Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

Optimalisasi Sistem Layanan Administrasi Kependudukan J-Lahbako Imam Sunarto
Majalah Ilmiah "PELITA ILMU" Vol 6, No 1 (2023): PELITA ILMU (JUNI 2023)
Publisher : STIA Pembangunan Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37849/mipi.v6i1.337

Abstract

     Pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini ditujukan kepada masyarakat Desa Kertonegoro Kecamatan Jenggawah Kabupaten Jember, terutama berkaitan dengan pengurusan dokumen kependudukan. Kabupaten Jember sudah meluncurkan sistem administrasi kependudukan bernama J-Lahbako. Desa Kertonegoro merupakan salah satu desa yang sudah memanfaatkan layanan tersebut bersama Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Jember. Sampai kurang lebih tujuh bulan berjalan, program tersebut masih dirasa belum dimanfaatkan secara optimal oleh warga. Pelaksanaan kegiatan dimulai bulan Oktober sampai Desember 2022 di Kantor Desa Kertonegoro dan juga di sejumlah rumah warga. Kegiatan ini melibatkan 4 mahasiswa dari Program Studi Ilmu Administrasi Negara. Metode kegiatan yang dilaksanakan yaitu melakukan sosialisasi dan pelatihan pengurusan administrasi kependudukan melalui layanan J-Lahbako. Tujuan kegiatan adalah guna meningkatkan jumlah masyarakat yang memandaatkan layanan J-Lahbako di Desa Kertonegoro.Hasil kegiatan ini adalah jumlah masyarakat yang memanfaatkan layanan J-Lahbako mengalami meningkatan, dari yang sebelumnya berada di angka 2 sampai 3 orang dalam satu hari menjadi 4 sampai 5 orang.
Development from the Periphery Village-Owned Enterprises, Women's Empowerment, and Information Technology. Rohim Rohim; Imam Sunarto; Muhamad Lutvi
Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Publik Vol 13, No 2 (2023)
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jiap.v13i2.52095

Abstract

One of the Indonesian government's programs is building from the periphery. This study aims to find out development from the periphery or village through the management of village-owned enterprises (BUMDes), women's empowerment, and the use of information technology. This study uses a descriptive qualitative research method, with in-depth interviews with several key informants. The informant determination technique uses a purposive technique. Data analysis went through the stages of condensation, description and explanation, then finally interpretation. The results of the research are: first, village development through BUMDES. Second, empowering women by involving women in the structural management of BUMDES, and as MSME owners. Third, the use of social media as a promotion from the BUMDES business unit. In short, BUMDES is able to empower women and use information technology to improve rural development
Pendampingan Pembuatan Sertifikat Halal dan NIB bagi UMKM Di Desa Sumberejo Kecamatan Ambulu Kabupaten Jember Sunarto, Imam; Sari, Ika Mayang Oktavya; Maghfiroh, Siti Fitriatul
Majalah Ilmiah "PELITA ILMU" Vol 7 No 1 (2024): PELITA ILMU (JUNI 2024)
Publisher : STIA Pembangunan Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37849/mipi.v7i1.398

Abstract

Pendampingan sertifikasi halal dan nomor induk berusaha (NIB) bagi UMKM merupakan salah satu kegiatan untuk dapat membantu UMKM, khususnya UMKM yang ada di Desa Sumberejo Kecamatan Ambulu Kabupaten Jember mendapatkan legalitas dari pemerintah. Tahapan pendampingan sertifikasi halal dan nomor induk berusaha (NIB) meliputi observasi terhadap UMKM yang ada di Desa Sumberejo Kecamatan Ambulu Kabupaten Jember, khususnya dengan produk olahan makanan dan minuman. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian ini adalah observasi yang dilakukan oleh ketua pelaksana dan mahasiswa. kemudian dilakukan sosialisasi dan pelatihan pengurusan legalitas usaha berupa nomor induk berusaha (NIB) dan sertifikat halal berikut syarat yang dibutuhkan dan perlu dilengkapi dalam proses pengurusan sertifikat halal dan nomor induk berusaha (NIB). Tahap selanjutnya adalah menjelaskan manfaat sekaligus penyerahan kepemilikan nomor induk berusaha (NIB) dan sertifikat halal kepada UMKM mitra agar dapat dimanfaatkan sebagaimana mestinya.
Strategi Pengurangan Angka Perkawinan Anak di Kabupaten Bondowoso Sunarto, Imam; Rohim, Rohim; Munawaroh, Lalilatul
Majalah Ilmiah DIAN ILMU Vol 23 No 1 (2023): MAJALAH ILMIAH "DIAN ILMU" OKTOBER 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Pembangunan Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37849/midi.v23i1.353

