Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search
Journal : Increate

PEMERATAAN PENYEBARAN INFORMASI KESEHATAN PADA PUSKESMAS HABIBOLA MENGGUANAKAN APIK (APLIKASI PENGOLAHAN INFORMASI KESEHATAN) BERBASIS SMS-GATEWAY Yosafat Pati Koten; Margaretha PN Rozady; Faustin Roswita
Increate - Inovasi dan Kreasi dalam Teknologi Informasi Vol. 7 No. 1 (2021): Jurnal In Create : Inovasi dan Kreasi dalam Teknologi Informasi
Publisher : Increate - Inovasi dan Kreasi dalam Teknologi Informasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu penekanan angka meningkatnya penyakit pada masyarakat adalah penyampaian informasi Kesehatan tentang penyakit tertentu sejak dini. Penyebaran informasi Kesehatan diharapkan merata kepada semua lapisan masyarakat agar semuanya memperoleh manfaat secara langsung. Topografi pemukiman masyarakat di desa khususnya desa-desa di kecamatan kloangpopot berbukit-bukit dan berjauhan jarak antar desa. Hal ini menjadi salah satu masalah bagi petugas puskesmas dalam menyebarkan informasi Kesehatan yang hanya terbatas pada pengumuman langsung melalui pengeras suara. Untuk mengatasi permasalahan ini maka kami mengembangkan sebuah aplikasi pengolahan informasi Kesehatan (APIK) berbasis sms gateway. Penyebaran informasi dapat dilakukan oleh operator kepada masyarakat melalui sms gateway pada server APIK dan juga masyarakat dapat melakukan konsultasi Kesehatan berkaitan dengan penyakit-penyakit umum kapan saja dan di mana saja. System APIK akan membalas sms warga secara otomatis (auto replay). Keluaran dari sistem APIK ini adalah operator dapat membuat pelaporan berupa laporan kosultasi warga, laporan data-data informasi Kesehatan dari masa ke masa, laporan data warga yang mendaftar untuk berobat, laporan data-data gejala-gejala penyakit, dan laporan informasi Kesehatan terbaru. Penyampaian informasi Kesehatan dengan system APIK mencapai hampir seluruh (85%) warga kecamatan kloangpopot per keluarga. Kata kunci : APIK (Aplikasi Pengolahan Informasi Kesehatan), SMS Gateway, Sistem Informasi, informasi Kesehatan.
SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PENENTUAN STATUS PENDUDUK PENERIMA BANTUAN PERUMAHAN PADA DESA UMAUTA KABUPATEN SIKKA MENGGUNAKAN METODE SIMPLE ADDITIVE WEIGHTING (SAW) Yosafat Pati Koten; Engelbertus Lewar
Increate - Inovasi dan Kreasi dalam Teknologi Informasi Vol. 7 No. 1 (2021): Jurnal In Create : Inovasi dan Kreasi dalam Teknologi Informasi
Publisher : Increate - Inovasi dan Kreasi dalam Teknologi Informasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desa Uma uta merupakan sebuah desa pada kecamatan Bola Kabupaten Sikka yang mempunyai jumlah penduduk 1.665 jiwa. Berbagai macam program pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa khususnya dalam memberikan bantuan perumahan bagi penduduk yang kurang mampu namun dalam kenyataannya parameter kriteria yang disyaratkan dari Kabupaten tidak dapat terjangkau oleh penduduk setempat. Pemerintah desa menetapkan dalam rapat bersama untuk menentukan kriteria minimal yang dapat dialokasikan bantuan perumahan kepada warga desa yang kurang mampu. Untuk menghindari adanya kegiatan kolusi maka dibutuhkan sebuah sistem pendukung keputusan (SPK) untuk membantu kepala desa dalam menentukan prioritas penduduk desa yang berhak memperoleh bantuan perumahan. SPK yang dibangun dengan menggunakan Bahasa pemrograman visual basic dan berbasis desktop dengan menerapkan metode simple additive weighting (SAW). Sistem berkerja dengan sangat sederhana yakni operator menginput keadaan rumah penduduk dan selanjutnya sistem akan menentukan prioritas penduduk secara berurutan yang akan mempeoleh bantuan perumahan. Luaran dari sistem ini akan menampilkan urutan prioritas penduduk yang mempunyai peluang terbesar untuk mendapatkan bantuan perumahan yang diurutkan dari urutan satu dan seterusnya. Urutan 1 artinya penduduk yang mempunyai prioritas tertinggi untuk mendapatkan bantuan perumahan. Dengan adanya SPK untuk menentukan prioritas penduduk yang memperoleh bantuan perumahan ini dapat membantu meringankan pekerjaan pemerintah desa, meningkat efisiensi dan meminimalisir peluang terjadinya nepotisme. Kata kunci ; SPK, SAW, penduduk desa, bantuan perumahan.
