p-Index From 2021 - 2026
0.778
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Batakarang
Milson M. Selan
Program Studi Pendidikan Teknik Bangunan FKIP Undana

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

REDESAIN GEDUNG DAN KAWASAN RUANG TERBUKA HIJAU DENGAN KONSEP EKO-ARSITEKTUR SMK NEGERI 1 MAMBORO KABUPATEN SUMBA TENGAH: REDESIGN OF GREEN OPEN SPACE BUILDING AND AREA WITH ECO-ARCHITECTURE CONCEPT SMK NEGERI 1 MAMBORO, CENTRAL SUMBA REGENCY Uskaryanto U. Kahaipi; Jakobis J. Messakh; Milson M. Selan
BATAKARANG Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Pendidikan Teknik Bangunan Undana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

SMK Negeri 1 Mamboro adalah salah satu Sekolah Menengah Kejuruan yang berada di Desa Manuwolu, Kecamatan Mamboro, Kabupaten Sumba Tengah, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kondisi lingkungan SMK Negeri 1 Mamboro yang ditinjau dengan konsep Eko-Arsitektur, Menghasilkan model desain penataan Ruang Terbuka Hijau SMK Negeri 1 Mamboro yang di tinjau dengan konsep eko-arsitektur, dan Menghasilkan model desain penataan gedung pada kompleks SMK Negeri 1 Mamboro yang ditinjau dengan Konsep Eko Arsitektur.Penelitian ini adalah jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data yang dipakai adalah observasi, dokumentasi, wawancara dan desain gambar. Variabel yang dinilai adalah tata ruang, pencahayaan, penghawaan, saluran keliling bangunan, saluran pembuangan, septic tank, sumur resapan, air bersih, KM/WC, tempat sampah, koefesien dasar bangunan, koefesien daerah hijau dan konstruksi gedung.Hasil kajian kondisi fisik SMK Negeri 1 Mamboro adalah 52,3%. Kondisi fisik terkategori kurang baik yaitu : Tata ruang 58,9%, Saluran bangunan keliling 2,4%, saluran pembuangan 0,0%, septic tank 13,2%, sumur resapan 0,0%, KM/WC 18,2%, tempat sampah 2%. Sedangkan kondisi fisik terkategori baik yaitu: pencahayaan 100%, penghawaan 100%, air bersih 100%, konstruksi gedung 85,3%, KDB 100%, KDH 100%. Berdasrkan hasil penelitian disimpulkan bahwa kondisi fisik SMK Negeri 1 Mamboro terkategori kurang baik, maka dilakukan Re-desain gedung dan kawasan ruang terbuka hijau dengan konsep Eko-arsitektur.
REDESAIN KOMPLEKS SMK NEGERI 1 KEFAMENANU DENGAN KONSEP PENERAPAN GREEN ARCHITECTURE: REDESIGN OF THE COMPLEX OF SMK NEGERI 1 KEFAMENANU WITH THE CONCEPT OF APPLICATION OF GREEN ARCHITECTURE Kladius Moensaku; Jakobis J. Messakh; Milson M. Selan
BATAKARANG Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Pendidikan Teknik Bangunan Undana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

