemini, Mistral, dan DeepSeek) serta sistem cerdas berbasis komputasi (seperti WolframAlpha dan Artificial Neural Networks) sebagai mitra kognitif. Integrasi berbagai platform tersebut terbukti efektif dalam meningkatkan HOTS melalui scaffolding adaptif, visualisasi konsep abstrak melalui sinergi dengan GeoGebra, dan pemodelan masalah kompleks. Temuan ini mengungkapkan bahwa efektivitas AI bergantung pada peran siswa sebagai evaluator kritis yang memverifikasi potensi kesalahan mesin. Hal ini menegaskan bahwa AI hanyalah alat bantu untuk memperkuat kapasitas intelektual, sementara keputusan akhir tetap didasarkan pada penalaran logis siswa.