Achmad Zainul Mustofa Al Amin
STIT Raden Wijaya Mojokerto

Published : 6 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Gambaran Akhlak Murid Madrasah Diniah Mamba’ul Ihsan Kota Mojokerto Ditinjau dari Kitab Washoya Al Abaa’ Lil Abnaa’ Achmad Zainul Mustofa Al Amin
PROGRESSA: Journal of Islamic Religious Instruction Vol. 6 No. 1 (2022): Februari
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Raden Wijaya Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32616/pgr.v6.1.455.16-32

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan akhlak siswa di Madrasah Diniah Mamba'ul Ihsan di Kota Mojokerto berdasarkan kitab Washoya Al Abaa' Lil Abnaa'. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan desain penelitian deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa di Madrasah Diniah Mamba'ul Ihsan di Kota Mojokerto menunjukkan akhlak mulia sesuai dengan ajaran buku Washoya Al Abaa' Lil Abnaa'. Namun, ada faktor-faktor seperti kurangnya pemahaman nilai-nilai akhlak dan pengaruh hubungan sebaya yang dapat memengaruhi kurangnya bimbingan moral. Penulis berharap bahwa makalah ini dapat menjadi referensi bagi guru dan pengajar di madrasah dalam membimbing dan memotivasi siswa dalam pendidikan akhlak. Selain itu, penelitian ini juga diharapkan menjadi sumber daya berharga bagi peneliti masa depan yang tertarik pada topik serupa.
Nilai-nilai Pendidikan Akidah dalam Ibadah Kurban: Perspektif Al-Qur’an Surat Ash‑Shaffat Ayat 100‑103 Ismail, Ismail; Achmad Zainul Mustofa Al Amin; Fatimah, Ela Nurul
PROGRESSA: Journal of Islamic Religious Instruction Vol. 8 No. 2 (2024): Agustus
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Raden Wijaya Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32616/pgr.v8.2.536.160-170

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap nilai-nilai pendidikan akidah yang terkandung dalam peristiwa ibadah kurban sebagaimana tercermin dalam Al-Qur’an Surat Ash-Shaffat ayat 100–103. Melalui pendekatan tafsir tematik (maudhū’ī) dengan analisis terhadap karya-karya tafsir klasik dan kontemporer seperti tafsir Ibnu Katsir, Al-Qurthubi, Al-Misbah (Quraish Shihab), dan Al-Azhar (Hamka), ditemukan bahwa ayat-ayat tersebut bukan sekadar mengisahkan ketaatan Nabi Ibrahim dan Isma’il dalam peristiwa penyembelihan, tetapi juga memuat fondasi nilai-nilai pendidikan akidah yang mendalam. Nilai-nilai tersebut mencakup tauhid, tawakal, keimanan kepada takdir (qadha dan qadar), kepatuhan terhadap wahyu, kesabaran dalam menghadapi ujian, serta kepasrahan total (istislam) kepada kehendak Allah. Penelitian ini menegaskan bahwa peristiwa kurban merupakan momentum edukatif-spiritual yang sangat relevan dalam membentuk karakter keimanan individu, keluarga, dan masyarakat. Ibadah kurban, dalam konteks pendidikan akidah, menjadi simbol dari kesiapan spiritual untuk mengutamakan cinta kepada Allah di atas segalanya.
Model Transformasi Pendidikan Pondok Pesantren Mambaus Sholihin Gresik Achmad Zainul Mustofa Al Amin; Ismail, Ismail; Febriana, Rima Nur
PROGRESSA: Journal of Islamic Religious Instruction Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Raden Wijaya Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32616/pgr.v9.2.537.175-186

Abstract

Pesantren merupakan sebuah lembaga pendidikan tertua dalam perjalanan kehidupan Indonesia sejak ratusan tahun silam. Pesantren dituntut untuk memahami kembali identitasnya sebagai lembaga pendidikan Islam, sementara di pihak lain, pesantren juga dihadapkan pada tuntutan untuk membuka diri terhadap beberapa sistem pendidikan modern yang bersumber dari luar pesantren. Dalam hal ini pondok pesantren dihadapkan pada tuntutan untuk memberikan kontribusi terhadap peningkatan mutu pendidikan, kualitas sumber daya insani yang dibutuhkan dalam kehidupan modern. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan model transformasi pendidikan pesantren pondok pesantren Mamba’us Sholihin Gresik, dengan menggunakan pendekatan penelitian kualitatif deskriptif dan pengujian keabsahan data dengan tekhnik triangulasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, model transformasi pendidikan di pondok pesantren Mamba’us Sholihin Gresik, pesantren ini mengadopsi model integrasi penuh yang memadukan antara sistem salaf dan modern secara penuh. Terdapat dua sebab yaitu, sebab khusus dan sebab umum. Sebab khusus di pondok pesantren Mamba’us Sholihin adalah transformasi itu terjadi dilatarbelakangi oleh pendidikan pesantren yang ditempuh oleh seorang kiai.  Al Mukarrom KH Masbuhin Faqih, yang merupakan alumni Pondok Modern Gontor dan Pondok Pesantren Langitan. Sebab umum terjadinya transformasi pendidikan pesantren mempunyai lima aspek yang menjadi sebab umum, yakni: aspek kultural, aspek politis, aspek ekonomis, aspek kepemimpinan dan aspek edukasional. (3) implikasi transformasi ini menggunakan pendekatan manajemen pendidikan dalam mengembangkan pesantren yaitu: a) Transformasi kepemimpinan pesantren; b) Transformasi sistem pendidikan pesantren; c) Transformasi kurikulum pesantren; d) Transformasi metode pendidikan pesantren; d) Transformasi institusi pesantren.
Tradisi Ruwah Desa dalam Perspektif Ilmu Pendidikan Islam Ismail, Ismail; Achmad Zainul Mustofa Al Amin
PROGRESSA: Journal of Islamic Religious Instruction Vol. 7 No. 2 (2023): Agustus
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Raden Wijaya Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32616/pgr.v7.2.538.201-210

