Rona Febriona
Universitas Muhammadiyah Gorontalo

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Family Motivation as a Determinant of Independence in Elderly Care for Non-Communicable Diseases in Gorontalo Rona Febriona; Rosmin Ilham
Nutrition Science and Health Research Vol. 4 No. 2 (2026): Nutrition Science and Health Research
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/nutrition.v4i2.6349

Abstract

Family motivation is an important factor influencing independence in elderly care, especially among those with non-communicable diseases (NCDs). This study aimed to analyze the relationship between family motivation and independence in caring for elderly NCD patients. A cross-sectional study was conducted in March 2025 at the Tolangohula Health Center, Gorontalo Regency, Indonesia. A total of 89 families caring for elderly NCD patients were recruited using total sampling. Data were collected through structured questionnaires covering demographics, family motivation, and family independence. Validity and reliability tests confirmed that all instruments demonstrated strong internal consistency and were suitable for use in the study. Data were analyzed using the Chi-Square test with a significance level of p < 0.05. The results showed that most families had strong motivation (60.7%) and high independence (Level IV, 60.7%). Families with strong motivation predominantly achieved Level IV independence (85.1%), while those with moderate motivation tended to fall within Levels III and II. The Chi-Square analysis revealed a significant relationship between family motivation and family independence (p < 0.001). These findings indicate that stronger family motivation is significantly associated with higher independence in elderly NCD care. Strengthening family education and empowerment programs within community nursing services is recommended to enhance caregiving capacity and improve health outcomes among elderly individuals with chronic diseases.
PENGARUH PEMBERIAN JUS LABU SIAM TERHADAP PENURUNAN KADAR KOLESTEROL PADA LANSIA DI DESA MONGOLATO KABUPATEN GORONTALO Zuriati muhamad; Rona Febriona; Andi Nur Aina Sudirman; Nur Jahriyatun Jannah Antungo
The Shine Cahaya Dunia S-1 Keperawatan Vol. 10 No. 1 (2025): THE SHINE CAHAYA DUNIA S-1 KEPERAWATAN
Publisher : LPPM Universitas An Nuur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35720/

Abstract

 Latar belakang: Dengan banyaknya berbagai macam makanan yang membuat gaya hidup tidak terkontrol dan tidak sehat bisa menjadikan berbagai penyakit yang beredar dan berkembang sangat luas dan cepat, salah satunya kolesterol. Kolesterol adalah lemak berbentuk seperti lilin berwarna keputihan yang diproduksi dalam jumlah besar oleh hati. Penatalaksanaan kolesterol salah satunya dilakukan dengan pengobatan nonfarmakologis, penanganan secara non farmakologis diminati masyarakat karena pengobatan ini tidak menimbulkan efek samping yang berat dibandingkan obat yang berbahan kimia seperti Labu siam. Dalam peneltian labu siam dapat dibuat jus untuk dimanfaatkan menurunkan kadar kolesterol karena labu siam ini memiliki kandungan berbagai zat yang mampu menurunkan kadar kolesterol salah satunya terdapat kandungan Flavonoid yang dapat meningkatkan aktivitas lipoprotein lipase yang dapat berpengaruh terhadap kadar trigliserida serum dan dapat menurunkan kolesterol. Tujuan untuk Untuk menganalisa pengaruh pemberian jus labu siam terhadap penurunan kadar kolesterol pada lansia di Desa Mongolato Kabupaten Gorontalo.   Metode: Jenis penelitian ini bersifat kuantitatif, dengan desain penelitian menggunakan metode penelitian one group pre test-post test design.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh yang timbul sebagai akibat dari adanya perlakuan. Populasi dalam penelitian ini menggunakan teknik pengambilan sampel yaitu purposive sampling dengan menggunakan kriteria inklusi dan ekslusi dan terdiri dari 20 responden.Instrumen yang digunakan adalah Glukometer untuk mengukur variabel dependennya (Kadar Kolesterol), lembar observasi digunakan untuk mencatat hasil dari pengukuran variabel dependen (Kadar Kolesterol), formulir foodreacall untuk mencatat makanan yang dikonsumsi dan sop cara membuat jus labu siam.   Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa Ada pengaruh jus labu siam terhadap penurunan kadar kolesterol pada pasien kolesterol didapatkan P 0.000 <0.05.   Kesimpulan: Ada pengaruh pemberian jus labu siam terhadap penurunan kadar kolesterol