SCRATCH SEBAGAI PROBLEM SOLVING COMPUTATIONAL THINKING DALAM KURIKULUM PROTOTIPE Margaretha P.N Rozady; Yosafat P. Koten
Increate - Inovasi dan Kreasi dalam Teknologi Informasi Vol. 8 No. 1 (2021): Jurnal In Create :Inovasi dan Kreasi dalam Teknologi Informasi
Publisher : Increate - Inovasi dan Kreasi dalam Teknologi Informasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pandemi Covid 19 membuka peluang untuk menghadirkan inovasi dalam pembelajaran. . Kemendikbudristek  menyusun Kurikulum Prototipe sebagai bagian dari kurikulum nasional untuk mendorong pemulihan pembelajaran di masa pandemi Covid-19. Penjelasan karakteristik kurikulum Prototipe di setiap jenjang, antara lain memuat, (1) Integrasi Computational Thinking (CT) dalam mata pelajaran Bahasa Indonesia, Matematika dan IPAS pada jenjang SD, (2) Informatika adalah mata pelajaran wajib di jenjang SMP serta kelas 10.  Untuk itu, guru perlu memahami Computational Thinking (CT) dan menjadi Computational Thinker. Computational Thinking adalah salah satu konten utama dalam literasi digital dimana seseorang memiliki keterampilan yang memungkinkannya memecahkan masalah secara sistematis, sebagaimana komputer bekerja. Scratch adalah aplikasi yang dapat digunakan untuk membuat cerita interaktif, game interaktif, dan animasi, serta dapat dibagikan kepada orang lainnya melalui sarana internet. Scratch programming sebagai salah satu  aktivitas pembelajaran pemrograman problem solving yang didesain dengan tujuan pembelajaran dan pemahaman. Kemampuan problem solving penting untuk dimiliki sebagai modal anak-anak Indonesia untuk dapat bersaing di bursa kerja global.
SISTEM INFORMASI PEMBAYARAN SPP BERBASIS DEKSTOP MENGGUNAKAN NOTIFIKASI SMS GATEWAY DI SMPK ST. MARIA IMACULATA MAGEPANDA Yanter Wilve Baly Woda; Yosafat Pati Koten; Paulus Moa
Increate - Inovasi dan Kreasi dalam Teknologi Informasi Vol. 9 No. 1 (2023): Jurnal In Create
Publisher : Increate - Inovasi dan Kreasi dalam Teknologi Informasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengajaran yang dilakukan oleh guru terhadap siswa adalah bagian utama dari sekolah, selain proses belajar mengajar, terdapat aktivitas lain, yaitu proses administrasi keuangan sekolah. Proses yang dimaksud adalah tindakan pengelolaan keuangan yang terdiri dari pencatatan data keuangan Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP) yang dibayar siswa tiap tahapnya. Short Messaging Services (SMS) atau layanan pesan pendek merupakan sebuah sistem aplikasi yang digunakan untuk mengirim dan menerima SMS, SMS Gateway juga sebagai suatu jembatan komunikasi yang menghubungkan perangkat komunikasi ponsel dengan perangkat komputer yang menjadikan aktivitas SMS menjadi lebih mudah dan menyenangkan. Proses pembayaran SPP di Sekolah Menengah Pertama Katholik (SMPK) St. Maria Immaculata Magepanda yang dilakukan secara manual dan belum memiliki suatu sistem informasi berbasis teknologi yang mengelola serta menangani data pembayaran SPP, sehingga menyebabkan kurang cepatnya pelayanan terhadap orang tua siswa dan keamanan data yang tidak bisa dijaga dan menimbulkan kehilangan data serta kesalahan pada proses pembuatan laporan. Berdasarkan permasalah tersebut maka dibangun Sistem Informasi Pembayaran SPP Berbasis Desktop Menggunakan Notifikasi SMS Gateway yang diharapkan mampu mengatasi permasalahan dan dapat membantu pengolahan data pembayaran SPP pada sekolah tersebut sehingga lebih efektif dan efisien. Hasil dari penelitian dapat disimpulkan bahwa sistem yang dibangun dapat membantu SMPK St. Maria Immaculata Magepanda sehingga pengolahan data pembayaran SPP lebih efektif dan efisien, dengan 62 % responden memilih sangat setuju, dan 38 % responden memilih setuju.
