Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

URGENSI PELAKSANAAN LAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING DI SEKOLAH DASAR Naili Rofiqoh; Erna Zumrotun; Syailin Nichla Choirin Attalina
Tunas Nusantara Vol 5, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Islam Nahdlatul Ulama Jepara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34001/jtn.v5i1.4997

Abstract

Beragamnya masalah dan kebutuhan peserta didik SD perlu perhatian khusus, sementara guru kelas merangkap menjadi guru bimbingan dan konseling. Berdasarkan wawancara awal ditemukan bahwa di SDN 1 Kuwasen tidak memiliki guru BK sedangkan idealnya sekolah dasar memiliki dua guru BK untuk menangani masalah kelas bawah (1-3) dan kelas atas (4-6). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif untuk melihat pelaksanaan layanan bimbingan dan konseling di SD. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru kelas memiliki teknik dan strategi untuk tetap melaksanakan layanan BK dengan cara mengintegrasikan materi BK dengan mata pelajaran umum, metode pembelajaran menyesuaikan kebutuhan perkembangan siswa, pengulangan atau remedial dalam proses belajar, melakukan komunikasi efektif dengan siswa, memberikan umpan balik atau respons setiap perilaku positif atau negatif siswa, melakukan kerjasama atau alih tangan kasus pada pihak lain. Beberapa kendala yang dihadapi yaitu guru kurang memahami layanan BK, program belum terorganisir secara matang dan keterbatasan waktu antara mengajar atau melaksanakan layanan BK. Sekolah dasar tetap membutuhkan konselor atau guru khusus untuk layanan bimbingan dan konseling
ANALISIS PEMANFAATAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI (TIK) GURU DALAM PEMBELAJARAN DI SDN 2 TAHUNAN JEPARA Henny Lestari; Naili Rofiqoh; Aan Widiyono
Journal of Professional Elementary Education Vol. 1 No. 2 (2022): Journal of Professional Elementary Education
Publisher : LPPM Universitas Bina Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46306/jpee.v1i2.17

Abstract

This study aims to: (1) to analyze the Utilization of Information and Communication Technology (ICT) Teachers in Learning at SDN 2 Tahunana Jepara; and (2) To analyze the supporting factors and inhibiting factors for the Utilization of Information and Communication Technology (ICT) Teachers in Learning at SDN 2 Tahunana Jepara. This research uses a qualitative approach with descriptive research type. Data collected through data collection techniques in the form of observation, interviews and documentation. The results of this study indicate that the use of information and communication technology (ICT) teachers in learning at SDN 2 Tahunan Jepara through WhatsApp Group, Youtube and Zoom Meeting. The use of ICT in SDN 2 Tahun Jepara is still very rare. Because, the facilities and infrastructure are still lacking, the knowledge of teachers in technology is still lacking and there is very little time to make learning media using technology. Supporting factors include: teachers are easier to convey material to students, students are more interested in learning and students are easier to understand the material presented by the teacher. While the inhibiting factors include: lack of infrastructure and technological facilities for learning in the classroom, teacher knowledge of technology and lack of time
ANALISIS PROSES PEMBELAJARAN TEMATIK DI KELAS V SDN 4 SEKURO MLONGGO JEPARA Vidiansyah Nahrukhin; Aan Widiyono; Naili Rofiqoh
Journal of Professional Elementary Education Vol. 1 No. 2 (2022): Journal of Professional Elementary Education
Publisher : LPPM Universitas Bina Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46306/jpee.v1i2.18

Abstract

The aims of this study are: (1) to analyze the thematic learning process in class V SDN 4 Sekuro Mlonggo Jepara. (2) To analyze the supporting factors and inhibiting factors of the thematic learning process in class V SDN 4 Sekuro Mlonggo Jepara. The research approach used is qualitative with descriptive research type. Data collection techniques in this study are observation, interviews and documentation. The results of this study indicate that the thematic learning process in class V SDN 4 Sekuro Mlonggo Jepara starts from changing the curriculum from KTSP to K-13. Thematic learning at SDN 4 Sekuro Mlonggo Jepara specifically for class V is quite good in thematic learning, although there are still shortcomings, namely using teaching materials in a separate approach. Meanwhile, the supporting and inhibiting factors in the thematic learning process in class V SDN 4 Sekuro Mlonggo Jepara. Namely, the supporting factors of the curriculum components, lesson plans, syllabus and textbooks provided from the school. While the inhibiting factor is teaching materials that still use a separate approach
PENGEMBANGAN MEDIA PAPAN BACA (PANCA) UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA SISWA KELAS 1 DI SD N 3 LEBAK Intan Ayu Safitri; Naili Rofiqoh
JPG: Jurnal Pendidikan Guru Vol. 7 No. 1 (2026): JPG: Jurnal Pendidikan Guru
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/jpg.v7i1.22532

