Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) Pada Pembelajaran Tematik Di Sekolah Dasar Syafri Ahmad; Dina Aryanti; Romi Kurniawan
ELEMENTARY SCHOOL JOURNAL PGSD FIP UNIMED Vol 13, No 2 (2023): ELEMENTARY SCHOOL JOURNAL PGSD FIP UNIMED
Publisher : FIP Unimed

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/esjpgsd.v13i2.46491

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan pembelajaran tematik terpadu menggunakan model Problem Based Learning (PBL) di kelas IV SD Negeri 03 Alai Kota Padang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif dalam bentuk penelitian tindakan kelas. Subjek penelitian terdiri dari 27 orang, yaitu guru dan siswa kelas IV SD Negeri 03 Alai Kota Padang. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan dalam pelaksanaan pembelajaran. Pada siklus I, persentase rata-rata pelaksanaan guru mencapai 70%, dan meningkat menjadi 95% pada siklus II. Sementara itu, persentase rata-rata pelaksanaan siswa juga mengalami peningkatan dari 70% menjadi 90%. Selain itu, hasil belajar siswa juga mengalami peningkatan yang signifikan. Pada siklus I, persentase ketuntasan belajar siswa hanya mencapai 33.33%, namun meningkat menjadi 100% pada siklus II. Dalam konteks pembelajaran tematik terpadu, penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan model PBL memberikan dampak positif. Melalui partisipasi aktif siswa dalam memecahkan masalah, keterampilan dan pemahaman siswa dapat meningkat. Oleh karena itu, disarankan kepada para guru di sekolah dasar untuk mempertimbangkan penggunaan model PBL dalam pembelajaran tematik terpadu guna meningkatkan kualitas pembelajaran dan hasil belajar siswa.Keywords: Pembelajaran Tematik Terpadu, Problem Based Learning.
PERANAN BIMBINGAN KONSELING “TRAUMA-INFORMED” UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP IPA DI SEKOLAH DASAR Rusnawati Ellis; Romi Kurniawan; Neleke Huliselan
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 Published
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.35814

Abstract

Science learning in elementary schools often faces challenges not only due to conceptual complexity but also because of psychosocial trauma that undermines students’ cognitive readiness—particularly in trauma-prone regions such as Eastern Indonesia. This study aims to examine the role of trauma informed guidance and counseling in enhancing conceptual understanding of Science (IPA) through a systematic literature synthesis. Employing a library research approach, 35 theoretical and empirical sources from international journals, books, and national policy reports were analyzed. Findings reveal that trauma informed counseling significantly supports IPA comprehension through three key mechanisms: (1) creating emotional safety that lowers the affective filter, (2) building self-efficacy through validation of lived experiences and small wins, and (3) fostering psychological resilience that transforms experimental failure into meaningful learning. These insights align with the Profil Pelajar Pancasila and underscore that inclusive science education must begin with psychological safety, not merely pedagogical innovation. The study recommends a structured collaboration between science teachers and school counselors as a strategic step toward humanizing education and advancing equity in learning outcomes.
Implementasi Pendekatan Ethno-STEAM Dalam Pembelajaran IPA Di Sekolah Dasar: Systematic Literature Review Terhadap Peningkatan Literasi Sains Dan Profil Pelajar Pancasila Hendrizal; Romi Kurniawan; Rivana Valentina; Desi Novita; Putri Nabila Rahmadina; Putra Elgireza; ⁠Nur Suryani; ⁠Nia Maslina
Elementary School: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran ke-SD-an Vol. 13 No. 1 (2026): ELEMENTARY SCHOOL (Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Ke-SD-an)
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/esjurnal.v13i1.4647

