Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

The Influence of Integrated Emergency Response System (SPGDT) Health Education on Pre-Health Services on Residents' Knowledge of Maternal Emergencies in the Work Area of the Plaju Health Center Mar’atun Ulaa; Khusnul Tisa Azmi
Jurnal Inspirasi Kesehatan Vol. 1 No. 2 (2023): Spesial Edisi Khusus (Proceeding)
Publisher : Fakultas Kesehatan IKesT Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52523/jika.v1i2.55

Abstract

Background: The Integrated Emergency Management System (SPGDT) is an emergency patient management system consisting of pre-hospital service elements, in-hospital and inter-hospital services. Quick response services to reduce the number of victims and avoid disability, by involving the community, competent health workers (nurses and medical personnel), emergency ambulance services and communication systems. Objective : To determine the effect of SPGDT health education on pre-health services on residents' knowledge of maternal emergencies. Methods : This research was a Quasi Experiment with a nonequivalent pretest-posttest non-control group design which was carried out in July 2023 in the working area of ​​​​the Plaju Palembang Health Center and a sample of 28 people were given health education about SPGDT in pre-health services to residents' knowledge about maternal emergencies. The media used was a booklet compiled by the researcher himself. Data analysis used the Wilcoxon test. Results: Health education statistics on prevention of pregnancy emergencies; Unsafe Abortion in Adolescents is effective in increasing respondents' knowledge with a value of 0.000. Conclusion : statistically health education is effective in increasing respondents' knowledge about SPGDT in Pre-Health Services Against Residents' Knowledge of Maternal Emergencies in the Work Area of ​​​​Plaju Palembang Health Center with a P value of 0.000. Suggestion : Suggestions for further research, namely that further research can be carried out discussing the effectiveness of health education to prevent pregnancy emergencies in pre-health services using other media.
PENCEGAHAN PELECEHAN SEKSUAL PADA ANAK DENGAN PENINGKATAN PENGETAHUAN PENTINGNYA MENJAGA ORGAN REPRODUKSI DI SANGGAR BELAJAR MALAYSIA Yuniza; Mar’atun Ulaa; Marwan Riki Ginanjar; Sri Tirtayanti; Erika Sherly Damayanti
DedikasiMU : Journal of Community Service Vol. 7 No. 2 (2025): DedikasiMU Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/dedikasimu.v7i2.9913

Abstract

Pelecehan seksual terhadap anak adalah suatu bentuk tindakan yang dilakukan orang orang dewasa atau yang lebih tua, yang menggunakan anak untuk memuaskan kebutuhan seksualnya. Pelecehan seksual pada anak dapat terjadi dimana saja, pelakunya juga bisa dari teman, orangtua, saudara, tetangga maupun guru. Seringkali anak - anak tidak mengetahui bahwa tindakan tersebut termasuk kedalam pelecehan seksual ataupun tidak. Tingginya angka kejadian pelecehan seksual pada anak dapat menimbulkan dampak yang serius seperti mengalami masalah psikologis (depresi), gangguan tidur, penyakit menular, dan kehamilan tidak direncanakan. Edukasi seksual pada anak dapat dilakukan dengan melalui metode buku cerita bergambar. Penyuluhan ini bertujuan untuk mencegah pelecehan seksual pada anak dengan memberikan pemahaman kepada anak - anak tentang bagian - bagian tubuh yang perlu dijaga. Pelaksanaan kegiatan dilakukan dengan membagikan kuisioner pretest untuk mengetahui kemampuan awal remaja lalu dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh fasilitator. Setelah penyuluhan, dibagikan kembali kuisioner untuk mengevaluasi pengetauan anak setelah penyuluhan. Hasil penyuluhan menunjukkan adanya perubahan pengetahuan sebelum dilakukan edukasi dan setelah dilakukan edukasi.