Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Mengurangi Stress Di Masa Adaptasi Kebiasaan Baru Dengan Pendekatan Komplementer Di Puskesmas Wilayah Wawonasa Kota Manado Gusti Ayu Tirtawati; Femmy K. Keintjem; Amelia Donsu; Wahyuni; Yulien Adam; Agnes Montolalu; Kusmiyati; Anita Lontaan; Herlina Memah
Jurnal Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Indonesia Vol. 2 No. 1 (2023)
Publisher : Media Publikasi Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56303/jppmi.v2i1.119

Abstract

Covid-19 (coronavirus disease) diketahui lewat penyakit misterius yang melumpuhkan Kota Wuhan, China. Tragedi akhir 2019 tersebut terus berlanjut hingga penyebaran Covid -19 mewabah ke seluruh dunia. Berbagai cara dapat dilakukan untuk meningkatkan sistem imun diantaranya istirahat yang cukup, rajin berolahraga, mengurangi stress, berjemur sinar matahari dan menjaga pola makan sehat. Yoga merupakan salah satu olah raga yang paling tepat karena yoga merupakan penggabungan antara olahraga fisik dengan pelatihan pernapasan, gerakan yoga terkandung efek relaksasi yang dapat menstabilkan emosi dan ritme nafas sehingga mengurangi stress. Metode dengan Langkah awal melakukan survey, pendekatan kepada pemerintah setempat yaitu pemeritah Kelurahan dan Puskesmas di lokasi tempat akan dilaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan memberikan edukasi Covid-19 dan adaptasi kebiasaan baru dengan membagikan leaflet agar masyarakat memahami Covid-19 dan adaptasi kebiasaan baru. Mendemonstrasikan Gerakan yoga dan memutarkan video yoga agar masyarakat bisa mengikuti Gerakan yoga bersama untuk mengurangi stress. Hasil kegiatan yaitu masyarakat memahami Covid-19 dan adaptasi kebiasaan baru serta dapat mempraktekkan Kembali gerakan yoga. Saran agar petugas puskesmas melakukan yoga rutin karena terbukti memberikan ketenangan/mengurangi stress
Pelayanan Kesehatan dan Edukasi Hipertensi Serta Pemberian Makanan Tambahan Bubur Kacang Hijau Untuk Peningkatan Status Kesehatan Masyarakat Gusti Ayu Tirtawati; Lorrien G Runtu; Anselmus Kabuhung; Wahyuni Wahyuni; Irmasanti Fajrin; Herlina Memah; Kusmiyati Kusmiyati; Agnes Montolalu; Anita Lontaan
Jurnal Pengabdian Masyarakat - PIMAS Vol 2 No 2 (2023): Mei
Publisher : LPPM Universitas Harapan Bangsa Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35960/pimas.v2i2.1060

Abstract

Kesehatan yang prima merupakan kunci dalam memperoleh hasil kinerja yang optimal. Kesehatan diperlukan juga dalam peningkatan kualitas hidup seorang individu. Hasil pendataan Masyarakat Kelurahan Sagerat mempunyai riwayat penyakit hipetrtensi sebesar 30,6 % , asam urat 18,5%, kolesterol 2% dari 264 orang. Upaya dalam peningkatan status kesehatan masyarakat yaitu melakukan pemeriksaan asam urat dan kolestrol serta pemberian kacang hijau. Metode pendekatan kepada Pemerintah Kel. Sigerat, tokoh masyarakat untuk melakukan edukasi dan Pemeriksaan Kesehatan (Tekanan Darah, Asam urat, dan kolesterol) serta pemberian makanan tambahan kacang hijau pada Masyarakat. Sasaran dari kegiatan ini yaitu Masyarakat Kel. Sagerat. Kegiatan pengabdian masyarakat dilaksanakan di Kel. Sagerat tanggal 8 Maret 2023. Hasil kegiatan semua peserta memahami materi hipertensi, dilakukan pemeriksaan status Kesehatan pada 26 orang. Setelah selesai dilakukan pemeriksaan peserta diberikan bubur kacang hijau. P emeriksaan tekanan darah ditemukan 7 orang mengalami hipertensi, 1 orang mengalami asam urat tinggi, 5 orang mengalami kolestrol tingg. Tercapaianya target dengan hasil peserta sudah mengetahui status Kesehatan mereka.. Kesimpulan Dalam mendeteksi penyakit tidak menular dapat dilakukan secara rutin karena dalam hal ini, usia maupun jenis kelamin tidak dapat menentukan seseorang dapat mengalami penyakit tidak menular tersebut. Diharapkan Masyarakat Kel. Sagerat dapat selalu rutin memeriksaan kesehatannya dan mengonsumsi makanan yang sehat di rumah maupun di kantor.
Pelayanan Kesehatan dan Edukasi Hipertensi Serta Pemberian Makanan Tambahan Bubur Kacang Hijau Untuk Peningkatan Status Kesehatan Masyarakat Gusti Ayu Tirtawati; Lorrien G Runtu; Anselmus Kabuhung; Wahyuni Wahyuni; Irmasanti Fajrin; Herlina Memah; Kusmiyati Kusmiyati; Agnes Montolalu; Anita Lontaan
Jurnal Pengabdian Masyarakat - PIMAS Vol. 2 No. 2 (2023): Mei
Publisher : LPPM Universitas Harapan Bangsa Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35960/pimas.v2i2.1060

