Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

EDUKASI HUKUM BAGI PELAKU BULLYING DAN HATESPEECH DIKALANGAN REMAJA: Legal Education for Bullying and Hatespeech Persons among Youth Zuhdi Arman; Yenny Fitri Z; Anna Andriany Siagian
PUAN INDONESIA Vol. 5 No. 1 (2023): Jurnal Puan Indonesia Vol 5 No 1 Juli 2023
Publisher : ASOSIASI IDEBAHASA KEPRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37296/jpi.v5i1.165

Abstract

Both positive and negative effects arise as a result of social media's widespread use and its ever-increasing rate of development. The positive effect is that it becomes simpler for data to circle among people in general, structure assessments, online business, etc. Moreover the adverse consequences, for example, criticize, dangers, slander, the development of negative sentiments and what is famous today is disdain discourse and digital tormenting. The prevention of bullying and hate speech for SMAN 2 Bukittinggi students, particularly those in grade 10, will be examined in this paper. This action expects to help members to bring issues to light since the beginning about the need to try not to menace in day to day existence. Partners will learn about the dangers and effects of bullying themselves through this service project. The execution of this action got a positive reaction from accomplices where the action members from accomplices were happy with the data and schooling conveyed. In addition, the implementation activities of both the socialization and education that were carried out were games and brief quizzes about preventing bullying and hate speech. At SMAN 2 Bukittinggi, this activity was carried out offline. The objective of these games and quizzes is to gain an in-depth understanding of each partner's awareness of the dangers posed by bullying and hate speech.
Tinjauan Normatif Perlindungan Hukum Terhadap Korban Pengancaman Dan Pemerasan Video Bermuatan Pornografi Rizki Eka Putra Matulessy; Yenny Fitri Z
Menara Ilmu : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmiah Vol 20, No 1 (2026): Vol 20 No. 01 APRIL 2026
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mi.v20i1.7889

Abstract

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi memunculkan bentuk kejahatan baru berupa pengancaman dan pemerasan menggunakan video bermuatan pornografi yang sering terjadi dalam relasi personal dan termasuk kekerasan seksual berbasis digital dengan dampak psikologis berat bagi korban. Penelitian ini bertujuan menganalisis perlindungan hukum terhadap hak korban serta menelaah ketentuan pidana yang mengatur perbuatan tersebut dalam peraturan perundang-undangan di Indonesia. Metode yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan yuridis normatif melalui studi kepustakaan terhadap bahan hukum primer, sekunder, dan tersier yang dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlindungan hukum telah berkembang dari orientasi penghukuman pelaku menuju pendekatan berpusat pada korban. Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual dan Undang-Undang Perlindungan Saksi dan Korban menjadi instrumen utama yang menjamin perlindungan fisik dan psikis, pendampingan hukum, pemulihan, serta restitusi. Namun dalam praktik masih ditemukan kendala seperti reviktimisasi, stigma sosial, dan keterbatasan layanan pemulihan. Oleh karena itu diperlukan penguatan implementasi hukum, koordinasi antar lembaga, serta edukasi publik guna memastikan perlindungan korban berjalan efektif dan berkelanjutan serta menjadi dasar penguatan kebijakan hukum yang lebih berorientasi pada pemulihan korban.Kata Kunci: Kekerasan Berbasis Digital,Perlindungan Hukum,Pemulihan Korban.