p-Index From 2021 - 2026
0.947
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Inovasi Kurikulum
Nina Ardianti Dewi
Universitas Negeri Medan

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Improving mathematical communication skills with the Realistic Mathematics Education approach Fajar Solidman Larosa; Nina Ardianti Dewi; Sudirman Sudirman; Nurhabiba Meha; Hasratuddin Hasratuddin; Dian Armanto
Inovasi Kurikulum Vol. 23 No. 2 (2026): Inovasi Kurikulum, May 2026
Publisher : Himpunan Pengembang Kurikulum Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64014/jik.v23i2.320

Abstract

Mathematics learning is important to develop from elementary school because at this stage students are developing their thinking and learning processes. This study aims to improve fifth-grade students' mathematical communication skills through the Realistic Mathematics Education (RME) approach. The method used is exploratory sequential mixed methods, starting with the collection and analysis of quantitative data, followed by the qualitative stage to deepen the findings. The study was conducted at SD Negeri 1 Syamtalira Bayu, North Aceh, with a sample of 21 fifth-grade students. Quantitative analysis used the N-Gain test, while qualitative analysis was carried out through data reduction, data presentation, and drawing conclusions for students with low, medium, and high communication ability categories. The quantitative results showed an N-Gain value of 0.65, which is in the medium category. This indicates that fraction learning with the RME approach is effective in improving students' mathematical communication skills. The results of the qualitative data analysis showed that students with high and medium levels of mathematical communication skills increased their achievement on mathematical communication ability indicators after the treatment. Meanwhile, students with low communication skills did not show an increase in achievement on indicators of mathematical communication ability.   Abstrak Pembelajaran Matematika penting dikembangkan sejak sekolah dasar karena pada fase ini murid sedang membangun proses berpikir dan belajar. Penelitian ini bertujuan meningkatkan kemampuan komunikasi matematis murid kelas V melalui pendekatan Realistic Mathematics Education (RME). Metode yang digunakan adalah exploratory sequential mixed methods, dimulai dari pengumpulan dan analisis data kuantitatif, kemudian dilanjutkan dengan tahap kualitatif untuk memperdalam temuan. Penelitian dilaksanakan di SD Negeri 1 Syamtalira Bayu, Aceh Utara, dengan sampel 21 murid kelas V. Analisis kuantitatif menggunakan uji N-Gain, sedangkan analisis kualitatif dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan pada murid dengan kategori kemampuan komunikasi rendah, sedang, dan tinggi. Hasil kuantitatif menunjukkan nilai N-Gain 0,65, berada pada kategori sedang. Hal ini menunjukkan bahwa pembelajaran pecahan dengan pendekatan RME efektif untuk meningkatkan kemampuan komunikasi matematis murid. Hasil analisis data kualitatif menunjukkan murid dengan kemampuan komunikasi matematis tinggi dan sedang mengalami peningkatan ketercapaian indikator kemampuan komunikasi matematis setelah adanya perlakuan. Sementara itu, murid dengan kemampuan komunikasi rendah tidak mengalami peningkatan ketercapaian indikator kemampuan komunikasi matematis. Kata Kunci: kemampuan komunikasi matematis; Realistic Mathematics Education; RME; sekolah dasar
Development of mathematics learning modules with PBL models on the metacognitive skills of students Nina Ardianti Dewi; Waminton Rajagukguk; Rosmala Dewi
Inovasi Kurikulum Vol. 21 No. 2 (2024): Inovasi Kurikulum, May 2024
Publisher : Himpunan Pengembang Kurikulum Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jik.v21i2.68893

Abstract

The teaching materials used do not facilitate students' metacognitive skills, causing students' metacognitive skills to be low. The research aims to produce products in the form of valid, practical, and effective learning modules on the metacognitive skills of grade V students. Teaching materials are developed using the ADDIE development model, which consists of five stages: Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation. This research developed Mathematics teaching materials with PBL models for grade V elementary school students. The subjects of this study were grade V students of SD Negeri 060874 Medan, which consisted of 27 students. Teaching materials that have been developed meet the validity criteria shown by using validation sheets on aspects of material, language, and design, with each aspect with very valid categories. The teaching materials developed also meet the practical criteria indicated by the questionnaire response given to students after the application of teaching materials with the criteria obtained is very practical. Furthermore, the teaching materials developed also meet the effective criteria, this is shown from the results of the comparison of Pre-test and Post-test tested with N-Gain with the acquisition of N-Gain scores, metacognitive skill questionnaires, and student learning outcomes with moderate categories with effective criteria.   Abstrak Bahan ajar yang digunakan kurang memfasilitasi keterampilan metakognitif siswa sehingga menyebabkan keterampilan metakognitif siswa rendah. Tujuan dari penelitian adalah untuk menghasilkan produk berupa modul pembelajaran yang valid, praktis dan efektif terhadap keterampilan metakognitif siswa kelas V. Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian pengembangan Research and Development (R&D). Bahan ajar dikembangkan dengan menggunakan model pengembangan ADDIE yang terdiri dari lima tahapan yaitu Analysis, Design, Development, Implementation dan Evaluation. Penelitian ini mengembangkan bahan ajar Matematika dengan model PBL untuk siswa kelas V siswa Sekolah Dasar. Subjek penelitian ini merupakan siswa kelas V SD Negeri 060874 Medan yang terdiri dari 27 siswa. Bahan ajar yang telah dikembangkan memenuhi kriteria kevalidan yang ditunjukkan dengan menggunakan lembar validasi pada aspek materi, Bahasa dan desain dengan masing-masing aspek dengan kategori sangat valid. Bahan ajar yang dikembangkan juga memenuhi kriteria praktis yang ditunjukkan dengan angket respons yang diberikan kepada siswa setelah penerapan bahan ajar dengan kriteria yang diperoleh adalah sangat praktis. Dan bahan ajar yang dikembangkan juga memenuhi kriteria efektif hal ini ditunjukkan dari hasil perbandingan Pre-test dan Post-test yang diuji dengan N-Gain dengan perolehan skor N-Gain angket keterampilan metakognitif dan hasil belajar siswa dengan kategori sedang dengan kriteria efektif. Kata Kunci: bahan ajar; keterampilan metakognitif; Matematika; PBL