Abstract

Kesehatan yang prima merupakan kunci dalam memperoleh hasil kinerja yang optimal. Kesehatan diperlukan juga dalam peningkatan kualitas hidup seorang individu. Hasil pendataan Masyarakat Kelurahan Sagerat mempunyai riwayat penyakit hipetrtensi sebesar 30,6 % , asam urat 18,5%, kolesterol 2% dari 264 orang. Upaya dalam peningkatan status kesehatan masyarakat yaitu melakukan pemeriksaan asam urat dan kolestrol serta pemberian kacang hijau. Metode pendekatan kepada Pemerintah Kel. Sigerat, tokoh masyarakat untuk melakukan edukasi dan Pemeriksaan Kesehatan (Tekanan Darah, Asam urat, dan kolesterol) serta pemberian makanan tambahan kacang hijau pada Masyarakat. Sasaran dari kegiatan ini yaitu Masyarakat Kel. Sagerat. Kegiatan pengabdian masyarakat dilaksanakan di Kel. Sagerat tanggal 8 Maret 2023. Hasil kegiatan semua peserta memahami materi hipertensi, dilakukan pemeriksaan status Kesehatan pada 26 orang. Setelah selesai dilakukan pemeriksaan peserta diberikan bubur kacang hijau. P emeriksaan tekanan darah ditemukan 7 orang mengalami hipertensi, 1 orang mengalami asam urat tinggi, 5 orang mengalami kolestrol tingg. Tercapaianya target dengan hasil peserta sudah mengetahui status Kesehatan mereka.. Kesimpulan Dalam mendeteksi penyakit tidak menular dapat dilakukan secara rutin karena dalam hal ini, usia maupun jenis kelamin tidak dapat menentukan seseorang dapat mengalami penyakit tidak menular tersebut. Diharapkan Masyarakat Kel. Sagerat dapat selalu rutin memeriksaan kesehatannya dan mengonsumsi makanan yang sehat di rumah maupun di kantor.
The Effect of Prenatal Gentle Yoga on the Anxiety Level Among Pregnant Women Trimester III in Facing Childbirth Phase Irmasanti Fajrin; Wahyuni Wahyuni
Jurnal Ilmiah Kesehatan (JIKA) Vol. 5 No. 2 (2023): Volume 5 Nomor 2 Agustus 2023
Publisher : Sarana Ilmu Indonesia (salnesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36590/jika.v5i2.427

Abstract

Anxiety and depression in pregnancy are disorders and are the second biggest cause of disease in 2020. Pregnancies with high levels of anxiety will affect the outcome of fetal neurological development which is related to cognitive, emotional, and behavioral development until childhood. This research aims to identify the effect of prenatal gentle yoga on the anxiety level of pregnant women in the third trimester when facing childbirth at the Sifra Independent Practicing Midwife. This research uses a quasi-experimental research design with a control group pre-post test design. The experimental group's samples were 20 subjects, and the control group was 20 subjects. Purposive sampling technique. The results showed the experimental group’s average anxiety score before and after intervention with a p-value=0,000 (p-value<0,05). This shows that there is a significant difference in the average anxiety score before and after being given prenatal gentle yoga intervention. The results of the study using the Independent-Sample T-Test showed that the average anxiety score after intervention in the experimental group was 8,35, while the average anxiety score after intervention in the control group was 23,05 with a mean difference of -14,700 and a p-value =0,000 (p-value<0,05), shows a significant difference in the mean anxiety score after the intervention between the experimental group and the control group. The conclusion of the research is that prenatal gentle yoga has an effect on the anxiety level of pregnant women in the third trimester when facing childbirth.
Efektivitas Kombinasi Jus Bayam Merah dan Madu Terhadap Kadar Hemoglobin pada Ibu Hamil Trimester III Irmasanti Fajrin; Mariati Aplin Ulaan; Wahyuni Wahyuni
Patria Artha Journal of Nursing Science Vol. 9 No. 2 (2025): Patria Artha Journal of Nursing Science
Publisher : Patria Artha University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33857/jns.v9i2.1018

