Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Identifikasi Risiko Ergonomi pada Pekerja Tenun di Kecamatan Dawan Kabupaten Klungkung Putu Santi Pridayanti; Ni Wayan Rusni; Putu Nia Calista Santoso
Aesculapius Medical Journal Vol 3 No 2 (2023): June
Publisher : Fakultas Ilmu Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/amj.3.2.2023.138-148

Abstract

Weaving is a job that requires high accuracy. Weaving workers work on problems such as sitting posture, repetitive worker movements, and non-ergonomic tool designs, which often cause fatigue and musculoskeletal disorders (MSDs). This study aimed to look at the risk description of work attitudes, workload, fatigue and MSDs complaints on weaving workers in Dawan District, Klungkung Regency. The subjects in this study were weaving workers in Dawan District, Klungkung Regency. This research was conducted using a descriptive observational study with a cross sectional study design. The research was conducted in June – August 2022 using purposive sampling technique and obtained 40 respondents of weaving workers in Dawan District, Klungkung Regency. Data were obtained through interviews, filling out questionnaires, and direct measurements. The data was analyzed using SPSS Type 26 with univariate analysis. The final results showed 57.5% of moderate risk work attitudes, 62.5% of light physical workloads, 52.5% of very high mental workloads, 50% had a moderate level of fatigue and 45% had a low level of MSDs. Ergonomics work attitude plays an important role in the condition and health of weaving workers. Therefore, it is necessary to evaluate the design of the work environment to minimize the occurrence of work fatigue and MSDs complaints.
Korelasi antara Kolesterol Total dengan Kadar HbA1c pada Pasien Diabetes Mellitus Tipe 2 di RSUD Tabanan Tahun 2021 Ni Nyoman Trisna Haryanti; Sri Ratna Dewi; Putu Nia Calista Santoso
Aesculapius Medical Journal Vol 3 No 3 (2023): October
Publisher : Fakultas Ilmu Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/amj.3.3.2023.323-328

Abstract

Diabetes mellitus (DM) is chronic disease associated with various complications. Measurement of glycosylated hemoglobin (HbA1c) can be used as a standard for monitoring and risk indicators for DM complications. Increased levels of Free Fatty Acid (FFA) cause total cholesterol in type 2 DM to increase. Several studies have shown different results regarding the relationship between total cholesterol and HbA1c levels, so researchers are interested in re-examining the correlation of total cholesterol with HbA1c in type 2 DM patients. This research re-examined the correlation of total cholesterol and HbA1c levels in type 2 DM patients. The research was carried out which aimed to determine the correlation of total cholesterol with HbA1c in type 2 DM patients at Tabanan Hospital in the period January 1st – December 31st, 2021. This type of research is cross-sectional analytic observational research from secondary data sources (medical records) taken by consecutive sampling. Then the data was analyzed using the Pearson test through Statistical Product and Service Solutions (SPSS). Based on research starting in August-November 2022, samples that met the inclusion and exclusion criteria were 54 samples. From these samples, the average total cholesterol level was 225 mg/dl and the average HbA1c level was 8.8%. Pearson correlation test results obtained r = 0.371 (weak positive correlation) and p-value = 0.006, therefore it can be stated that total cholesterol and HbA1c levels have a significant relationship in type 2 DM patients.
Program PKM Pencegahan Stunting Melalui Perbaikan Gizi Serta Kebersihan Lingkungan di Desa Bayung Gede Kecamatan Kintamani Putu Nia Calista Santoso; Marta Setiabudy; Ni Luh Putu Eka Kartika Sari
Warmadewa Minesterium Medical Journal Vol. 3 No. 2 (2024): May 2024
Publisher : Warmadewa University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/wmmj.3.2.2024.120-125

Abstract

Stunting merupakan permasalahan kesehatan masyarakat yang mengancam anak-anak di Indonesia. Provinsi Bali sempat menjadi provinsi dengan jumlah stunting ketiga tertinggi di Indonesia di tahun 2018 dimana kabupaten Bangli menduduki peringkat ke-4 jumlah insiden stunting angka prevalensi stunting sebesar 11,4%. Desa Bayung Gede di kabupaten Bangli memiliki insiden stunting yang cukup tinggi yakni sebanyak 22% dari anak balita. Meski sering dilakukan intervensi oleh puskesmas lokal, permasalahan stunting merupakan masalah yang komplek dan harus melibatkan kerjasama dari berbagai sektor. Berdasarkan wawancara dengan orangtua maupun dengan perangkat desa, diduga bahwa permasalahan ketidakseimbangan gizi di Bayung Gede berasal dari kurangnya kesadaran masyarakat akan pentingnya gizi seimbang serta pemilihan jenis makanan yang sehat dan bergizi bagi balita. Oleh karena itu, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Warmadewa melakukan pendampingan keluarga dalam pengentasan stunting di Desa Bayung Gede. Mitra dari program pendampingan ini adalah 5 orangtua dari keluarga balita di Desa Bayung Gede. Dalam pendampingan ini, dilakukan reedukasi tentang pentingnya asupan gizi seimbang pada anak balita dan pembagian paket gizi berupa susu formula, ditambah dengan peningkatan keterampilan pembuatan susu kedelai sebagai supplement protein bagi balita dengan harapan tingkat stunting di desa Bayung Gede Kintamani dapat ditekan di masa kedepannya. Pengukuran tingkat keberhasilan pendampingan dilakukan melalui wawancara dengan masing-masing orangtua sebelum dan setelah kegiatan dilaksanakan. Hasil yang didapat menunjukkan bahwa terdapat peningkatan pengetahuan orangtua baik mengenai pentingnya gizi seimbang bagi balita dan juga dalam pembuatan asupan penunjang seperti susu kedelai sebagai supplement protein bagi balita.