p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Batakarang
Milson M. Selan
Program Studi Pendidikan Teknik Bangunan FKIP Undana

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

REDESAIN GEDUNG DAN KAWASAN RUANG TERBUKA HIJAU DENGAN KONSEP EKO-ARSITEKTUR SMK NEGERI 1 MAMBORO KABUPATEN SUMBA TENGAH: REDESIGN OF GREEN OPEN SPACE BUILDING AND AREA WITH ECO-ARCHITECTURE CONCEPT SMK NEGERI 1 MAMBORO, CENTRAL SUMBA REGENCY Uskaryanto U. Kahaipi; Jakobis J. Messakh; Milson M. Selan
BATAKARANG Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Pendidikan Teknik Bangunan Undana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

SMK Negeri 1 Mamboro adalah salah satu Sekolah Menengah Kejuruan yang berada di Desa Manuwolu, Kecamatan Mamboro, Kabupaten Sumba Tengah, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kondisi lingkungan SMK Negeri 1 Mamboro yang ditinjau dengan konsep Eko-Arsitektur, Menghasilkan model desain penataan Ruang Terbuka Hijau SMK Negeri 1 Mamboro yang di tinjau dengan konsep eko-arsitektur, dan Menghasilkan model desain penataan gedung pada kompleks SMK Negeri 1 Mamboro yang ditinjau dengan Konsep Eko Arsitektur.Penelitian ini adalah jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data yang dipakai adalah observasi, dokumentasi, wawancara dan desain gambar. Variabel yang dinilai adalah tata ruang, pencahayaan, penghawaan, saluran keliling bangunan, saluran pembuangan, septic tank, sumur resapan, air bersih, KM/WC, tempat sampah, koefesien dasar bangunan, koefesien daerah hijau dan konstruksi gedung.Hasil kajian kondisi fisik SMK Negeri 1 Mamboro adalah 52,3%. Kondisi fisik terkategori kurang baik yaitu : Tata ruang 58,9%, Saluran bangunan keliling 2,4%, saluran pembuangan 0,0%, septic tank 13,2%, sumur resapan 0,0%, KM/WC 18,2%, tempat sampah 2%. Sedangkan kondisi fisik terkategori baik yaitu: pencahayaan 100%, penghawaan 100%, air bersih 100%, konstruksi gedung 85,3%, KDB 100%, KDH 100%. Berdasrkan hasil penelitian disimpulkan bahwa kondisi fisik SMK Negeri 1 Mamboro terkategori kurang baik, maka dilakukan Re-desain gedung dan kawasan ruang terbuka hijau dengan konsep Eko-arsitektur.
REDESAIN KOMPLEKS SMK NEGERI 1 KEFAMENANU DENGAN KONSEP PENERAPAN GREEN ARCHITECTURE: REDESIGN OF THE COMPLEX OF SMK NEGERI 1 KEFAMENANU WITH THE CONCEPT OF APPLICATION OF GREEN ARCHITECTURE Kladius Moensaku; Jakobis J. Messakh; Milson M. Selan
BATAKARANG Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Pendidikan Teknik Bangunan Undana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

SMK Negeri 1 Kefamenanu adalah Sekolah Menengah Kejuruan yang terletak di Jl. El. Tari KM 09 Kelurahan Sasi Kecamatan Kota Kefamenanu Provinsi Nusa Tenggara Timur. SMK Negeri 1 Kefamenanu memiliki luas lahan 55067 m2 (5,067 Ha) dan fasilitas terbangun pada lokasi tersebut adalah 49 unit ruangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kondisi lingkungan sekolah SMK Negeri 1 Kefamenanu jika ditinjau terhadap konsep pembangunan green architecture dimana konsep green Architecture merupakan perancangan dengan mengurangi dampak lingkungan yang kurang baik, meningkatkan kenyamanan manusia dengan efisiensi dan pengurangan penggunaan sumber daya energi, pemakaian lahan dan pengelolaan sampah efektif dalam tatanan architecture dan menghasilkan model desain lingkungan sekolah SMK Negeri 1 Kefamenanu jika ditinjau terhadap pembangunan Green Architecture. Penelitian ini adalah jenis penelitian desakriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, dokumentasi, wawancara dan desain gambar. Variabel yang dinilai adalah Pengelolaan Tapak/Tata ruang, Pencahayaan, penghawaan, koefisien bangunan, koefisien daerah hijau, drainase (saluran keliling bangunan dan saluran pembuangan), septick tank, sumur resapan, air bersih, km/wc, tempat sampah vegetasi, jalur pedestrian/jalan lingkungan, konstruksi gedung dan estetika. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa SMK Negeri 1 Kefamenanu secara nilai presentasi yang didapat adalah sebesar 45,9% yaitu terkategori kurang baik dimana menunjukkan SMK Negeri 1 Kefamenanu tidak memenuhi standar maupun kelayakan dalam menjalani proses belajar mengajar, hal ini disebabkan oleh kondisi lingkungan fisik dan penataan yang kurang teratur seperti hasil penilaian dari setiap komponen dimana kondisi kurang baik didapatkan dari komponen penghawaan 37%, saluran keliling bangunan 27%, saluran pembuangan 0%, septick tank 19%, sumur resapan 0%, tempat sampah 40%, dan vegetasi (Landscape) 34%, Sedangkan untuk kondisi yang masuk dalam kategori baik yaitu pengelolaan tapak/tata ruang 54%, pencahayaan 50%, koefisien dasar bangunan 100%, koefisien daerah hijau 100%, air bersih 65%, KM/WC 57%, jalur pedestrian/jalan lingkungan 75%, dan konstruksi 77% dan Estetika 60%. Dari hasil penilaian ini kemudian dihasilkan model desain kompleks sekolah yang menerapkan konsep Green Architecture.