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi pendekatan Ethno-STEAM dalam pembelajaran IPA di sekolah dasar dan dampaknya terhadap literasi sains serta Profil Pelajar Pancasila (P5). Menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) mengikuti pedoman PRISMA 2020, penelitian menganalisis 32 artikel empiris dari database Scopus, Web of Science, Google Scholar, ERIC, dan Dimensions dengan rentang publikasi 2015–2025. Analisis tematik menghasilkan lima tema utama: integrasi budaya lokal, pola implementasi pembelajaran IPA, penguatan literasi sains, hubungan dengan dimensi P5, serta tantangan dan peluang. Temuan menunjukkan bahwa Ethno-STEAM efektif meningkatkan literasi sains siswa sekolah dasar melalui konteks budaya lokal dengan effect size rata-rata 0,75, sekaligus memperkuat dimensi P5 terutama bernalar kritis (peningkatan 38,5%), kreativitas (36,2%), dan gotong royong (32,8%). Tantangan utama implementasi meliputi keterbatasan kompetensi guru (85% studi), keterbatasan sumber daya (78% studi), dan kurangnya materi ajar terstruktur (75% studi). Hasil penelitian memberikan rekomendasi praktis untuk implementasi Ethno-STEAM dalam Kurikulum Merdeka melalui tiga komponen kunci: capacity building guru, pengembangan sumber daya kolaboratif, dan dukungan kebijakan adaptif.   
PEMANFAATAN TEKNOLOGI DIGITAL DALAM PEMBELAJARAN SAINS BERBASIS ISLAM DI PENDIDIKAN DASAR: SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW DAN ANALISIS TREN PENELITIAN Romi Kurniawan; Raudhatul Jannah; Hendrizal
Ibriez : Jurnal Kependidikan Dasar Islam Berbasis Sains Vol 10 No 2 (2025)
Publisher : Universitas Islam Negeri Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/ibriez.v10i2.812

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pemanfaatan teknologi digital dalam pembelajaran sains berbasis Islam di pendidikan dasar melalui systematic literature review. Pemilihan topik ini penting mengingat pesatnya perkembangan teknologi pendidikan yang perlu diintegrasikan dengan nilai-nilai Islam dalam pembelajaran sains di sekolah dasar dan madrasah ibtidaiyah. Metode yang digunakan mengacu pada protokol PRISMA dengan analisis 45 artikel jurnal nasional dan internasional periode 2018-2024. Hasil menunjukkan dominasi penelitian tentang penggunaan aplikasi mobile learning dan platform digital dalam integrasi konsep sains dengan nilai Al-Qur'an dan Hadits. Tren penelitian mengalami peningkatan signifikan pada tahun 2022-2024 dengan fokus pada artificial intelligence dan augmented reality. Efektivitas teknologi digital terbukti meningkatkan pemahaman konsep sains sekaligus penguatan karakter Islami peserta didik. Temuan ini memberikan rekomendasi strategis bagi guru, sekolah, dan kebijakan pendidikan dalam mengoptimalkan teknologi digital untuk pembelajaran sains berbasis Islam yang berkualitas.
PENDIDIKAN KARAKTER DALAM MENINGKATKAN PERILAKU PESERTA DIDIK KELAS V DI SDN 05 KEPALA HILALANG PADANG PARIAMAN Hendrizal; Mahesa Putri Kencana; Silvia Oktari; Afdhalul Rafi; Urwatil Wustqa; Romi Kurniawan
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 01 (2026): Volume 11 No. 01 Maret 2026 Published
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i01.41186

Abstract

This research examines character education efforts to improve behavior of fifth-grade students at SDN 05 Kepala Hilalang Padang Pariaman. Using qualitative descriptive methods, data was collected through interviews, observation, and documentation involving teachers and students. Initial observations revealed serious behavioral problems including school fights, truancy, smoking, bullying, drug use, and extortion among students—behaviors contradicting religious norms and Indonesian law. Findings indicate character education effectively develops positive attitudes like mutual respect and empathy, creating individuals prepared to contribute to peaceful social environments. However, implementation faces challenges including insufficient parental guidance and unsupportive residential environments. These obstacles can be overcome through collaboration between schools, parents, and community awareness. The research demonstrates character education's effectiveness when implemented consistently and comprehensively, requiring systematic planning, execution, and evaluation to build strong student character and improve behavior.