Nyoman Agus Jagat Raya
Udayana University

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

HUBUNGAN STATUS PSIKOLOGIS DENGAN KEMAMPUAN PERAWATAN DIRI PADA PASIEN KANKER PAYUDARA PASCA KEMOTERAPI Ni Made Ayu Prabadita Pramesti; Ni Ketut Guru Prapti; Putu Oka Yuli Nurhesti; Nyoman Agus Jagat Raya
Community of Publishing in Nursing Vol. 14 No. 2 (2026): April 2026
Publisher : Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/coping.2026.v14.i02.p06

Abstract

Kanker payudara menjadi salah satu penyebab utama kematian akibat kanker pada populasi wanita di dunia. Kemoterapi menjadi salah satu pengobatan yang dapat dilakukan dimana memiliki efek samping, salah satunya pada psikologis, yang dapat berpengaruh terhadap kemampuan perawatan diri dan kualitas hidup pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya hubungan status psikologis dengan kemampuan perawatan diri pasien kanker payudara pasca kemoterapi. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif yaitu deskriptif korelatif dengan rancangan penelitian cross sectional. Penelitian ini melibatkan 30 pasien kanker payudara menggunakan teknik purposive sampling sesuai dengan kriteria inklusi dan eksklusi. Pengumpulan data menggunakan kuesioner status psikologis (DASS-21) dan kuesioner perawatan diri (Indeks Barthel). Hasil penelitian yang didapatkan melalui uji Spearman Rank menunjukan bahwa terdapat hubungan antara status psikologis dengan kemampuan perawatan diri pasien kanker payudara pasca kemoterapi p = 0,007, r = -0,479. Status psikologis berhubungan dengan kemampuan perawatan diri. Semakin rendah skor status psikologis, maka kemampuan perawatan diri semakin meningkat. Diharapkan keluarga tetap memberikan dukungan maupun bantuan dalam pengobatan pasien agar psikologis pasien tetap membaik dan kualitas hidupnya lebih baik.
HUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN DENGAN KESIAPAN KADER KESEHATAN DALAM MELAKUKAN PERAWATAN PALIATIF PADA PASIEN KANKER Putu Ika Darma Yanti; Putu Oka Yuli Nurhesti; Nyoman Agus Jagat Raya; Ni Kadek Ayu Suarningsih
Community of Publishing in Nursing Vol. 14 No. 2 (2026): April 2026
Publisher : Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/coping.2026.v14.i02.p10

Abstract

Kanker merupakan penyakit yang ditandai oleh pertumbuhan sel abnormal yang bersifat progresif dan menimbulkan berbagai gejala yang memengaruhi kualitas hidup pasien serta dapat menyebabkan kematian, sehingga diperlukan perawatan paliatif yang dilakukan oleh tim perawatan paliatif dengan melibatkan masyarakat yang menjadi kader kesehatan. Pengetahuan yang memadai pada kader kesehatan penting dimiliki karena dapat memengaruhi kesiapan dalam memberikan perawatan paliatif pada pasien kanker. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan dengan kesiapan kader kesehatan dalam melakukan perawatan paliatif pada pasien kanker. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode cross sectional yang dilaksanakan selama satu bulan yaitu Desember 2024 - Januari 2025. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah probability sampling dengan metode simple random sampling (n=50). Data dalam penelitian ini dikumpulkan menggunakan kuesioner Pengetahuan Kader Kesehatan dan kuesioner Kesiapan Kader Kesehatan. Hasil penelitian yang didapatkan menggunakan Uji Spearman Rank menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara pengetahuan dengan kesiapan kader kesehatan dalam melakukan perawatan paliatif dengan nilai p=0,03 dan nilai r=0,29. Dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara pengetahuan dengan kesiapan dengan arah hubungan positif, yaitu semakin tinggi pengetahuan maka semakin tinggi kesiapan kader kesehatan dalam melakukan perawatan paliatif pada pasien kanker begitu juga sebaliknya. Kader kesehatan diharapkan dapat berpartisipasi aktif dalam mengakses informasi tentang perawatan paliatif pada pasien kanker.