Resi Aflizarni
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan YPAK Padang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

STUDI KASUS: TERAPI MENGHISAP ES BATU UNTUK MENGURANGI RASA HAUS PADA PASIEN GAGAL GINJAL KRONIK Reska Handayani; Chichi Hafifa Transyah; Resi Aflizarni
Jurnal Kesehatan Medika Saintika Vol 14, No 1 (2023): Juni 2023
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jkms.v14i1.1660

Abstract

Gagal Ginjal Kronik merupakan gangguan fungsi ginjal yang progresif dan tidak dapat pulih kembali, dimana tubuh tidak mampu memelihara metabolisme, keseimbangan cairan dan elektrolit yang berakibat pada peningkatan ureum. Penderita gagal ginjal kronis menjadikan hemodialisis sebagai rutinitas dan pasien yang menjalani hemodialisa harus mempertahankan pembatasan asupan cairan, sehingga tercapai keseimbangan cairan tubuh agar tidak terjadi kelebihan cairan. Pembatasan cairan menjadikan penurunan intake per oral akan menyebabkan mulut kering dan lidah jarang teraliri air dan keadaan ini yang memicu keluhan haus. untuk mengurangi rasa haus pada penderita gagal ginjal kronik karena pembatasan cairan adalah dengan mengkonsumsi potongan es karena dapat memberikan perasaan lebih segar, Rasa haus juga berkurang karena air yang berasal dari ice cube yang telah mencair ditelan dan memberikan efek dingin yang menyegarkan, sehingga osmoreseptor menyampaikan ke hipotalamus bahwa kebutuhan cairan tubuh terpenuhi, feedback dari kondisi ini adalah rasa haus berkurang. Tujuan : untuk mengetahui asuhan keperawatan pada pasien GGK dengan DM dengan terapi menhisap es batu untuk mengurangi rasa haus. Metode : Pendekatan studi kasus, merupakan studi yang mendalam tentang individu dan berjangka waktu tertentu, terus menerus serta menggunakan objek tunggal. Hasil : pada intervensi keperawatan dengan masalah kelebihan volume cairan dengan menggunakan terapi menghisap es batu didapatkan terdapat perubahan rasa haus dari haus sedang menjadi haus ringan. Kesimpulan : terapi menghisap es batu efektif untuk mengurangi rasa haus pada pasien GGK dengan DM yang sedang menjalani hemodialisa