Abstract

This research aims to describe the Bondowoso District Government'sstrategy for reducing the number of child marriages. There are several partiesinvolved in formulating this strategy, including government institutions andcivil society organizations. The theory used in this research is the approach tothe role of actors in the formulation of public policy. The research method usedis qualitative with the technique of determining informants using purposive.Data analysis using interactive models, namely data collection, datacondensation, data display, and conclusion drawing/verifying. The strategy toreduce the number of child marriages in Bondowoso Regency by the SocialService for Women's Empowerment, Child Protection and Family Planning(DINSOSP3AKB) takes two approaches, namely an approach to parents and anapproach to children which involves several actors, both government and nongovernment.
Implementation of Street Vendor Arrangement Policy in Wonoasri Village, Tempurejo District, Jember Regency Ningtyas, Sikta Juniarti; Sunarto, Imam; Asmuni, Asmuni
Jurnal Administrasi Pemerintahan Desa Vol. 5 No. 2 (2024): Agustus 2024
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/villages.v5i2.120

Abstract

The implementation of the policy of structuring street vendors in Wonoasri village is carried out by providing separate policies for street vendors in Wonoasri village, building public facilities in the village square in order to increase convenience in trading, increase community resources for the village community, reduce unemployment, entertainment and gathering places for the community and increase economic value in selling. These conditions are also influenced by the Bumdes to manage street vendors in the Wonoasri Village square, where the Bumdes plays a role as a policy maker, rent financial regulator, facility provider, provider of rental space for street vendors, and supervisor of harmony between street vendors. One of the objectives of this study is to describe the implementation of the policy of structuring street vendors in the village square of Wonoasri, Jember Regency, which can be seen from three factors, namely the perspective of compliance, success, satisfaction and beneficiaries. This research specifically uses a qualitative approach method, the techniques in data collection used are observation, documentation and interview methods. The results of this study state that the implementation of the street vendor arrangement policy in Wonoasri Village, Tempurejo District, Jember Regency involves the Wonoasri Village Government, Wonoasri Village Bumdes, Street Vendors and the community around the Wonoasri Village Square. So it can be said that this policy has been successful and is a successful implementation. In implementing the policy of arranging street vendors in Wonoasri Village Square, there are several obstacles, including: Controlling the number of new street vendors, the discipline of street vendors and facilities and infrastructure that were previously inadequate but are now well met such as water, electricity, toilets, trash bins, selling space, prayer rooms, and parking lots. Improve better facilities and infrastructure so that traders and visitors can be more comfortable when visiting the Wonoasri Village Square.
Implementasi Kebijakan Pembangunan Infrastruktur Jalan dalam Upaya Pemerataan Pembangunan di Desa Kemiri Kecamatan Panti Kabupaten Jember Saputra, Deni; Sunarto, Imam; Asmuni, Asmuni
Jurnal Politik dan Pemerintahan Daerah Vol 6, No 2 (2024): Desember
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/jppd.v6i2.159

