Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penentuan Nilai SPF Krim Kulit Apel Manalagi (Malus Sylvestris Mill.) Dengan Metode Spektrofotometri UV-Vis Ika Lismayani Ilyas; Nurfiddin Farid; Nurfitria Junita; Dian Islamiah
Jurnal Promotif Preventif Vol 6 No 3 (2023): Juni 2023: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/jpp.v6i3.734

Abstract

Paparan sinar matahari yang berlebihan dalam jangka waktu panjang dapat memberikan dampak negatif bagi kulit. Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk mengurangi dampak negatif tersebut dengan menggunakan tabir surya. Efektivitas dari suatu sediaan tabir surya dapat ditunjukkan dengan nilai SPF (Sun Protection Factor). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ekstrak etanol kulit buah Apel Manalagi (Malus sylvestris Mill.) dapat diformulasikan sebagai sediaan krim yang stabil secara fisika dan kimia serta untuk mengetahui nilai SPF (Sun Protection Factor) sediaan krim ekstrak etanol kulit buah Apel Manalagi (Malus sylvestris Mill.) dengan metode Spektrofotometri Uv-Vis. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu kuasi eksperimen dengan pendekatan kuantitatif. Rancangan formula dibagi kedalam tiga konsentrasi, FI dengan penambahan 1% ekstrak etanol kulit buah Apel Manalagi, FII dengan ekstrak etanol kulit buah Apel Manalagi 3%, dan FIII dengan ekstrak etanol kulit buah Apel Manalagi 5%. Metode ekstraksi yang digunakan yaitu maserasi, dengan cara merendam simplisia dalam cairan penyari. Sediaan krim yang telah jadi nantinya akan diuji mutu fisik sediaan dengan uji organoleptik, uji homogenitas, uji pH, uji tipe krim, uji daya sebar, uji viskositas, uji kestabilan, serta uji SPF (Sun Protection Factor). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ekstrak etanol kulit buah Apel Manalagi dapat dibuat dalam sediaan krim yang stabil secara fisika dan kimia. Nilai SPF dari krim ekstrak etanol kulit buah Apel Manalagi yaitu FI 3,6 (proteksi minimal), FII 6,4 (proteksi ekstra) dan FIII 9,4 (proteksi maksimal)
Anti-Inflammatory Gel Preparation From Srikaya Leaf Extract (Annona Squamosa L.) In Male White Rats (Rattus Norvegicus) Rugayyah Alyidrus; Reky Abbas; Nurfitria Junita; Ummu Kalsum T; Nur Laela Alydrus
Journal of Social Research Vol. 4 No. 7 (2025): Journal of Social Research
Publisher : International Journal Labs

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55324/josr.v4i7.2650

Abstract

Soursop leaves (Annona squamosa L.) contain flavonoids whice work by inhibiting the cyclooxygenase enzyme whice occurs in inflammation, an anti-inflammatory drug agent whice works against the process of inflammation or onflammation, the body’s response to tissue damage caused by physical trauma, chemical substances and microbiology which can be characterized by redness, heat, pain, swelling. This study was conducted to determine whether the ethanol extract of soursop leaves (Annona squamosa L.) can be used as a gel preparation that is stable against chemical physics and to determine whether the gel preparation can provide anti inflammatory effects on male white rat (Rattus norvegicus). The method used in this study was a laboratory experiment, with soursop leaves extracted in the maseration method using 96% ethanol solvent, then formulated in a gel preparation with a concentration of 5 %, 6 %, 7 % follewed by evaluation of the organoleptic test preparation, pH, spreadability, viscosity or cycling test and anti inflammatory test using yhe 1 % carrageenan induction method using 15 rats. The results of the anti inflammatory test, the soursop leaf extract gela preparation in male white rats met teha stability of the gel preparation and the anti inflammatory test obtained a significant value (p>0.05) where at a concentration of 5 % it already had an anti inflammatory effect. Ethanol extract of soursop leaves can be made into a gel preparation that is physically and chemically stable and can provide anti inflamatory effectiveness in male shite mice.