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan membaca permulaan siswa kelas 1 SD Negeri 3 Lebak, di mana 45,16% siswa masih kesulitan mengenal huruf dan 22,58% masih berada pada tahap membaca suku kata, serta 32,26% sudah pada tahap membaca kata. Hal tersebut disebabkan oleh kurang menariknya penggunaan media pembelajaran. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan media Papan Baca (PANCA) yang layak digunakan dan dapat meningkatkan kemampuan membaca siswa kelas 1. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Pengumpulan data melibatkan observasi, wawancara, uji validitas oleh ahli media dan ahli materi, serta uji kelayakan oleh guru dan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media PANCA dikategorikan sangat layak. Kelayakan didukung oleh persentase validitas ahli media 92% dan ahli materi 88%. Respons siswa mencapai 94% dan guru 96%. Kesimpulannya, media PANCA terbukti layak, dan sesuai digunakan untuk mendukung siswa dalam mengenal huruf, menyusun suku kata, dan membaca kata secara bertahap. Keywords : Media Pembelajaran, Kemampuan Membaca, Papan Baca.
HUBUNGAN PERAN ORANG TUA TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA SEKOLAH DASAR DI DESA BANDUNGHARJO Nabilatus Sofi; Naili Rofiqoh
CENDEKIA PENDIDIKAN Vol 5 No 2 (2026): Edisi Mei
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/cendekiapendidikan.v5i2.8206

Abstract

Penelitian ini mengkaji hubungan antara peran orang tua dan hasil belajar siswa sekolah dasar di Desa Bandungharjo. Metode yang dipakai adalah pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional untuk menganalisis tingkat keterkaitan antarvariabel. Penelitian ini melibatkan 72 siswa sebagai responden. Data diperoleh melalui angket untuk menilai keterlibatan orang tua dalam mendampingi kegiatan belajar, serta dokumentasi untuk mendapatkan data hasil belajar siswa siswa. Selanjutnya, data dianalisis memakai uji korelasi Pearson dengan bantuan software Jamovi. Hasil analisis memperlihatkan bahwa terdapat hubungan yang bermakna antara peran orang tua dan hasil belajar siswa, dengan nilai signifikansi 0,05. Koefisien korelasi sebesar 0,800 menunjukkan keterkaitan yang kuat antara kedua variabel, sedangkan koefisien determinasi sebesar 0,640 mengindikasikan bahwasanya peran orang tua memberikan kontribusi sebesar 64% terhadap hasil belajar siswa. Temuan dapat diartikan bahwa semakin optimal keterlibatan orang tua dalam proses belajar anak, maka semakin meningkat pula hasil belajar siswa. Oleh sebab itu, keterlibatan orang tua perlu terus ditingkatkan dalam membantu proses pembelajaran anak.
PENGARUH POLA ASUH ORANG TUA TERHADAP KEPERCAYAAN DIRI SISWA SEKOLAH DASAR Rini Fuji Lestari; Naili Rofiqoh
CENDEKIA PENDIDIKAN Vol 5 No 2 (2026): Edisi Mei
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/cendekiapendidikan.v5i2.8212