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tradisi ruwah desa sebagai media pembentukan akhlak anak dalam perspektif ilmu pendidikan Islam. Tradisi ruwah desa merupakan praktik sosial-keagamaan yang dilaksanakan masyarakat menjelang bulan Ramadan melalui kegiatan seperti tahlilan, ziarah kubur, kenduri, dan gotong royong. Tradisi ini memuat nilai-nilai spiritual dan sosial yang berpotensi menjadi wahana pendidikan informal bagi anak-anak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui reduksi, penyajian, dan verifikasi data menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi ruwah desa mengandung sejumlah nilai pendidikan akhlak, di antaranya nilai gotong royong, empati, tanggung jawab sosial, kedisiplinan, penghormatan kepada orang tua dan leluhur, serta religiusitas. Internalisasi nilai terjadi melalui keteladanan tokoh agama dan masyarakat, pembiasaan tahunan dalam prosesi ruwah, serta partisipasi aktif anak dalam seluruh rangkaian kegiatan. Dalam perspektif pendidikan Islam, proses ini sejalan dengan prinsip tarbiyah yang meliputi qudwah (keteladanan), ta‘wid (pembiasaan), dan bi’ah tarbawiyah (lingkungan edukatif). Penelitian ini menyimpulkan bahwa tradisi ruwah desa berfungsi sebagai bentuk pendidikan karakter berbasis kearifan lokal yang efektif dalam menanamkan nilai-nilai akhlak anak secara natural, kontekstual, dan komunal.
Model Transformasi Pendidikan Pesantren: Studi Kasus Di Pp. Darul Dakwah Mojokerto Zainul Mustofa Al Amin, Achmad
PROGRESSA: Journal of Islamic Religious Instruction Vol. 6 No. 2 (2022): Agustus
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Raden Wijaya Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32616/pgr.v6.2.421.37-58

Abstract

Pesantren is the oldest educational institution in the course of Indonesian life since hundreds of years ago. Pesantrens are required to re-understand their identity as Islamic educational institutions, while on the other hand, pesantren are also faced with demands to open up to several modern education systems originating from outside the pesantren. In this case, Islamic boarding schools are faced with demands to contribute to improving the quality of education, the quality of human resources needed in modern life. The aims of this research are: (1) to describe the transformation model of Islamic boarding school education in Darul Dakwah Sooko Mojokerto Islamic boarding school, (2) the reason for the transformation of Islamic boarding school education at PP Darul Dakwah Mojokerto. The results showed that, (1) the educational transformation model at PP Darul Dakwah Mojokerto, this pesantren adopted a selective integration model. (2) the reason for the transformation of Islamic boarding school education in PP Darul Dakwah Mojokerto. There are two reasons, namely, special causes and general causes. The special reason at PP Darul Dakwah is that the transformation took place against the background of the leadership of a kiai and modernization, as well as encouragement from the guardians of students and alumni. The general cause of the transformation of Islamic boarding school education has five aspects that are common causes, namely: cultural aspects, political aspects, economic aspects, leadership aspects and educational aspects.
Persepsi Mahasiswa Terhadap Pembelajaran English Grammar Pada Mata Kuliah Bahasa Inggris Amalia Rachmawati, Siti; Al Amin, Achmad Zainul Mustofa Al Amin
PROGRESSA: Journal of Islamic Religious Instruction Vol. 6 No. 2 (2022): Agustus
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Raden Wijaya Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32616/pgr.v6.2.422.59-72

Abstract

This study focuses on knowing students' perceptions of learning English grammar in English courses; this study also discusses students' perceptions of the level of understanding and ease of learning English grammar in English courses. This study uses a qualitative descriptive method to describe in detail the characteristics and phenomena to be analyzed. The technique used to collect data is through questionnaires. Questionnaires were used to obtain data on students' opinions on students' mastery of grammar and to find out students' difficulties in learning grammar. Questionnaires are distributed in online form via google form. In this study, the researcher took samples from 8 students of STIT Raden Wijaya in the grade of second semester who took English courseand given questions related to grammar and the problem being studied. Based on the research of the questions above, it can be seen that the majority of students answered agree that English is a science related to English that grammar is considered the most important because it serves as the basis for more advanced language learning. In addition, students who previously did not understand grammar felt that they began to understand and like grammar learning on campus because of the treatment given during the learning process, so learning grammar was very enjoyable. The students considered that grammar was important and some thought that grammar was beneficial for understanding English, but there were those who answered that it was beneficial for learning grammar, but grammar is a success factor for students in learning English