Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Eksplorasi Praktik Nilai-Nilai Kepemimpinan Spiritual Dalam Mengembangkan Budaya Organisasi Di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bondowoso Ivana Septia Maharani; Nur Aini Mayasiana; Veby Rizma Imama
Sawala : Jurnal Administrasi Negara Vol. 14 No. 1 (2026): Sawala : Jurnal Administrasi Negara
Publisher : Program Studi Administrasi Negara Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/sawala.v14i1.11377

Abstract

Tujuan utama penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi dan mendeskripsikan bagaimana nilai-nilai kepemimpinan spiritual dipraktikkan oleh para pemimpin di lingkungan Kantor Kementerian Agama Bondowoso dan bagaimana praktik-praktik tersebut memengaruhi perkembangan budaya organisasi. Penelitian ini juga bertujuan untuk merumuskan model awal kepemimpinan spiritual yang kontekstual dan relevan dengan karakteristik lembaga publik berbasis nilai-nilai keagamaan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi partisipan, dan studi dokumentasi. Analisis data dilakukan secara tematik untuk mengidentifikasi pola nilai, perilaku kepemimpinan, dan dinamika budaya organisasi yang terbentuk. Hasil penelitian menunjukkan: Bagi Kementerian Agama, kepemimpinan spiritual berarti memimpin dengan hati, membawa nilai-nilai agama dalam setiap langkah, pemimpin tidak hanya memberi perintah tetapi juga menjadi teladan. Dalam praktik sehari-hari, mereka berupaya mengintegrasikan nilai-nilai spiritual dalam pengambilan keputusan dan kebijakan. Evaluasi kinerja rutin dilakukan setiap Senin setelah apel pagi, dengan setiap kepala bagian mempresentasikan kegiatan mereka selama seminggu. Evaluasi dan rencana ke depan dilakukan. Terdapat ruang diskusi. Konsistensi menjadi tantangan, hal ini dapat dipengaruhi oleh kesibukan atau tugas masing-masing.
Sinergi Quadruple Helix dalam Penguatan Tata Kelola BUMDes: Studi Kasus Desa Wisata Binor, Kabupaten Probolinggo Rohim Rohim; Imam Sunarto; Veby Rizma Imama
Jurnal Penelitian IPTEKS Vol. 11 No. 2 (2026): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/penelitianipteks.v11i2.4411

Abstract

Pengembangan desa wisata berbasis Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) kerap terkendala oleh lemahnya inovasi dan minimnya sinergi antaraktor strategis. Penelitian ini bertujuan mengkaji bagaimana kolaborasi Quadruple Helix memperkuat tata kelola BUMDes dalam pengembangan desa wisata, dengan studi kasus BUMDes Bhinor Energi di Desa Binor, Kabupaten Probolinggo. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi. Temuan utama menunjukkan bahwa BUMDes berperan sebagai simpul sentral yang menghubungkan pemerintah, masyarakat, pelaku usaha, dan akademisi dalam ekosistem kolaboratif yang saling melengkapi: pemerintah sebagai fasilitator kebijakan dan infrastruktur, masyarakat sebagai pelaksana sekaligus penjaga keberlanjutan budaya dan lingkungan, pelaku usaha sebagai mitra melalui Tanggung Jawab Sosial Perusahaan berbasis kemitraan, dan akademisi sebagai pendamping penguatan kapabilitas kelembagaan. Sinergi tersebut memperkuat empat dimensi good governance transparansi, akuntabilitas, partisipasi, dan efektivitas yang didukung oleh mekanisme koordinasi yang diformalisasi melalui regulasi desa. Penelitian ini berkontribusi dengan menawarkan model tata kelola kolaboratif BUMDes yang replikatif dan dapat diadaptasi pada konteks desa wisata lain dengan memperhatikan kondisi lokal.