Abstract

Penelitian ini difokuskan untuk mengkaji pengaruh dari pola asuh orang tua terhadap kepercayaan diri siswa sekolah dasar yang dilakukan di Madrasah Ibtidaiyah Miftahul Falah Mindahan kelas III, dengan menggunakan pendekatan kuantitatif jenis kausal komparatif dengan teknik total sampling. Data dikumpulkan menggunakan angket pola asuh orang tua dan angket kepercayaan diri yang telah diuji validitas serta reliabilitas. Pengujian hipotesis menggunakan model regresi linear sederhan serta ganda. Temuan penelitian menunjukkan bahwa pola asuh orang tua berpengaruh signifikan terhadap kepercayaan diri siswa dengan nilai signifikansi 0,036 < 0,05. Secara statistik, pola asuh merepresentasikan 16,4%, sedangkan 83,6% dipengaruhi faktor lain. Secara parsial, pola asuh demokratis berpengaruh signifikan positif terhadap kepercayaan diri siswa, sedangkan pola asuh otoriter dan permisif tidak berpengaruh signifikan. Temuan ini menunjukkan bahwa pola asuh demokratis menjadi pola asuh yang ideal dalam meningkatkan kepercayaan diri siswa sekolah dasar.
Efektivitas Buku Cerita Bergambar untuk Meningkatkan Empati pada Siswa Kelas II Sekolah Dasar Mauritsa Akmalia Khoirun Ni&#039;am; Naili Rofiqoh
Pendikdas: Pendidikan Dasar Vol 7, No 1 (2026): Mei 2026
Publisher : STKIP HARAPAN BIMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56842/pendikdas.v7i1.1115

Abstract

Siswa sekolah dasar masih mengalami tingkat empati yang rendah, yang berdampak negatif pada perilaku sosial di lingkungan sekolah. Cara untuk meningkatkan empati siswa adalah dengan memakai buku cerita bergambar. Penelitian ini meneliti seberapa efektif buku bergambar dalam meningkatkan empati siswa di kelas dua sekolah dasar. Pendekatan pada penelitian ini memakai metode kuantitatif dan melakukan pra-eksperimen untuk satu kelompok dengan pre-test dan post-test. 26 siswa kelas dua dari SDN 3 Lebak, Pakis Aji, adalah subjek penelitian. Kuesioner empati yang telah divalidasi dan dapat diandalkan digunakan untuk mengumpulkan data. Uji t sampel berpasangan, uji normalitas Shapiro-Wilk, dan statistik deskriptif digunakan untuk mengolah data. Hasil dari penelitian ini membuktikan adanya kenaikan rata-rata skor empati siswa, dari 48,8 saat pretest menjadi 56,8 pada posttest. Hasil uji t berpasangan menemukan adanya perbedaan signifikan antara skor sebelum dan setelah perlakuan, dengan nilai signifikansi p 0,001. Oleh karenanya, buku cerita bergambar terbukti efektif untuk meningkatkan empati siswa di kelas dua sekolah dasar.
Peran Layanan Bimbingan dan Konseling dalam Pengelolaan Emosi Siswa di SD Negeri 3 Bugel Jepara Hariati Hariati; Naili Rofiqoh
Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Vol. 8 No. 3 (2025): September - Desember 2025
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/jsgp.8.3.2025.6752

Abstract

Latar belakang penelitian ini muncul dari fenomena nyata di SD Negeri 3 Bugel, Jepara terdapat siswa yang  kurang memiliki rasa keterbukaan pada dirinya dan siswa yang belum mampu mengekspresikan  emosinya. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti peran serta efisiensi layanan bimbingan dan konseling (BK) dalam menangani masalah emosional yang dihadapi siswa di sekolah dasar. Sehingga fenomena tersebut memerlukan layanan konseling yang lebih peka dan responsif terhadap kebutuhan emosional siswa. Studi ini menggunakan metode kualitatif deskriptif yang melibatkan 16 siswa dan wali kelas. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan wawancara terstruktur yang meliputi pertanyaan dengan menggunakan teknik analisis verbatim, untuk menjaga keabsahan data, peneliti menerapkan triangulasi teknik dan sumber. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa mayoritas siswa (12 dari 16) merasa terbantu oleh layanan BK, yang menandakan efektivitasnya secara keseluruhan. Akan tetapi, interaksi antara siswa dan wali kelas masih sangat minim, dengan 15 siswa jarang membagikan masalah pribadi dan 13 siswa merasa tidak nyaman untuk melakukannya. Dalam menangani konflik dengan teman sebayanya, siswa cenderung memilih pendekatan komunikatif seperti berdialog (7 siswa), sementara yang lain memilih untuk menghindar (5 siswa), tetap tenang (6 siswa), atau bahkan merespons dengan agresif (3 siswa), yang mencerminkan variasi strategi pengaturan emosi. Lebih lanjut, saat mengalami kemarahan atau kesedihan, siswa biasanya lebih memilih untuk menghindari atau menahan emosi daripada mencari dukungan, dengan sangat sedikit yang dapat mengekspresikan perasaan mereka secara jelas. Penemuan ini menyoroti urgensi memperkuat jaringan dukungan emosional di sekolah dengan meningkatkan interaksi antara guru dan siswa, serta penerapan layanan BK yang lebih proaktif dan penuh empati.
PENGARUH SOSIO-EKONOMI DAN LINGKUNGAN BELAJAR TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA Salsa Oka Sabrina; Muh Muhaimin; Naili Rofiqoh
JS (JURNAL SEKOLAH) Vol. 10 No. 2 (2026): MARET 2026
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/9jcm9a28

