Alfitri Alfitri
Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Strategi Penghimpunan Dana Bantuan Sosial Yayasan Damai Aqsha Samarinda Pada Masa Sebelum dan Saat Pandemi Syahrul Ramadhan; Alfitri Alfitri; Nur Rahmatullah
Borneo Islamic Finance and Economics Journal BIFEJ VOL. 2, NO.2, Desember 2022
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (375.756 KB) | DOI: 10.21093/bifej.v2i2.4845

Abstract

The condition of the Aqsa Damai Foundation, whose purpose is to contribute to outside Indonesia, is still able to exist despite the Covid-19 pandemic. The study aims to understand the strategy of the Aqha Samarinda Damai Foundation in conessllecting social assistance funds before and during the pandemic, as well as knowing the influencing factors in implementing strategies for collecting social assistance funds during the pandemic.In this study, the research used qualitative research method using descriptive research. This is because the data collected is in the form of words, pictures and not numbers. Data collection techniques using observation, interviews and documentation. And the data analysis techniques used are data reduction, data presentation and conclusion drawing.The results of this study indicate that the strategy for collecting social assistance funds is in the form of Direct fundraising and Indirect fundraising. The Direct Fundraising methods implemented include Daulah Sheikh/Sheikho, Cheerful Fairy Tales, Charity Concerts, Watch Together, Boar Tunas Collection, Commitment Cards, Establishment of Outlets, work partners, and account transfers, while the Indirect Fundraising method is through WhatsApp, Instagram , facebook, tiktok and twitter. Supporting factors for the implementation of the various prepared strategies are Indonesia's attitude of always helping Palestine, achieving feedback from the activities carried out, quality services and appreciation for donors, educated people, professional human resources, quality amil quality, strategic location of institutions and innovation. from the institution. Meanwhile, the inhibiting factors that affect the fundraising strategy are the COVID-19 pandemic, the difficulty of obtaining activity permits and innovations that must always be prepared. Keywords: Strategy, Collection, Social Assistance Fund, Pandemi.
Efektifitas Penerapan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011 Tentang Pengelolaan Zakat: (Studi Pengumpulan dan Penyaluran Zakat Fitrah pada UPZ Masjid Jabal Nur Kelurahan Dadi Mulya Kota Samarinda) Fitri Wulandari; Alfitri Alfitri; Aulia Rachman
QONUN: Jurnal Hukum Islam dan Perundang-undangan Vol. 8 No. 1 (2024)
Publisher : FASYA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21093/qj.v8i1.8363

Abstract

Dalam mengelola zakat diperlukan strategi yang baik. Pengelolaan zakat yang kurang terukur dan tanpa mekanisme yang baik tentu akan berpengaruh pada potensi zakat yang harusnya bisa lebih maksimal. Sebagai salah satu Unit Pengumpul Zakat, masjid ini memiliki potensi zakat yang cukup besar. Tapi saat ini realisasi pengumpulan zakat masih belum optimal. Maka diperlukan strategi pengelolaan zakat yang baik dengan mengutamakan asas dan tujuan zakat seperti yang sudah tertera pada Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengelolaan zakat di masjid Jabal Nur, dan efektivitas pengelolaan tersebut sesuai dengan peraturan yang berlaku. Jenis penelitian yang digunakan adalah yuridis empiris dengan analisis kualitatif. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa efektivitas mekanisme pengelolaan zakat oleh Unit Pengumpul Zakat masjid Jabal Nur Kelurahan Dadi Mulya Kota Samarinda berdasarkan teori hukum Lawrence M Friedman, dikatakan belum sepenuhnya efektif. Hal ini dilihat dari struktur hukum, dan substansi hukum yang dinilai sudah efektif berjalan, sementara dalam budaya hukumnya belum efektif. Selama ini pengelolaan zakat di masjid Jabal Nur masih dilakukan secara mandiri, di mana seharusnya dana zakat diserahkan kepada BAZNAS sesuai dengan peraturan yang berlaku.