Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Tindak Tutur Ilokusi dalam Novel Paradigma Karya Syahid Muhammad Sa'diyah, Arina; Pancarrani, Berlian; Rosita, Farida Yufarlina
Narasi: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra Indonesia, dan Pengajarannya Vol. 2 No. 1 (2024): April
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/narasi.v2i1.3061

Abstract

Tindak ilokusi mengacu pada tindak tutur yang sengaja dilakukan dengan tujuan dan fungsi tertentu. Penelitian ini berfokus pada berbagai jenis tindak tutur ilokusi, seperti asertif, direktif, ekspresif, komisif, dan deklaratif, yang ditemukan dalam novel Paradigma karya Shahid Muhammad. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meneliti jenis-jenis tindak tutur ilokusi yang terlihat dalam novel “Paradigma” oleh Shahid Muhammad. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dan pendekatan pengumpulan data yang melibatkan investigasi kepustakaan. Tahap awal dari analisis data adalah dengan membaca buku “Paradigma”, mendokumentasikan ujaran-ujaran yang mencakup tindak tutur ilokusi, mengkategorikan dan mengklasifikasikan data, dan pada akhirnya meneliti data tersebut. Penelitian ini menggunakan novel “Paradigma” karya Shahid Muhammad sebagai sumber data utama. Teori yang digunakan adalah teori Searle. Temuan dari penelitian ini menunjukkan bahwa novel “Paradigma” karya Shahid Muhammad mengandung berbagai tindak tutur ilokusi. Hal ini termasuk tindak asertif seperti menjelaskan, menyatakan, memberitahukan, dan mempertahankan; tindak direktif seperti memerintah, menyarankan, menasehati, dan mengundang; tindak komisif yang semata-mata melibatkan penawaran; tindak ekspresif yang melibatkan pengekspresian perasaan kasihan, menyalahkan, berterima kasih, dan meminta maaf; dan tindak deklaratif yang semata-mata melibatkan pengambilan keputusan.
Film Sepatu Dahlan: Salah Satu Alternatif Media Pembelajaran Pendidikan Karakter Anak Sekolah Dasar Pancarrani, Berlian; Efendy, Della Ammar
GHANCARAN: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 4 No. 1 (2022)
Publisher : Tadris Bahasa Indonesia, Fakultas Tarbiyah, Institut Agama Islam Negeri Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/ghancaran.v4i1.6041

Abstract

Character education had learned by the student since the elementary school level in formal education. Character education can be learned by using media that have character education values. One of the learning media is the movie and one of the Indonesian movie that has character education contain is “Sepatu Dahlan”. This study aims to describe the value of character education in the movie of Sepatu Dahlan. This research used qualitative research method. The source of data in this study was a movie scene, namely the movie of “Sepatu Dahlan”. The data were analyzed using semiotic theory to get the character values in the film.The result of the study shows seven values of character education, namely religious, honest, disciplined, independent, socially caring, friendly/communicative, and responsible.
Tindak Tutur Ilokusi dalam Novel Paradigma Karya Syahid Muhammad Sa'diyah, Arina; Pancarrani, Berlian; Rosita, Farida Yufarlina
Narasi: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra Indonesia, dan Pengajarannya Vol. 2 No. 1 (2024): April
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/narasi.v2i1.3061

Abstract

Tindak ilokusi mengacu pada tindak tutur yang sengaja dilakukan dengan tujuan dan fungsi tertentu. Penelitian ini berfokus pada berbagai jenis tindak tutur ilokusi, seperti asertif, direktif, ekspresif, komisif, dan deklaratif, yang ditemukan dalam novel Paradigma karya Shahid Muhammad. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meneliti jenis-jenis tindak tutur ilokusi yang terlihat dalam novel “Paradigma” oleh Shahid Muhammad. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dan pendekatan pengumpulan data yang melibatkan investigasi kepustakaan. Tahap awal dari analisis data adalah dengan membaca buku “Paradigma”, mendokumentasikan ujaran-ujaran yang mencakup tindak tutur ilokusi, mengkategorikan dan mengklasifikasikan data, dan pada akhirnya meneliti data tersebut. Penelitian ini menggunakan novel “Paradigma” karya Shahid Muhammad sebagai sumber data utama. Teori yang digunakan adalah teori Searle. Temuan dari penelitian ini menunjukkan bahwa novel “Paradigma” karya Shahid Muhammad mengandung berbagai tindak tutur ilokusi. Hal ini termasuk tindak asertif seperti menjelaskan, menyatakan, memberitahukan, dan mempertahankan; tindak direktif seperti memerintah, menyarankan, menasehati, dan mengundang; tindak komisif yang semata-mata melibatkan penawaran; tindak ekspresif yang melibatkan pengekspresian perasaan kasihan, menyalahkan, berterima kasih, dan meminta maaf; dan tindak deklaratif yang semata-mata melibatkan pengambilan keputusan.
ANALISIS TINDAK TUTUR EKSPRESIF DALAM NOVEL “DI KAKI BUKIT CIBALAK” KARYA AHMAD TOHARI Sukma, Chusnul Qotimah Melati; Rosita, Farida Yufarlina; Pancarrani, Berlian
Jurnal Vokatif: Pendidikan Bahasa, Kebahasaan, dan Sastra Vol. 2 No. 2 (2025)
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/vokatif.v2i2.3407

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis jenis-jenis tindak tutur ekspresif dalam novel Di Kaki Bukit Cibalak karya Ahmad Tohari. Tindak tutur ekspresif mencerminkan sikap dan emosi penutur dalam berbagai situasi dan keadaan, seperti mengejek, mengeluh, mengucapkan terima kasih, memuji, menyalahkan, dan mengkritik. Proses tindak tutur tidak hanya berfokus pada penyampaian informasi, tetapi juga mencakup tanggapan dari lawan bicara.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik dokumentasi untuk mengumpulkan data dari seluruh isi novel, fokus pada tuturan yang mengandung ekspresi psikologis tokoh. Hasil analisis mengidentifikasi enam jenis tindak tutur ekspresif yaitu: mengejek, mengeluh, memuji, mengucapkan terima kasih, menyalahkan, dan mengkritik. Temuan ini menunjukkan bahwa Ahmad Tohari secara konsisten menggunakan tindak tutur ekspresif untuk memperkuat karakterisasi dan menggambarkan dinamika sosial dalam cerita. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan kajian pragmatik sastra, khususnya dalam memahami hubungan antara bahasa, ekspresi emosi, dan konteks sosial dalam karya sastra.
Conversational Implicature in the Food Product Advertisement: There is Taste, There is Price Sari, Putri Ardina Setia; Rosita, Farida Yufarlina; Pancarrani, Berlian
Asa Jurnal Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 2 No. 1 (2025): February-July 2025
Publisher : CV. Srikandi Kreatif Nusantara in collaboration with Institut Teknologi Mojosari Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63709/ajppp.v2i1.7

Abstract

This study explores the use of conversational implicature in the "Sasa Tepung Bumbu Premium Collection" advertisement, with a specific focus on the slogan "Ada Rasa Ada Harga" (There is Taste, There is Price). It aims to uncover how the advertisement conveys persuasive and symbolic messages through deliberate violations of Grice's maxims. Combining pragmatic discourse analysis with a multimodal framework, the study analyzes verbal utterances alongside visual elements such as gesture, tone, music, and scene composition. Findings reveal that the advertisement uses ambiguity, metaphor, and visual reinforcement to construct emotional and symbolic value. The novelty lies in its integration of implicature theory, affective marketing, and multimodal analysis in the Indonesian advertising context, offering both academic insights and practical implications for marketers.