Abstract

Upaya untuk menangani terjadinya anemia dalam kehamilan dapat diberikan dengan terapi farmakologi dan non farmakologi. Terapi farmakologi adalah dengan pemberian tablet Fe dan vitamin C. Sedangkan terapi non farmakologi yang dapat diberikan untuk mempercepat peningkatan kadar Hb ibu hamil adalah dengan mengonsumsi protein hewani yakni madu dan protein nabati yaitu bayam merah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas konsumsi jus bayam merah dan madu terhadap peningkatan kadar hemoglobin pada ibu hamil trimester III. Penelitian ini menggunakan metode penelitian quasy eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu hamil trimester III berjumlah 40 orang. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 32 orang dengan teknik sampling nonprobability sampling yaitu dengan pengambilan sampel secara purposive sampling. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat. Hasil penelitian didapatkan rata-rata hemoglobin sebelum intervensi 10,36 dan setelah intervensi 11,16 dengan selisih perbedaan 0,80. Hal ini menunjukan ada pengaruh konsumsi jus bayam merah terhadap peningkatan kadar hemoglobin pada ibu hamil trimester III dengan p-value 0,01. Jus bayam merah sangat bermanfaat untuk meningkatkan kadar hemoglobin pada ibu hamil trimester III dengan tetap mengkonsumsi tablet tambah darah sebagai program yang telah dicanangkan oleh pemerintah.
Determinasi Glukosa Darah Pada Ibu Hamil : Analisis Riwayat Keluarga Diabetes Mellitus Dan Indeks Massa Tubuh Wahyuni Wahyuni; Irmasanti Fajrin; Senny Rondonuwu
Patria Artha Journal of Nursing Science Vol. 10 No. 1 (2026): Patria Artha Journal of Nursing Science
Publisher : Patria Artha University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33857/jns.v10i1.1082

Abstract

Diabetes melitus gestasional merupakan gangguan metabolik pada kehamilan yang berisiko menimbulkan komplikasi bagi ibu dan janin. Riwayat keluarga diabetes mellitus dan indeks massa tubuh (IMT) diduga berperan dalam peningkatan kadar glukosa darah. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan riwayat keluarga diabetes mellitus dan IMT dengan kadar glukosa darah pada ibu hamil. Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional dengan sampel 47 ibu hamil yang dipilih secara purposive sampling. Analisis data dilakukan menggunakan uji Chi-Square/Fisher’s Exact Test dan regresi logistik. Hasil menunjukkan sebagian besar responden berada pada kategori risiko diabetes gestasional (70,2%). Tidak terdapat hubungan signifikan antara riwayat keluarga diabetes mellitus (p=0,173) dan IMT (p=0,138) dengan kadar glukosa darah. Namun, analisis multivariat menunjukkan adanya peningkatan risiko pada riwayat keluarga diabetes mellitus (OR=5,229) dan IMT berisiko (OR=4,455). Disimpulkan bahwa kedua faktor tidak berhubungan signifikan, namun berpotensi meningkatkan risiko hiperglikemia pada ibu hamil. Oleh karena itu, disarankan dilakukan skrining dini kadar glukosa darah, pemantauan IMT secara rutin selama kehamilan, serta edukasi faktor risiko kepada ibu hamil guna mencegah komplikasi lebih lanjut.
EFEKTIVITAS PEMBERIAN MADU MURNI TERHADAP HEMOGLOBIN PADA IBU HAMIL DI PUSKESMAS TAROHAN KABUPATEN KEPULAUAN TALAUD Irmasanti Fajrin; Wahyuni Wahyuni; Anita Ansye Montolalu; Fonnie Kuhu; Amelia Donsu
Patria Artha Journal of Nursing Science Vol. 8 No. 2 (2024): Patria Artha Journal of Nursing Science
Publisher : Patria Artha University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33857/jns.v8i2.916

Abstract

Kehamilan merupakan suatu keadaan fisiologis namun dalam prosesnya dapat menjadi patologis. Salah satu penyulit adalah anemia dalam kehamilan yang dapat memicu meningkatnya AKI dan AKB. Upaya mengurangi kejadian anemia pada ibu hamil oleh Pemerintah diupayakan dengan setiap ibu hamil harus mengonsumsi 90 tablet Fe berturut — turut selama kehamilan serta upaya lainnya seperti mengonsumsi zat gizi yang dapat mencegah anemia pada ibu hamil. Tujuan untuk menilai seberapa efektifnya madu murni dapat meningkatkan hemoglobin pada ibu hamil. Metode Penelitian: jenis kuantitatif dengan rancangan quasi eksperimen menggunakan pendekatan one group pretest and postest. Sampel sebanyak 28 orang didapat dengan rumus Slovin. Data dianalisis menggunakan Uji Paired Sample T-test. Hasil: menunjukkan kadar Hb sebelum intervensi madu murni diperoleh rata — rata 9,757 dan setelah intervensi 11,254, maka  di dapat nilai pvalue=0,001 < 0.05 yang berarti bahwa pemberian madu murni secara signifikan terbukti meningkatkan hemoglobin pada ibu hamil. Hasil penelitian ini dapat dimaksimalkan oleh setiap ibu hamil sehingga dapat membantu meningkatkan kadar hemoglobin. Rekomendasi: Pengetahuan Efektifitas Pemberian Madu Murni Terhadap Hemoglobin Pada Ibu Hamil Di Puskesmas Tarohan Kabupaten Kepulauan Talaud.