Makmur Makmur
Institut Agama Islam Negeri Palopo

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

ONE WORLD, MANY RELIGIONS: THE LOCAL WISDOM VALUE AND SOCIAL RELIGIOUS ORGANIZATIONS IN STRENGTHENING TOLERANCE Nasriandi Nasriandi; Hadi Pajarianto; Makmur Makmur
Al-Qalam Vol 29, No 1 (2023)
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31969/alq.v29i1.1224

Abstract

The index of tolerance for harmony among religious communities in Indonesia is fluctuates, tends to strengthen but is still affected by intolerance cases which should not have happened at the first place. This study aims to identify the local wisdom value in maintaining diversity, and the role of socio-religious institutions to strengthen diversity. Qualitative research methods involve 30 informants selected by using purposive sampling and data collected within-depth interviews, in January-February 2023. data were analyzed thematically and carried out through three stages; data reduction, data display, and drawing conclusions and verification. The results of the research show that there is an implementation of the contact theory by utilizing local wisdom in the ethnic groups that inhabit this research locus are Sipakatau, Sigunakannge, and Sipakalebbi, Teposliro, Meyama-Braya, Asah, Asih, Asuh, and Banjar traditions. The implementation of these values is strengthened by socio-religious institutions consisting of religious and traditional leaders, youth, educational institutions, politicians, the economy, which also strengthen community contact activities, which functionally play a role in accordance with their respective fields. The contribution of this research is practically to strengthen tolerance in a diverse society, which is often affected by intolerance cases. TheĀ  declaration of Kampung Pancasila at the research locus is a concrete manifestation of the will of the entire community to live together in a peaceful atmosphere.
Penerapan Metode Qazmu Menggunakan Media Flashcards dan Tracker Hafalan untuk Meningkatkan Kemampuan Santri dalam Menghafal Juz Amma di TPA Sinar Setuju Palopo Annisa Fadhilah; Andi Arif Pamessangi; Mustafa Mustafa; Makmur Makmur; Mawardi Mawardi
Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Vol. 8 No. 1 (2025): Januari - April 2025 (In Processing)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/jsgp.8.1.2025.5553

Abstract

Penelitian ini membahas tentang penerapan metode Qazmu menggunakan media Flashcards dan Tracker hafalan dalam meningkatkan kemampuan menghafal juz amma santri di TPA Sinar Setuju Palopo. Penelitian ini bertujuan untuk; (1) Mengetahui efektifitas penerapan metode Qazmu menggunakan media Flashcards dan Tracker hafalan di TPA Sinar Setuju Palopo; (2) Mengetahui hasil peningkatan hafalan juz amma santri setelah diterapkannya metode Qazmu menggunakan media Flashcards dan Tracker hafalan di TPA Sinar Setuju Palopo. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus yang terdiri dari empat tahap pada tiap siklus yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah santri di TPA Sinar Setuju Palopo tahun ajaran 2024/2025 yang berjumlah 19 orang. Instrumen penelitian meliputi lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran, lembar obsevasi santri, dan tes hafalan. Teknik pengumpulan data yaitu melalui observasi, wawancara, tes, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan; (1) Pelaksanaan pembelajaran menghafal juz amma melalui metode Qazmu menggunakan media Flashcards dan Tracker hafalan telah terlaksana dengan baik, hal tersebut didasarkan pada pengamatan selama proses pembelajaran. Sebagaimana hasil observasi keterlaksanaan pembelajaran pada siklus I nilai rata-rata 148 dengan persentase keberhasilan 86,66% kriteria baik, pada siklus II meningkat dengan nilai rata-rata 164 dengan persentase keberhasilan 93,33% kriteria sangat baik. Selanjutnya hasil observasi aktivitas santri pada siklus I nilai rata-rata 86 dengan persentase keberhasilan 78,95 kriteria cukup, dan pada siklus II meningkat dengan nilai rata-rata 108 dengan persentase keberhasilan 94,73 kriteria sangat baik, (2) kemampuan menghafal juz amma santri setelah metode Qazmu menggunakan media Flashcards dan Tracker hafalan diterapkan, pada siklus I nilai rata-rata 69,10 dengan persentase ketuntasan 47,3% dan pada siklus II meningkat dengan nilai rata-rata 85,47 dengan persentase ketuntasan 100%.
Eksplorasi Nilai-Nilai Pendidikan Karakter Berbasis Religius dan Budaya dalam Roman Sitti Nurbaya Karya Marah Rusli Rere Pahira Nawar; Sukirman Sukirman; Asgar Marzuki; Makmur Makmur
Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Vol. 8 No. 2 (2025): Mei - Agustus 2025
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/jsgp.8.2.2025.5857

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya penguatan pendidikan karakter yang berbasis nilai religius dan budaya dalam karya sastra sebagai sarana pendidikan moral dan spiritual. Roman Sitti Nurbaya karya Marah Rusli dipilih karena mengandung nilai-nilai karakter yang relevan dengan konteks sosial dan religius masyarakat Indonesia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi bentuk nilai-nilai pendidikan karakter religius yang mencakup nilai akidah, akhlak, dan syariah dalam roman tersebut, serta menganalisis hubungan antara nilai budaya dan nilai pendidikan karakter religius yang tergambar dalam narasi dan tokoh-tokohnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian etnografi sastra. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui dokumentasi terhadap teks roman dan literatur pendukung. Instrumen utama penelitian adalah peneliti sendiri, dan keabsahan data dijamin melalui teknik kredibilitas dengan ketekunan serta validasi oleh pakar. Analisis data dilakukan melalui tahap reduksi, interpretasi, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) nilai akidah dalam roman ini mencerminkan unsur rukun iman, seperti keimanan kepada Allah, kitab-kitab-Nya, hari akhir, serta qada dan qadar; (2) nilai akhlak tercermin dalam hubungan manusia dengan Tuhan, diri sendiri, keluarga, dan masyarakat; dan (3) nilai syariah mencakup aspek ibadah, muamalah, munakahat, dan jinayah. Adapun hubungan antara nilai budaya dan religius terlihat dari integrasi sistem budaya matrilineal Minangkabau yang menempatkan perempuan sebagai pendidik utama dalam keluarga dengan ajaran Islam mengenai peran ibu. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam pengembangan pendidikan karakter melalui pendekatan sastra. Namun, keterbatasan penelitian terletak pada fokus yang hanya mencakup satu karya sastra. Disarankan penelitian lanjutan membandingkan beberapa karya untuk memperluas cakupan temuan.