Penelitian ini menganalisis strategi kepemimpinan kepala sekolah dengan pendekatan trilogi Ki Hajar Dewantara untuk meningkatkan mutu pendidikan di Kecamatan Kroya. Tujuan penelitian adalah untuk mendeskripsikan: 1) implementasi strategi kepala sekolah dalam menerapkan konsep trilogi untuk meningkatkan mutu pendidikan di Gugus Jenderal Sudirman, dan 2) faktor pendukung serta penghambat dalam penerapan strategi tersebut. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, di mana peneliti berperan sebagai instrumen kunci. Subjek penelitian meliputi kepala dan guru SD Negeri di Gugus Jenderal Sudirman, dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi strategi kepala sekolah sangat efektif dalam meningkatkan mutu pendidikan. Konsep trilogi diterapkan melalui tiga aspek: a) Ing Ngarso Sung Tulodho—menanamkan disiplin dan tanggung jawab; b) Ing Madya Mangun Karsa—menciptakan lingkungan kerja yang menyenangkan dan evaluasi pembelajaran; c) Tut Wuri Handayani—memberikan sarana dan motivasi bagi guru. Proses perencanaan melibatkan seluruh unsur sekolah dan masyarakat untuk memastikan tanggung jawab bersama. Faktor pendukung meliputi perilaku disiplin dan keteladanan kepala sekolah, sementara penghambat dapat muncul dari kurangnya komitmen. Penelitian merekomendasikan pelaksanaan konsep trilogi secara konsisten oleh kepala sekolah dan guru, serta pengembangan lebih lanjut dari konsep ini sesuai temuan lapangan. Dengan demikian, diharapkan tercipta suasana yang harmonis dan efektif dalam proses pendidikan.