ANALISIS EFEKTIVITAS PENERAPAN APLIKASI SISTEM INFORMASI PEMERINTAH DAERAH (SIPD) BIDANG ANGGARAN PADA BADAN PENGELOLAAN KEUANGAN DAN ASET DAERAH KAB.SIKKA Dian S Manoe; Yosafat Pati Koten; Margaretha P.N Rozady
Increate - Inovasi dan Kreasi dalam Teknologi Informasi Vol. 9 No. 1 (2023): Jurnal In Create
Publisher : Increate - Inovasi dan Kreasi dalam Teknologi Informasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Untuk mempermudah penyampaian informasi pemerintahan daerah kepada masyarakat telah ditetapkan Peraturan Menteri Dalam Negeri(Permendagri) Nomor 70 Tahun 2019 tentang Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD). Sistem Informasi Pemerintah Daerah (SIPD) adalah aplikasi terpadu yang dipergunakan sebagai alat bantu pemerintah daerah untuk meningkatkan efektivitas implementasi dari berbagai regulasi bidang pengelolaan keuangan daerah. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis efektivitas penerapan SIPD bidang anggaran pada Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah( BPKAD) di Kabupaten Sikka. Penelitian ini menggunakan Penelitian deskriptif kualitatif campuran dan metode kuantitatif dengan pendekatan induktif, yang dilihat dari dimensi tujuan pencapaian, dimensi integrasi, dan dimensi adaptasi. Metode Pengumpulan data melalui observasi,studi pustaka, wawancara dan kuesioner. Metode analisis data yang dilakukan dengan proses reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan atas data yang diperoleh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas Sistem Informasi Pemerintah Daerah (SIPD) dalam bidang anggaran di Kabupaten Sikka sudah cukup efektif.
ANALISIS PENERAPAN MODEL TRANSPORTASI DALAM OPTIMASI BIAYA DISTRIBUSI BARANG DENGAN NORTH WEST CORNER METHOD (NWCM) PADA PT. UNILEVER INDONESIA,TBK CABANG MAUMERE Imelda Dua Reja; Yosafat Pati Koten; Patrisius Migu Hekin
Increate - Inovasi dan Kreasi dalam Teknologi Informasi Vol. 4 No. 1 (2018): Jurnal In Create : Inovasi dan Kreasi dalam Teknologi Informasi
Publisher : Increate - Inovasi dan Kreasi dalam Teknologi Informasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Metode Transportasi adalah suatu metode yang dapat digunakan untuk menentukan pengalokasian barang yang paling efektif dari suatu sumber ke suatu tujuan tertentu dengan biaya yang seminimal mungkin. Penelitian ini dilakukan pada PT. Unilever Indonesia, Tbk cabang Maumere yang merupakan bagian dari kelompok Unilever, salah satu perusahaan terbesar di dunia di bidang barang kebutuhan dasar. Pasaran utama Unilever adalah detergen, pangan dan barang kosmetik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah metode transportasi dapat memberi penghematan atau efisiensi biaya distribusi barang dan memaksimalkan keuntungan. Dalam proses menganalisis nilai optimum suatu distribusi maka penulis menggunakan metode Pojok Barat Laut (North-West Corner). Solusi awal menggunakan metode pojok barat laut ditentukan dengan mengisi sel kosong yang masih dapat diisi dan terletak paling kiri atas (sudut barat laut). Jumlah yang dialokasikan pada sel kosong tersebut tidak boleh melebihi jumlah persedian (supply) dan jumlah permintaan (demand).