Abstract

Abstract: The purpose of this study is to examine how socioeconomic status and the learning environment affect sixth-grade students' academic performance at SD Negeri Bapangan Jepara.  This study's backdrop is founded on the idea that both internal and external influences can affect academic performance, which makes a comprehensive understanding of the factors that determine academic achievement in elementary schools crucial.  This study uses a causal-associative strategy in a quantitative manner.  Using a saturation sampling strategy, all 24 students who made up the study population were included in the sample.  The dependent variable was derived from students' report card scores, and the independent factors were measured using a 4-point Likert scale questionnaire.  The validity and reliability of the questionnaire were examined, and respondents were directly given the questionnaire to complete in order to gather data.  SPSS was used for data analysis, which included hypothesis testing with partial (t) and simultaneous (F) tests, multiple linear regression to look at the impact of independent factors on academic attainment, and the traditional assumption tests (normality, multicollinearity, and heteroscedasticity).  The findings indicate that while the learning environment has no discernible partial impact on academic achievement, socioeconomic position does.  Both factors simultaneously play a major role in the diversity in kids' academic achievement.  These results demonstrate the value of family support in providing sufficient learning resources and direction, and they give parents and schools a foundation on which to improve academic interventions and instructional tactics for students. Keyword: Socioeconomic Status; Learning Environment; Academic Achievement; Elementary School Students.  Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji bagaimana status sosial ekonomi dan lingkungan belajar memengaruhi prestasi akademik siswa kelas enam di SD Negeri Bapangan Jepara. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada gagasan bahwa pengaruh internal dan eksternal dapat memengaruhi prestasi akademik, sehingga pemahaman komprehensif tentang faktor-faktor penentu prestasi akademik di sekolah dasar menjadi krusial. Penelitian ini menggunakan strategi kausal-asosiatif secara kuantitatif. Dengan menggunakan strategi pengambilan sampel jenuh, seluruh 24 siswa yang merupakan populasi penelitian diikutsertakan dalam sampel. Variabel dependen diperoleh dari nilai rapor siswa, dan faktor independen diukur menggunakan kuesioner skala Likert 4 poin. Validitas dan reliabilitas kuesioner diperiksa, dan responden diberikan kuesioner secara langsung untuk diisi guna mengumpulkan data. SPSS digunakan untuk analisis data, yang meliputi pengujian hipotesis dengan uji parsial (t) dan simultan (F), regresi linier berganda untuk melihat dampak faktor independen terhadap prestasi akademik, dan uji asumsi tradisional (normalitas, multikolinearitas, dan heteroskedastisitas). Temuan ini menunjukkan bahwa meskipun lingkungan belajar tidak memiliki dampak parsial yang nyata terhadap prestasi akademik, posisi sosial ekonomi berpengaruh. Kedua faktor tersebut secara bersamaan memainkan peran utama dalam keragaman prestasi akademik anak. Hasil ini menunjukkan pentingnya dukungan keluarga dalam menyediakan sumber daya dan arahan belajar yang memadai, serta memberikan landasan bagi orang tua dan sekolah untuk meningkatkan intervensi akademik dan taktik pengajaran bagi siswa. Kata Kunci: Status Sosial Ekonomi; Lingkungan Belajar; Prestasi Belajar; Siswa Sekolah Dasar.