Jordy Oktobiannobel
Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

HUBUNGAN WAKTU TUNGGU (WAITING TIME) DENGAN TINGKAT KECEMASAN KELUARGA PASIEN DI ERA PANDEMIK COVID 19 DI IGD RS PERTAMINA BINTANG AMIN BANDAR LAMPUNG Woro Pramesti; Asri Mutiara Putri; Jordy Oktobiannobel; Hasri Ainun M. Syukur
PSIKOLOGI KONSELING Vol 14, No 1 (2023): Jurnal Psikologi Konseling
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/konseling.v14i1.48201

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan waktu tunggu (waiting time) dengan tingkat kecemasan keluarga pasien dalam waktu tunggu yang lama pada masa pandemik covid 19. Metode Penelitian adalah Analitik dengan menggunakan pendekatan metode cross sectional dan menggunakan teknik accidental sampling sebanyak 81 sampel mana sampel ini semuanya sudah dipilih sesuai dengan kriteria inklusi. Pengambilan data dilakukan pada bulan Juni 2021. Penelitian ini dilakukan di Rumah Sakit Pertamina Bintang Amin di Bandar Lampung.  Hasil Penelitian Didapatkan responden penelitian berjumlah 81 sampel berdasarkan tingkat kecemasan dengan tidak cemas didapatkan berjumlah 15 responden (18,5%), kecemasan ringan berjumlah 35 responden (43,2%), kecemasan sedang 15 responden (18,5%), dan kecemasan berat berjumlah 16 (19,8%). Sedangkan berdasarkan waktu tunggu didapatkan data waktu tunggu yang sesuai dengan jumlah 65 responden (80,2%) dan waktu tunggu tidak sesuai dengan jumlah 16 (19,8%). Pada penelitian ini diperoleh nilai T = 2,252, df= 79, dan value sebesar 0,0036. Dapat disimpulkan: Ada hubungan yang signifikan antara waktu tunggu dengan tingkat kecemasan pada keluarga pasien, dimana keluarga pasien dengan waktu tunggu yang tidak sesuai lebih mengalami kecemasan dibandingkan keluarga pasien dengan waktu tunggu yang sesuai.
Asthma control test (ACT): comparison with the accurate use of inhalers for the treatment among patients with asthma Jordy Oktobiannobel; Retno Ariza S. Soemarwoto; Fransisca Sinaga; Hetti Rusmini; Lutfi Indah Rahayu
Malahayati International Journal of Nursing and Health Science Vol 6, No 2 (2023)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawata Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/minh.v6i2.11643

Abstract

Background: Asthma is a heterogeneous disease characterized by chronic inflammation of the respiratory tract. Pharmacological therapies that are often given by inhalation are Dry Powder Inhaler (DPI) and Metered-Dose Inhaler (MDI). According to the GLOBAL INITIATIVE FOR ASTHMA Asthma Control Test (ACT) is a questionnaire that can be used to measure the level of asthma controlPurpose: To determine the relationship between the correct use of inhalers and the results of the Asthma Control Test (ACT) in asthma patientsMethod: The design of this study was an analytic survey with a cross-sectional approach. The parameter used were asthma control test questionnaires taken from primary data in the form of a survey. There were 126 total samples of respondents who met the inclusion criteria, namely asthma patients who used inhalers and underwent at least 3 months of treatment.Results: Spearman correlation test was obtained p = 0.000 which means that there is a significant relationship between the accuracy of inhaler use and the results of the asthma control test and a strong positive correlation coefficient of r = 0.667 and, for the 95% confidence interval in this study, it was obtained (95%CI = 3.09-3.83).Conclusion: There is a relationship between the correct use of inhalers and the results of the asthma control test (ACT) in asthma patients.
EDUKASI PERAN AKTIVITAS FISIK DALAM MENINGKATKAN KESEHATAN MASYARAKAT UMUM MELALUI ZOOM MEETING Jordy Oktobiannobel; Sandhy Arya Pratama; Ahmad Dzaki Abyan; Ahmad Dzaki Sugeha; Ario Ario; Athaya Salsabila; Audry Rizki Hasanah; Deru Elza Nugraha; Fachrizal Farhan; Fahrurozil Fahrurozil; Fauziatus Sabilal; Fernando Hoky Saputra; Galuh Pravitasari; Galuh Romadhon
Jurnal Abdimas Kedokteran & Kesehatan Vol 4, No 2 (2026): Volume 4 Nomor 2
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jakk.v4i2.20987

Abstract

Perubahan gaya hidup masyarakat dapat meningkatkan risiko penyakit tidak menular, sehingga aktivitas fisik penting dalam menjaga kesehatan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan memberikan edukasi mengenai peran aktivitas fisik dalam pemeliharaan kesehatan kepada masyarakat umum. Kegiatan dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting pada 17 Mei 2025 dengan 18 peserta. Edukasi dilakukan selama 30 menit menggunakan media PowerPoint dan dilanjutkan diskusi selama 10 menit. Materi meliputi manfaat aktivitas fisik, aktivitas berdasarkan kelompok usia, dan keamanan berolahraga. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test masing-masing lima pertanyaan, namun data hasil evaluasi tidak terdokumentasi secara sistematis sehingga peningkatan pengetahuan tidak dapat dianalisis secara kuantitatif. Peserta menunjukkan keterlibatan aktif melalui sesi tanya jawab dan diskusi pengalaman. Edukasi daring dapat menjadi sarana penyampaian informasi mengenai pentingnya aktivitas fisik kepada masyarakat umum, dengan evaluasi yang lebih sistematis diperlukan pada kegiatan selanjutnya.