SMK Negeri 1 Kefamenanu adalah Sekolah Menengah Kejuruan yang terletak di Jl. El. Tari KM 09 Kelurahan Sasi Kecamatan Kota Kefamenanu Provinsi Nusa Tenggara Timur. SMK Negeri 1 Kefamenanu memiliki luas lahan 55067 m2 (5,067 Ha) dan fasilitas terbangun pada lokasi tersebut adalah 49 unit ruangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kondisi lingkungan sekolah SMK Negeri 1 Kefamenanu jika ditinjau terhadap konsep pembangunan green architecture dimana konsep green Architecture merupakan perancangan dengan mengurangi dampak lingkungan yang kurang baik, meningkatkan kenyamanan manusia dengan efisiensi dan pengurangan penggunaan sumber daya energi, pemakaian lahan dan pengelolaan sampah efektif dalam tatanan architecture dan menghasilkan model desain lingkungan sekolah SMK Negeri 1 Kefamenanu jika ditinjau terhadap pembangunan Green Architecture. Penelitian ini adalah jenis penelitian desakriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, dokumentasi, wawancara dan desain gambar. Variabel yang dinilai adalah Pengelolaan Tapak/Tata ruang, Pencahayaan, penghawaan, koefisien bangunan, koefisien daerah hijau, drainase (saluran keliling bangunan dan saluran pembuangan), septick tank, sumur resapan, air bersih, km/wc, tempat sampah vegetasi, jalur pedestrian/jalan lingkungan, konstruksi gedung dan estetika. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa SMK Negeri 1 Kefamenanu secara nilai presentasi yang didapat adalah sebesar 45,9% yaitu terkategori kurang baik dimana menunjukkan SMK Negeri 1 Kefamenanu tidak memenuhi standar maupun kelayakan dalam menjalani proses belajar mengajar, hal ini disebabkan oleh kondisi lingkungan fisik dan penataan yang kurang teratur seperti hasil penilaian dari setiap komponen dimana kondisi kurang baik didapatkan dari komponen penghawaan 37%, saluran keliling bangunan 27%, saluran pembuangan 0%, septick tank 19%, sumur resapan 0%, tempat sampah 40%, dan vegetasi (Landscape) 34%, Sedangkan untuk kondisi yang masuk dalam kategori baik yaitu pengelolaan tapak/tata ruang 54%, pencahayaan 50%, koefisien dasar bangunan 100%, koefisien daerah hijau 100%, air bersih 65%, KM/WC 57%, jalur pedestrian/jalan lingkungan 75%, dan konstruksi 77% dan Estetika 60%. Dari hasil penilaian ini kemudian dihasilkan model desain kompleks sekolah yang menerapkan konsep Green Architecture.
EVALUASI SISTEM DRAINASE DI KAWASAN PASAR LAMA KOTA WAIKABUBAK KABUPATEN SUMBA BARAT: DRAINAGE SYSTEM EVALUATION IN THE PASAR LAMA AREA, WAIKABUBAK CITY, WEST SUMBA DISTRICT Etnike Marta Bili; Jakobis J. Messakh; Milson M. Selan
BATAKARANG Vol. 5 No. 2a (2024)
Publisher : Pendidikan Teknik Bangunan Undana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keberadaan drainase di suatu pemukiman dapat mempunyai fungsi sebagai penampung air hujan yang mengalir untuk menghindari terjadinya genangan air. Saat ini banyak permasalahan lingkungan yang terjadi di Kawasan Pasar Waikabubak Kota Waingapu Kabupaten Sumba Timur, diantaranya adalah masalah genangan air yang mengakibatkan berbagai dampak ikutan. Penelitian ini bertujuan untuk (1). Menganalisis faktor-faktor penyebab kerusakan drainase, (2). Mendapatkan cara penanganan genangan air secara teknis melalui perencanaan saluran drainase di Kawasan Pasar Lama Kota Wakabubak Kabupaten Sumba Barat. Teknik pengumpulan data yang dipakai adalah observasi, dokumentasi, dan wawancara. Adapun teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif kuantitatif. Analisis Deskriptif kuantitatif yang di dalamnya mencakup penelitian survei yaitu penelitian yang bertujuan untuk mengidentifikasi kondisi sistem drainase di Pasar Lama Kota Waikabubak Kabupaten Sumba Barat. Hasil penelitian menunjukan bahwa kondisi saluran yang ada tidak dapat berfungsi dengan baik karena dimensi saluran kecil, kurangnya sosialisasi dari pemerintah dalam upaya penanggulangan kerusakan saluran drainase, kurangnya pemahaman masyarakat tentang pemeliharaan saluran drainase dan dampak pembuangan limbah terhadap lingkungan pasar. Upaya penanggulangan drainase adalah memberikan sosialisasi kepada pengguna pasar atau masyarakat sekitar dalam masalah lingkungan pasar dan juga peran pemerintah dalam pembuatan saluran drainase sangat dibutuhkan, sehingga drainase yang ada dapat berfungsi dengan baik dan bukan menimbulkan masalah.
KAJIAN MODEL RANCANGAN VILLA DENGAN ARSITEKTUR TRADISIONAL DI TEMPAT WISATA PANTAI WINI KABUPATEN TIMOR TENGAH UTARA: STUDY OF VILLA DESIGN MODEL WITH TRADITIONAL ARCHITECTURE IN WINI BEACH TOURIST SITE, NORTH CENTRAL TIMOR REGENCY Rogasianus M. Kasse; Paul G. Tamelan; Milson M. Selan
BATAKARANG Vol. 5 No. 2a (2024)
Publisher : Pendidikan Teknik Bangunan Undana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tempat wisata pantai Wini merupakan salah satu obyek wisata yang ada di kabupaten Timor Tengah Utara. Secara geografis tempat wisata pantai Wini terletak pada koordinat 9°10’ - 9°15’ lintang selatan dan 124°25’ - 124°30’ bujur timur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor penyebab kurang atau tidak tersedianya villa/penginapan di pantai Wini, mengetahui solusi yang tepat untuk mengatasi masalah yang ada, serta mengetahui desain atau rancangan villa/penginapan yang dimaksudkan. Analisis data dengan menggunakan analisis deskriptif, yakni data yang terkumpul ditabulasi dan selanjutnya dianalisis dengan perhitungan rata – rata. Hasil penelitian tentang faktor penyebab kurang atau tidak tersedianya villa/penginapan dilokasi pantai Wini adalah kurang atau tidak adanya modal/dana untuk membangun fasilitas penunjang yang dimaksudkan, kurang atau tidak ada ijin usaha atau ijin membangun dari pemerintah atau dinas terkait, kurangnya perhatian, kesadaran maupun partisipasi dari pemerintah dan masyarakat terhadap potensi pariwisata yang ada sehingga masih terdapat kekurangan dalam hal fasilitas penunjang. Solusi yang baik untuk mengatasi masalah yang ada adalah dengan membangun villa/penginapan disekitar pantai Wini sehingga dapat digunakan oleh wisatawan dan solusi dari penulis yaitu mendesain villa dengan arsitektur tradisional ditempat wisata pantai Wini.