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjelaskan kebijakan pembangunan infrastruktur jalan di Desa Kemiri Kecamatan Panti. Lokasi dalam penelitian ini adalah Desa Kemiri, Kecamatan Panti, Kabupaten Jember. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Jenis dan sumber data dalam penelitian ini ada dua, yaitu data primer dan data sekunder. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data meliputi pengumpulan data, kondensasi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Temuan penting dalam penelitian ini adalah adanya ketimpangan pembangunan infrastruktur jalan antar dusun di Desa Kemiri, terdapat dua dusun di Desa Kemiri yang belum memiliki infrastruktur jalan yang memadai seperti jalan aspal yang rusak, pembangunan jalan paving yang belum merata, dan jalan tanah yang becek ketika hujan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa keberhasilan implementasi kebijakan pembangunan infrastruktur jalan di Desa Kemiri dipengaruhi oleh empat faktor, yaitu penyampaian komunikasi, kejelasan dan konsistensi komunikasi yang baik, adanya sumber daya yang memadai, adanya disposisi yang memiliki komitmen dan tanggungjawab serta struktur birokrasi yang jelas dan terkoordinasi
PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN PENYUSUNAN SOP KEDISIPLINAN KARYAWAN PADA UMKM LAMKOSMETIK Ulfatur, Riski; Salsabilla, Della Salwa; Solehah, Ahaddiyah Soviyatus; Selvita, Qoniatus; Rozaq, Saifur; Harwini, Elaine; Sunarto, Imam
Majalah Ilmiah "PELITA ILMU" Vol 7 No 2 (2024): PELITA ILMU (DESEMBER 2024)
Publisher : STIA Pembangunan Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37849/mipi.v7i2.429

Abstract

Pelatihan dan pendampingan penyusunan Standar Operasional Prosedur (SOP) kedisiplinan karyawan pada UMKM Lamkosmetik di Desa Kertonegoro bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dan kualitas manajerial usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di bidang kosmetik. Masalah utama yang dihadapi adalah kurangnya pemahaman dan implementasi SOP yang jelas dalam pengelolaan kedisiplinan karyawan, yang dapat menghambat perkembangan usaha. Tujuan pengabdian ini adalah memberikan pelatihan dan pendampingan terkait penyusunan SOP kedisiplinan yang efektif, sehingga dapat meningkatkan kinerja dan profesionalisme karyawan. Populasi dalam kegiatan ini adalah pemilik dan karyawan UMKM Lamkosmetik, dengan sampel yang terdiri dari 10 orang yang terlibat langsung dalam operasional usaha. Metode analisis yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, dengan pendekatan pelatihan dan pendampingan yang melibatkan diskusi dan praktek langsung dalam penyusunan SOP. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta pelatihan mampu menyusun SOP kedisiplinan karyawan yang jelas dan terstruktur, serta mengaplikasikan SOP tersebut dalam aktivitas sehari-hari di tempat kerja. Kesimpulan dari pengabdian ini adalah bahwa pelatihan dan pendampingan dapat meningkatkan pemahaman dan kemampuan pelaku UMKM dalam menyusun dan mengimplementasikan SOP, yang berdampak pada peningkatan kedisiplinan karyawan dan kualitas operasional usaha.
Analisis Kualitas Pelayanan Pencatatan Pernikahan di Kantor Urusan Agama Kecamatan Ambulu Kabupaten Jember Irawan, Vico Anggi; Sunarto, Imam
Majalah Ilmiah "CAHAYA ILMU" Vol 7 No 1 (2025): MAJALAH ILMIAH CAHAYA ILMU
Publisher : STIA Pembangunan Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37849/mici.v7i1.438

