Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Regional Economic Study, Central Halmahera Regency, North Maluku Province Tupamahu, Yonette Maya; Apituley, Margaretha Rosalyn
Agrikan: Jurnal Agribisnis Perikanan Vol 14, No 2 (2021)
Publisher : Sangia Research Media and Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29239/j.agrikan.14.2.328-342

Abstract

This study aims to determine the development potential in Central Halmahera Regency relative to North Maluku Province, to determine the components or elements of economic growth that have encouraged economic growth, and to determine the grouping of potential or superior economic activities. The analytical methods used are Location Quotient (LQ), Shift Share, Growth Ratio Model (GRM), Overlay analysis, and Klassen Typology.                   The results of the study show: 1) The main sectors and have the potential to be developed are the Manufacturing, Mining and Quarrying, Construction, Public Administration, and Defense; Compulsory Social Security sectors. 2) The Regional Share value reaches 52.74%, meaning that the economy of Central Halmahera Regency is quite dependent on the economic activities of North Maluku Province and the surrounding area. The regional superior economic potential according to the Proportional Shift component has a role of 6.73%. The contribution of Differential Shift is 40.53%, meaning that Central Halmahera Regency has special potential to drive regional economic growth. 3) The results of the GRM analysis show that the prominent sector growth in North Maluku and Central Halmahera Regency is the Electricity and Gas, Construction, Information and Communication, as well as Human Health and Social Work Activities. The results of the overlay analysis show that the sector is quite dominant so that it must get priority in development is the Construction Industry. The results of Klassen's Typology analysis show that the sector that is developing and growing rapidly is the Manufacturing and Construction Industry.
LITERASI MANAJEMEN USAHA BAGI UMKM BATU BATA MERAH DI NEGERI HATU KECAMATAN LEIHITU BARAT KABUPATEN MALUKU TENGAH Purimahua, Sarlotha Yulliana; Tupamahu, Yonette Maya
MAREN: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 4, No 1 (2023): Maret
Publisher : Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69765/mjppm.v4i1.1012

Abstract

Peluang industri batu bata merah di Negeri Hatu dalam jangka panjang tetap ada karena topografi wilayah dari dataran rendah sampai tinggi dan bertanah liat merah, lokasi Negeri Hatu lebih dekat ke ibukota Provinsi Maluku dimana terdapat banyak aktivitas pembangunan atau konstruksi sehingga permintaan bahan bangunan batu bata merah semakin bertambah. Kondisi riil usaha batu bata merah yaitu masih dilakukan secara konvensional (manual) dan sederhana, orientasi bisnis belum diterapkan, proses produksi sangat lama yang turut berdampak bagi pembiayaan tenaga kerja dan volume produksi per bulannya belum maksimal. Secara ekonomi, laju perputaran modal atau keuangan dan laba yang diterima pun menjadi lambat. Merujuk hal itu, dirumuskan masalah yang dihadapi pengusaha yaitu: masih rendahnya pengetahuan tentang manajemen usaha khususnya melakukan perencanaan usaha secara tepat, masih rendahnya pengetahuan mitra tentang meningkatkan akses pada lembaga keuangan khususnya bank, dan masih rendahnya pengetahuan mitra tentang mengelola keuangan usaha. Sebab itu perlu dilakukan kegiatan literasi manajemen usaha bagi pengusaha batu bata merah. Hasil kegiatan menunjukan terjadi peningkatan pengetahuan pengusaha setelah kegiatan dengan nilai rata-rata sebesar 69 dari sebelumnya 37, serta hasil uji beda berpasangan menunjukkan nilai t-hitung adalah -32,74 lebih besar dari t-tabel adalah 2,01 kesimpulannya adalah tingkat pengetahuan pengusaha sebelum dan sesudah mendapat sosialisasi literasi manajemen usaha berbeda secara signifikan dan kegiatan ini efektif meningkatkan pengetahuan pengusaha batu bata merah.