Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Tabur Tuai Dalam Perspektif Budaya Batak Toba Ariel Sitepu; Pardomuan Munthe
Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary Vol. 4 No. 2 (2026): Desember 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jerumi.v4i2.8859

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi bahwa masyarakat masih memegang teguh prinsip timbal balik. Penelitian ini bertujuan untuk menegaskan prinsip tabur tuai dari perspektif dogmatika kristen. Metode yang digunakan adalah metode campuran (mixed method) melalui penyebaran angket dan wawancara. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa wujud Timbal balik yang dianut berprinsip transaksional jasa dan materi; yakni kebaikan dibalas kebaikan, keburukan dibalas keburukan. Penelitian ini menyimpulkan menolak prinsip timbal balik dan menekankan prinsip tabur tuai yang berdasarkan firman Tuhan yang tertulis dalam 2 Korintus 9:6. Untuk itu disarankan kepada Gereja untuk mengajarka prinsip tabur-tuai yang Alkitabiah kepada jemaat.
Eksplorasi Tentang Ekologis (Suatu Tinjauan Dogmatis terhadap pemahaman Warga Desa Parbaju Toruan, Kecamatan Tarutung, Kabupaten Tapanuli Utara, tentang bencana alam, Serta implikasinya bagi jemaat GKPI Parsaoran Nauli) Kristopel Anju Hutabarat; Pardomuan Munthe
Journal of Law, Education and Business Vol. 4 No. 2 (2026): Oktober 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jleb.v4i2.8854

Abstract

Eksplorasi ekologis merupakan suatu kajian yang bertujuan untuk memahami hubungan antara makhluk hidup dengan lingkungan sekitarnya, termasuk interaksi antara manusia, flora, fauna, dan ekosistem alam. Penelitian ini membahas pentingnya kesadaran ekologis dalam menghadapi berbagai permasalahan lingkungan seperti pencemaran, perubahan iklim, deforestasi, dan kerusakan ekosistem. Melalui pendekatan deskriptif dan analitis, eksplorasi ekologis menekankan perlunya keseimbangan antara pemanfaatan sumber daya alam dan upaya pelestarian lingkungan demi keberlanjutan kehidupan. Hasil kajian menunjukkan bahwa kerusakan lingkungan sebagian besar dipengaruhi oleh aktivitas manusia yang kurang memperhatikan prinsip-prinsip keberlanjutan. Oleh karena itu, diperlukan pendidikan ekologis, penguatan kebijakan lingkungan, serta partisipasi masyarakat dalam menjaga dan merawat alam. Eksplorasi ekologis tidak hanya menjadi kajian ilmiah, tetapi juga menjadi dasar etis dan sosial dalam membangun hubungan yang harmonis antara manusia dan lingkungan hidup.
Dilema iman dalam mencari kesembuhan dari praktik pengobatan ke dukun di desa gunung bayu, kecamatan silou kahean, kabupaten simalungun Lusyana Putri Purba; Pardomuan Munthe
Journal Transformation of Mandalika, e-ISSN: 2745-5882, p-ISSN: 2962-2956 Vol. 7 No. 8 (2026)
Publisher : Institut Penelitian dan Pengembangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jtm.v7i8.6703

Abstract

This study was motivated by the faith dilemma experienced by the people of Gunung Bayu Village who have embraced the Christian faith, yet continue to seek healing through shamanistic practices despite acknowledging God as the sole source of healing. This practice creates tension between Christian teachings and local cultural traditions. The objective of this study is to provide a dogmatic review of Christian congregants who seek healing through shamanistic practices, as well as to examine the faith understanding of the people of Gunung Bayu Village regarding the doctrine of God as the only source of healing, using a qualitative approach with descriptive-dogmatic analysis. The findings indicate that seeking healing through shamanistic practices contradicts the Christian faith because it reflects dependence on powers other than God and involves elements of syncretism. Based on these findings, it is concluded that the church needs to strengthen theological teaching, pastoral care, and holistic ministry that is relevant to the spiritual struggles of the community.