Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

UPAYA PENCEGAHAN TERHADAP PENYALAH GUNAAN OBAT OBAT TERLARANG DI LEMBAGA PERMASYARAKATAN KELAS IIA PANCUR BATU Yasmirah Mandasari Saragih; Haposan Silalahi; Boniek Juventus; Faisal Hakim
Ensiklopedia of Journal Vol 5, No 4 (2023): Vol. 5 No. 4 Edisi 2 Juli 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Penerbitan Hasil Penelitian Ensiklopedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/eoj.v5i4.1858

Abstract

Penyalahgunaan obat obat terlarang mempunyai dimensi yang luas, pengguna obat obat terlarang dapat merusak tatanan kehidupan keluarga, lingkungan masyarakat dan lingkungan sekolahnya, bahkan langsung atau tidak langsung merupakan ancaman bagi kelangsungan pembangunan serta masa depan bangsa dan negara Indonesia. Bahwa generasi muda adalah generasi penerus bangsa dan negara masa depan Indonesia. Mereka adalah harapan bangsa dan negara, ibarat matahari yang akan memberikan sinar bagi masa depan bangsa Indonesia. Oleh karena itu, menjaga mereka agar tidak terpengaruh oleh bahaya Narkoba adalah kewajiban semua pihak khususnya Lembaga Permasyarakatan Kelas IIA Pancur Batu. Penelitian ini bersifat penelitian hukum normatip dan empires yaitu penelitian yang mengacu pada norma-norma hukum yang terdapat dalam peraturan perundang-undangan, pustaka, norma-norma hukum yang ada dalam masyarakat serta data-data yang diperoleh kemudian dianalisa untuk menjawab permasalahan di dalam penelitian ini yang berkaitan dengan masalah Upaya Pencegahan Terhadap Penyalah Gunaan Obat Obat Terlarang Di Lembaga Permasyarakatan Kelas Iia Pancur Batu. Obat obat terlarang Narkotika adalah suatu obat atau zat alami, sintetis maupun sintetis yang dapat menyebabkan turunnya kesadaran, menghilangkan atau mengurangi hilang rasa atau nyeri dan perubahan kesadaran yang menimbulkan ketergantungna akan zat tersebut secara terus menerus. Narkotika adalah suatu obat atau zat alami, sintetis maupun sintetis yang dapat menyebabkan turunnya kesadaran, menghilangkan atau mengurangi hilang rasa atau nyeri dan perubahan kesadaran yang menimbulkan ketergantungna akan zat tersebut secara terus menerus. Lembaga Permasyarakatan Kelas IIA Pancur Batu dalam mencegah peredaran dan penggunaan narkotika di Lembaga Permasyarakatan Kelas IIA Pancur Batu bahwa pelaku pengedar Narkotika ancaman pidana minimum khusus atas jenis pidana yang dapat dijatuhkan terhadap pelaku tindak pidana narkotika, Lembaga Permasyarakatan Kelas IIA Pancur Batu dalam mencegah peredaran dan penggunaan narkotika di Wilayah Hukum Pancur Batu sudah sangat epesian dalam pencegahanya.Kata Kunci: Pencegahan, Penyalah Gunaan,Narkotika.
THE EFFECTIVENESS OF DIVERSION IN RESOLVING CHILD CRIMINAL CASES TO ACHIEVE RESTORATIVE JUSTICE IN THE CHILD CRIMINAL JUSTICE SYSTEM Boniek Juventus; Haposan Silalahi; Utreck Ricardo; Syaiful Asmi Hasibuan
Multidiciplinary Output Research For Actual and International Issue (MORFAI) Vol. 3 No. 4 (2024): January (January-March)
Publisher : RADJA PUBLIKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54443/morfai.v3i4.1337

Abstract

The provisions of Article 1 point (6) of Law of the Republic of Indonesia Number 11 of 2012 concerning the Juvenile Criminal Justice System, states that restorative justice is the resolution of criminal cases by involving the perpetrator, victim, family of the perpetrator/victim, and other related parties together. seek a fair solution by emphasizing restoration to the original state, and not retaliation. Therefore, the juvenile criminal justice system is obliged to prioritize a restorative justice approach. So that at every stage of the legal process in the juvenile criminal justice system a diversion policy must be pursued. The diversion policy is a transfer of the resolution of juvenile criminal cases from the criminal justice process to a process outside of criminal justice, so that restorative justice is achieved.