Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pemberdayaan Masyarakat melalui Pengembangan UMKM Hasil Kerajinan Tangan dari Tanaman Eceng Gondok Rahmatiah Rahmatiah; Dondick Wicaksono Wiroto; Halid Lemba; Hapsawati Taan
Jurnal Sibermas (Sinergi Pemberdayaan Masyarakat) Vol 12, No 1 (2023): Jurnal Sibermas (Sinergi Bersama Masyarakat)
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/sibermas.v12i2.17278

Abstract

Tanaman Eceng Gondok, selain memiliki dampak negatif, juga memiliki dampak positif. Salah satu dampak positifnya dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku dalam pembuatan kerajinan tangan dengan berbagai bentuk. Pelatihan yang dilaksanakan oleh mahasiswa yang memprogramkan MBKM-Proyek Desa yang   dilaksanakan di Kelurahan Dembe 1, diharapkan dapat berkontribusi dalam membangun desa terutama pada pencapaian tujuan yakni: 1) Membantu masyarakat memanfaatkan eceng gondok agar memiliki nilai positif ; 2) Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan terkait pemanfaatan eceng gondok:  dan 3) Menumbuhkan  minat masyarakat dan tenaga kreatifitas dalam mereproduksi eceng gondok.Berdasarkan hasil pelaksanaan Pelatihan Kerajinan eceng Gondok, tim pelaksana menghadapi hambatan-hambatan sebagai berikut: 1) kurangnnya  disiplin waktu dari peserta. 2) Kurangnnya peserta yang hadir mengikuti  pelatihan; 3) kurangnnya minat masyarakat untuk menekuni usaha yang bergerak dalam pemanfaatan eceng gondok. Produk yang dibuat dalam pelatihan ini berupa hiasan dinding berbahan dasar eceng gondok dengan teknik lukis menggunakan cet aklirik.
Kategorisasi Media Siber Hulondalo.Id dalam Framing Pemberitaan Kekerasan Dalam Rumah Tangga Di Gorontalo Noval Sufriyanto Talani; Rahmatiah Rahmatiah; Ferdinand Kerebungu; Dondick Wicaksono Wiroto
Communicatus: Jurnal Ilmu komunikasi Vol. 7 No. 1. June (2023): Communicatus: Jurnal Ilmu Komunikasi
Publisher : Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Gunung Djati Bandung Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/cjik.v7i1.19946

Abstract

As an event that grabs the public's attention, domestic violence (KDRT) is still making headlines in various mass media lines, including cyber media. This study aims to identify cases of domestic violence reported by the cyber media Hulondalo.Id and describe the categorization patterns made by the media to frame domestic violence events in Gorontalo. The method used in this study is a qualitative method with a framing analysis tool from Murray Edelman. The results showed that the cases of domestic violence published by the cyber media Hulondalo.Id were quite diverse. In the news, certain categorizations are formed for perpetrators and victims of domestic violence. This form of categorization becomes a pattern of media framing of cases of domestic violence that occurred in Gorontalo. The pattern made by Hulondalo.Id places the perpetrators as coercive, drunken, sadistic, barbaric, and persecuting figures. Meanwhile, the victim is positioned as a helpless figure, a patient young wife, and a poor woman. Ideologically the media position themselves as siding with the victim. But the textual facts prove that the Hulondalo.Id cyber media tends to exploit the identity of the victim rather than the identity of the perpetrators of domestic violence.