Rose Venerius Sirait
Universitas Negeri Medan

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Implementasi Pendidikan Nilai Moral dan Karakter dalam Pembelajaran PPKn di SMP Negeri 17 Medan 2022-2023 Eko Pranata Sinaga; Hera Septiana Siahaan; Rose Venerius Sirait; Sri Yunita
Journal on Education Vol 6 No 1 (2023): Journal On Education: Volume 6 Nomor 1 Tahun 2023
Publisher : Departement of Mathematics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joe.v6i1.3609

Abstract

In learning Pancasila and Citizenship Education (PPKn), morals and character are the main things that need to be instilled in every child, because the Civics learning process currently has a goal in forming children's morals and character. The implementation of moral and character values in Civics learning at SMPN 17 Medan in 2022-2023 is one of the focuses for educators at this school. This is done as an effort to improve the quality of education and form young people who have good personalities and morals. Educators at SMPN 17 Medan have made various efforts for the success of this implementation, such as integrating values and character into learning, holding extracurricular activities that support character building, and implementing an appropriate system of rewards and sanctions for each student's behavior that influences character. Factors that affect the morale and character of children are environmental factors, friends, and media or technology factors. In this study the method used is a qualitative approach which is carried out descriptively. The basis or theory of the discussion this time is obtained from the results of literature or literature studies obtained from several relevant sources such as journals, articles and books.
Kedudukan Anak Angkat Dalam Pembagian Harta Warisan Menurut Hukum Islam Nurul Febriyani Harahap; Stevanie Febiola Tampubolon; Eunike Br. Simanjuntak; Rose Venerius Sirait; Sri Hadiningrum
Indonesian Journal of Multidisciplinary Scientific Studies Vol. 1 No. 3 (2023): Terbitan Edisi November 2023
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) STAI Raudhatul Akmal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33151/ijomss.v1i3.101

Abstract

Masing-masing sistem hukum di Indonesia mempunyai pendekatan tersendiri terhadap pengangkatan anak (mengabaikan persamaan) serta keberadaan, bentuk dan substansi lembaga pengangkatan anak, sehingga sistem hukum Indonesia mempunyai ketentuan mengenai pengangkatan anak yang tidak ada sama untuk semua kelompok populasi. Dalam penelitian ini metodologi penelitian artikel menggunakan penelitian kepustakaan antara lain pengumpulan informasi dengan memahami literatur ilmiah dan penelitian teoritis. Penelitian perpustakaan meliputi empat tahap yaitu persiapan bahan yang diperlukan, penyusunan daftar pustaka, manajemen waktu dan pembacaan atau penyimpanan bahan penelitian. Agama Islam tidak melarang adanya anak angkat demi menjamin kesejahteraan dan pendidikan anak tersebut. Islam tidak memperbolehkan putusnya hubungan darah antara anak kandung dengan orang tua kandungnya. Allah tidak menjadikan anak angkat sebagai anak kandung, sehingga pengangkatan anak tidak menghilangkan segala akibat yang ditimbulkan oleh anak kandung. Status anak angkat menurut hukum adat dipengaruhi oleh sistem keluarga atau pewarisan, dan status anak angkat berbeda-beda di setiap daerah. Kedudukan yang muncul dalam mengangkat anak tergantung pada adat istiadat daerah tersebut. Pengangkatan anak dapat mengganggu atau tidak mengganggu hubungan anak angkat dengan orang tua kandungnya.
PEMBERDAYAAN KARANG TARUNA DALAM MENDORONG PEMBANGUNAN PARTISIPATIF DI DESA DOLOK NAULI, KECAMATAN PARMAKSIAN, KABUPATEN TOBA Rose Venerius Sirait; Julia Ivanna
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 11, No 5 (2024): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v11i5.2024.2009-2017

Abstract

Karang taruna adalah organisasi pemuda yang bertujuan membina generasi muda di pedesaan, menciptakan kesejahteraan sosial, dan mengembangkan potensi kreativitas mereka. Mereka mengadakan kegiatan sosial dan pelatihan keterampilan untuk mendukung pembangunan pedesaan. Penting bagi pemimpin organisasi pemuda seperti karang taruna untuk menggunakan kekuasaan dengan baik dan mengarahkan anggota ke arah positif. Hal ini membantu dalam pengembangan sikap sosial remaja dan kontribusi positif dalam masyarakat.Di Desa Dolok Nauli, terdapat organisasi masyarakat Karang Taruna yang dimanfaatkan para remaja untuk berkumpul dan melakukan kegiatan. Meskipun para pemuda memiliki potensi besar, potensi tersebut belum terorganisir dengan baik sehingga membuat Karang Taruna kurang efektif dalam membangun desa. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi pustaka dan studi lapangan. Penelitian kualitatif menekankan sudut pandang subjek dan proses penelitiannya harus sesuai dengan realitas lapangan. Tujuan metode ini adalah untuk meneliti permasalahan dan memahami fenomena yang dikemukakan oleh peneliti. Proses revitalisasi Karang Taruna di Desa Dolok Nauli terdiri dari tiga langkah: memperkuat visi dan misi, identifikasi masalah, dan analisis SWOT. Partisipasi anggota Karang Taruna penting dalam proses ini. Meskipun partisipasi pemuda dalam perencanaan kurang maksimal, mereka antusias dalam pelaksanaan program. Pemuda lebih suka bertindak daripada merencanakan. Kegiatan selalu diawasi agar terkontrol.