Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analysis of "Bunga Gugur" by W. S. Rendra: A Semiotic Model of Literary Studies Rois Abdul Haris; Sumiyadi Sumiyadi
Lakon : Jurnal Kajian Sastra dan Budaya Vol. 12 No. 1 (2023): JURNAL LAKON
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/lakon.v12i1.42311

Abstract

This study examines the poem "Bunga Gugur" by W. S. Rendra which is part of a collection of poetic expressions for Dik Narti using a semiotic model. This scientific work aims to describe the results of a study of one of W.S. Rendra’s love poems during his lifetime. This study uses a semiotic model based on the sign system, how it works, how it is used, and what we do with it. The study of this semiotic model is divided into three stages including analysis of syntactic, semantic, and pragmatic aspects. A qualitative descriptive method was used in this study to describe the meaning of poetry so that readers can understand it as a unique literary work, having a sign system, message and meaning. The data source used is the primary data source in the form of the poem "Bunga Gugur". The secondary data sources are in the form of books and articles on literary studies, poetry, and semiotics. The results of the study found that the poem "Bunga Gugur" has conventional typography, which interprets the life of a loved one who has left this natural world. With the aim of expressing the author's heart to himself, so that the reader feels what the author feels.
Efektivitas Model Pembelajaran Teaching Personal and Social Responsibility Saintifik dalam Meningkatkan Tanggung Jawab Siswa pada Pembelajaran Pencak Silat (Studi Eksperimen di SMP Negeri 1 Lembang) Ihsan Abdul Patah; Rois Abdul Haris
Jurnal Impresi Indonesia Vol. 5 No. 8 (2026): Jurnal Impresi Indonesia
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jii.v5i8.8087

Abstract

Pendidikan jasmani memiliki peran strategis tidak hanya dalam pengembangan kemampuan fisik, tetapi juga dalam pembentukan karakter peserta didik, khususnya tanggung jawab personal dan sosial. Namun, masih ditemukan perilaku siswa yang menunjukkan rendahnya tanggung jawab, pengendalian diri, serta kemampuan menerapkan nilai-nilai positif di luar lingkungan pembelajaran. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas model pembelajaran Teaching Personal and Social Responsibility (TPSR) berbasis pendekatan saintifik dalam meningkatkan tanggung jawab siswa pada pembelajaran pencak silat. Penelitian menggunakan metode eksperimen dengan desain faktorial 2×2. Populasi penelitian terdiri atas 360 siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Lembang, dengan sampel 72 siswa yang dipilih melalui simple random sampling dan dibagi menjadi kelompok eksperimen dan kontrol. Tanggung jawab siswa diukur menggunakan instrumen adaptasi Tools for Assessing Responsibility-based Education (TARE) yang mencakup dimensi respect, participation, self-direction, caring, dan transfer. Data dianalisis menggunakan Weighted Means Score, two-way ANOVA, dan N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan skor tanggung jawab kelompok eksperimen meningkat dari 2,94 menjadi 3,58. Terdapat perbedaan signifikan dalam tanggung jawab siswa (F = 10,203; p < 0,05), sementara interaksi model pembelajaran dan jenis kelamin tidak signifikan. N-Gain kelompok eksperimen mencapai 69,40%, lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol sebesar 45,24%. Dengan demikian, model TPSR saintifik cukup efektif dan lebih unggul daripada pembelajaran konvensional dalam meningkatkan tanggung jawab siswa pada pembelajaran pencak silat.