Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemanfaatan lahan kosong dengan penggunaan Biowash Promic dalam meningkatkan ekonomi masyarakat pada Kelompok Wanita Tani (KWT) Melati di Kelurahan Sukajadi, Kota Prabumulih. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada permasalahan ekonomi rumah tangga serta belum optimalnya pemanfaatan lahan kosong dan pengelolaan limbah organik. Inovasi penggunaan Biowash Promic sebagai pupuk organik cair diharapkan dapat meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus mengurangi biaya produksi. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan campuran (mixed methods), yaitu kualitatif dan kuantitatif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, kuesioner, dan dokumentasi dengan jumlah responden sebanyak 45 anggota KWT Melati. Analisis data dilakukan secara kualitatif menggunakan model Miles dan Huberman serta secara kuantitatif melalui perhitungan peningkatan pendapatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan lahan kosong yang sebelumnya tidak produktif berhasil diubah menjadi lahan pertanian yang bernilai ekonomi melalui tahapan pengolahan yang sistematis. Penggunaan Biowash Promic terbukti efektif dalam meningkatkan pertumbuhan tanaman, hasil panen, serta mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia. Dari aspek ekonomi, terjadi peningkatan pendapatan anggota kelompok sebesar 183%, dari rata-rata Rp300.000 menjadi Rp850.000 per bulan. Selain itu, program ini juga memberikan dampak sosial berupa peningkatan keterampilan, kemandirian perempuan, serta kerja sama kelompok. Kesimpulannya, pemanfaatan lahan kosong dengan penggunaan Biowash Promic efektif sebagai strategi pemberdayaan masyarakat dalam meningkatkan ekonomi keluarga dan berpotensi untuk diterapkan di wilayah lain dengan kondisi serupa.