Ririen Hardani
Program Studi Farmasi Universitas Tadulako

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Efektivitas Biaya Penggunaan Antibiotik Levofloksasin dan Azitromisin pada Pasien Penderita Corona Virus Disease-19 pada Tahun 2021 di RSUD Madani Palu: Cost-Effectiveness Analysis of Levofloxacin and Azithromycin Antibiotics Usage in Patients with Corona Virus Disease-19 in 2021 at Madani Hospital in Palu Muhamad Rinaldhi Tandah; Ririen Hardani; Nurhafifah Wulandari Kassa; Nurul Ambianti
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 7 (2023)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i7.3262

Abstract

Latar belakang: Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus 2 (SARS-CoV-2 yang dapat menyebabkan gejala gangguan pernapasan akut seperti demam, batuk dan sesak napas. Dalam penatalaksanaannya, Covid-19 membutuhkan biaya yang besar. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui antibiotik manakah yang paling cost-effective antara azitromisin dan levofloksasin dalam pengobatan Corona Virus Disease-2019 periode 2021 di RSUD Madani Palu. Metode: Desain penelitian ini adalah observasional cross-sectional dengan pengambilan data pasien secara retrospektif (Januari-Desember 2021). Metode penelitian pada penelitian ini adalah purposive sampling. Analisis efektivitas biaya dilakukan dengan menghitung Average Cost Effectiveness Ratio (ACER) dan Incremental Cost Effectiveness Ratio (ICER). Hasil: Jenis kelamin laki-laki sebesar 51% dengan usia 26-45 tahun dibandingkan perempuan sebesar 49%, dan lama rawat inap terbanyak 14 hari. Biaya medis langsung pasien pengguna azitromisin lebih rendah sebesar Rp1.659.698,66 dibandingkan pasien pengguna levofloksasin sebesar Rp1.711.361,17. Nilai ACER antibiotik azitromisin sebesar Rp92.205 dan nilai ACER antibiotik levofloksasin sebesar Rp136.939. Kesimpulan: Dapat disimpulkan bahwa kelompok terapi antibiotik azitromisin lebih cost-effective dibandingkan dengan kelompok terapi antibiotik levofloksasin.
Evaluasi Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit Menggunakan end User Computing Satisfaction di RSUD Madani Palu: Evaluation of Hospital Management Information System Using end User Computing Satisfaction at Madani Rsud Palu Ririen Hardani; Khusnul Diana; Afinka Eka Hijrawati Taufik
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 7 No. 3 (2024)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v7i3.4585

Abstract

Latar Belakang: Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) digunakan dalam mengakses sistem yang menangani seluruh proses manajemen yang terdiri atas pelayanan diagnosa serta tindakan kepada pasien, medical record, apotek, gudang farmasi, dan SIMRS juga mencakup sistem komputerasasi. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengukur tingkat kepuasan pengguna Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) berdasarkan aspek isi, keakuratan, tampilan, ketepatan waktu, serta kemudahan dalam pengguna. Metode: Penelitian yang digunakan adalah End-User Computing Satisfaction (EUCS) dengan melakukan observasi (non-eksperimen) desain cross sectional. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan lembar kuesioner yang dibagikan kepada 112 sampel yang merupakan pegawai RSUD Madani. Hasil: Penelitian menunjukkan bahwa tingkat kepuasan untuk seluruh variabel EUCS berada pada kategori puas yang menandakan bahwa pengguna sudah merasa puas dengan penggunaan SIMRS di RSUD Madani sehingga perlu dipertahankan.