Abstract

Penelitian ini berkaitan dengan kualitas pelayanan pencatatan nikah di Kantor Urusan Agama Kecamatan Ambulu. Fenomena seperti keterlambatan penyediaan buku nikah dan kurangnya sosialisasi menjadi alasan utama penelitian ini dilakukan. Indikator yang digunakan dalam penelitian ini berdasarkan teori pakar dari Zeithaml dan Bitner dalam mengukur kualitas pelayanan. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data yang digunakan adalah purposive sampling melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menjelaskan secara rinci tentang kualitas pelayanan pencatatan nikah di KUA Ambulu berdasarkan teori pakar dari Zeithaml dan Bitner. Kesimpulan dari penelitian ini adalah kualitas pelayanan pencatatan nikah di Kantor Urusan Agama Kecamatan Ambulu berjalan kurang optimal karena terdapat beberapa poin Standar Konsep Operasional yang belum terpenuhi sehingga senantiasa memperhatikan kualitas pelayanan publik dalam pelayanan sesuai dengan unsur-unsur yang berlaku diantaranya transparansi, akuntabilitas, kondisional, partisipasif, kesamaan hak, dan keseimbangan hak dan kewajiban.
Evaluation of Non-Cash Food Assistance Program in Improving Community Welfare in Serut Village, Panti District, Jember Regency Masruroh, Siti Naimatul; Sunarto, Imam; Asmuni, Asmuni
JPAP: Jurnal Penelitian Administrasi Publik Vol. 11 No. 1 (2025): JPAP (Jurnal Penelitian Administrasi Publik)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/jpap.v11i1.13103

Abstract

This study aims to determine the results of the evaluation of the Non-Cash Food Assistance Program (BPNT) in improving community welfare in Serut Village, Panti District. The research method used is qualitative, which will produce descriptive data in the form of words and describe phenomena related to the program. The data collection techniques used are observation, interviews, and documentation. The number of informants used is seven people. The data analysis techniques used are data collection, data condensation, data presentation, and drawing conclusions.. The results of the study showed several criteria, namely: effectiveness in the Non-Cash Food Assistance Program (BPNT) in Serut Village, Panti District, is considered less effective because the recipients of the assistance still use old data, while the current community economy has changed. Efficiency is present because, in this case, the mechanism for receiving assistance is made flexible—aid can be taken anywhere—which makes it easier and remains within the concept of utilizing existing resources. Adequacy is achieved because the program can already meet food needs by reducing expenses. Uniformity is shown in the equal amount of assistance received by all recipients. Responsiveness is demonstrated by the good response to handling community complaints, and the Non-Cash Food Assistance Program (BPNT) implemented by the government can meet or respond to the real needs of the community.
Implementasi Kebijakan Program Keluarga Harapan dalam Meningkatkan Kesejahteraan Keluarga Penerima Manfaat di Desa Curahmalang Kecamatan Rambipuji Jourdy Sasena Arfindo; Imam Sunarto; Nur Aini Mayasiana
Studi Administrasi Publik dan ilmu Komunikasi Vol. 2 No. 3 (2025): Agustus : Studi Administrasi Publik dan ilmu Komunikasi
Publisher : Asosiasi Peneliti Dan Pengajar Ilmu Sosial Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/studi.v2i3.597

Abstract

This research was conducted in Curahmalang Village, Rambipuji District, with the aim of determining how the Family Hope Program (PKH) policy is implemented in improving the welfare of beneficiary families (KPM). PKH, as one of the conditional social assistance programs designed by the government, plays a strategic role in poverty alleviation efforts, so it is important to assess the extent to which this policy is effective at the village level. This research used a descriptive qualitative method with policy implementation indicators referring to the George C. Edward III model, which includes aspects of communication, resources, disposition, and bureaucratic structure. Research data were obtained through primary and secondary data using data collection techniques such as observation, in-depth interviews, and documentation, then analyzed qualitatively. The results showed that PKH implementation in Curahmalang Village was influenced by these four factors. From the communication aspect, information delivery, clarity, and consistency of communication were considered quite good due to the role of facilitators in bridging the government with beneficiaries. In terms of resources, the availability of facilitators and information was adequate, but the utilization of facilities, especially health facilities, was not fully optimal because some beneficiaries did not utilize them according to their needs. The disposition aspect shows that the implementer's attitude and compliance towards Beneficiary Families (KPM) are relatively good, although some participants are still less committed to fulfilling program obligations. Meanwhile, in the aspect of bureaucratic structure, weaknesses were found, particularly in terms of coordination and cooperation between PKH facilitators and the village government, which has not been running optimally, thus impacting the effectiveness of work patterns.