Sri Haryanto
Universitas Sains Al-Qur’an

Published : 6 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Implementasi Metode Mind Mapping Paragraf Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Akidah Akhlak Vioni Wijayanti; Sri Haryanto; Firdaus Firdaus
Al-Mau'izhoh Vol 5, No 1 (2023): Edisi Juni 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam, Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/am.v5i1.4854

Abstract

In the Aqidah Akhlak subject, it prohibits beliefs, behavior, attitudes, and faith in Allah SWT. The aim of the research is to find out how the learning outcomes of class VIII A in the Aqidah Akhlak subject are through the application of the Paragraph Mind Mapping method.This study uses a type of quantitative research research. Research activities were carried out from November to December 2022. The sampling technique used in this study was purposive sampling. From this population, one class was taken, namely class VIII A with 32 students. The variable in the research used by the author is the use of the Paragraph Mind Mapping method. Collecting data using this test method the author gives tests in the form of individual post-tests or pre-tests prepared with the learning material that has been studied.The results showed that learning using the Mind Mapping method went well and received a positive response from students. The results of hypothesis testing obtained 5.32. Then it is compared with dk = +-2 = 16+16-2 = 30. With dk 30 and an error level of 5% then = 1.46. In this case the provisions apply if it is smaller than then accepted. It turns out that what you get is bigger (5.32>1.46 and 5.32>1.50). Because it was rejected and accepted.The suggestions in this study are that students are expected to be more active in learning both at school and at home, so that their learning is optimal. Students should be able to further improve discipline during the teaching and learning process takes place.So it can be concluded that the Paragraph Mind Mapping method can improve student learning outcomes in the Akidah Akhlak subject.
Integration Of The Dieng Culture Festival "DCF" In Early Childhood Character Education In Dieng Kulon, Banjarnegara Nur Syah Azzahra; Darul Muntaha; Sri Haryanto
Jurnal E-MAS (Edukasi dan Pembelajaran Anak Usia Dini) Vol. 2 No. 2 (2026)
Publisher : FKIP UNSULTRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64690/e-mas.v2i2.789

Abstract

This study aims to analyze the integration of Dieng Culture Festival (DCF) values in Early Childhood Education (ECE) and its contribution to children’s character development in Dieng Kulon Village, Banjarnegara. The research employed a qualitative descriptive approach. Data were collected through observation, in-depth interviews, and documentation involving ECE teachers, community leaders, and parents. Data were analyzed using the interactive model of Miles, Huberman, and Saldaña, including data condensation, data display, and conclusion drawing. The findings indicate that DCF embodies strong cultural values such as religiosity, cooperation, care, tolerance, and respect for local traditions, which are manifested in rituals, cultural parades, and artistic performances. These values are integrated into ECE learning through contextual, participatory, and play-based approaches, enabling children to learn through direct and meaningful experiences. Learning activities include cultural simulations, movement-based art activities, and exploration using loose parts derived from natural materials such as stones, leaves, and other environmental objects. The results show that DCF-based learning positively influences children’s cognitive, social, emotional, and motor development. Children demonstrate stronger cultural identity, improved social interaction, increased empathy, tolerance toward diversity, as well as enhanced creativity and self-confidence through active participation in learning activities. The study concludes that integrating local cultural values such as DCF into ECE is an effective and contextual strategy for holistic character development and meaningful early learning experiences. The study contributes to the development of culturally responsive ECE pedagogy by positioning local cultural heritage as a contextual learning resource for early childhood character education.
STRATEGI PEMBINAAN MENTAL PADA ANAK YATIM DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER RELIGIUS  DI LKSA BALAI YATIM HJ MARYAM KALIBEBER WONOSOBO Marfuah; Sri Haryanto; Darul Muntaha
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 5 (2026): Juni
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v3i5.7693

Abstract

Strategi pembinaan mental pada anak yatim dalam pembentukan karakter religius merupakan upaya untuk membimbing dan membiasakan anak agar memiliki sikap dan perilaku yang sesuai dengan ajaran agama. Pembinaan ini dilakukan melalui berbagai kegiatan keagamaan seperti sholat berjamaah, mengaji, puasa sunnah, pemberian nasihat, rutinan malam Jumat, dan ziarah makam. Melalui kegiatan tersebut, anak diharapkan dapat memiliki karakter religius seperti disiplin, jujur, sabar, sopan santun, serta peduli terhadap sesama. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi pembinaan mental pada anak yatim dalam pembentukan karakter religius di LKSA Balai Yatim HJ. Maryam, mengetahui dampak dari pembinaan mental tersebut, serta mengetahui faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data diperoleh dari sumber primer dan sekunder seperti buku, jurnal, situs internet, dan skripsi terdahulu. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembinaan mental memberikan dampak positif bagi anak yatim, seperti menjadi lebih disiplin, sabar, peduli, dan mampu menerima nasihat dari pengasuh. Faktor pendukungnya yaitu perhatian dan kasih sayang pengasuh, sedangkan faktor penghambatnya adalah kurangnya tenaga pendidik.
Metode dan Strategi Guru PAI terhadap Pembentukan Karakter Religius di MI Ma’arif KlesmanMetode dan Strategi Guru PAI terhadap Pembentukan Karakter Religius di MI Ma’arif Klesman Gilang Anis Salsabila; Sri Haryanto; Darul Muntaha
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 3 No. 4 (2026): Juli
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v3i4.7675

Abstract

Pembentukan karakter religius pada siswa madrasah ibtidaiyah perlu dilakukan melalui cara yang dekat dengan kehidupan anak. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan metode guru PAI dalam membentuk karakter religius siswa, strategi penanaman nilai religius, serta faktor pendukung dan penghambatnya di MI Ma’arif Klesman. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan jenis penelitian lapangan. Data diperoleh melalui observasi, wawancara semi terstruktur, dan dokumentasi terhadap kepala madrasah, dua guru PAI, siswa kelas V, dan wali murid. Data dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data diuji melalui triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru PAI menggunakan metode ceramah, tanya jawab, motivasi, keteladanan, pembiasaan, dan praktik ibadah. Metode pembiasaan menjadi cara yang paling kuat karena hadir dalam kegiatan salat duha, salat berjamaah, membaca Al-Qur’an, hafalan surat pendek, doa harian, dan budaya sopan santun. Strategi guru dilakukan melalui pembiasaan harian, keteladanan, pengawasan perilaku, motivasi, evaluasi kebiasaan, dan kerja sama dengan orang tua. Faktor pendukungnya ialah program madrasah, lingkungan religius, peran guru, dan dukungan keluarga. Hambatannya meliputi karakter anak yang masih senang bermain, waktu guru yang terbatas, pemakaian HP, serta pengaruh pergaulan.
Implementasi Nilai-Nilai Dasa Darma Pramuka dalam Membentuk Karakter Disiplin dan Tanggung Jawab Siswa MTs N 2 Wonosobo Donita Bela Salsabila; Sri Haryanto; Darul Muntaha
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 3 No. 4 (2026): Juli
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v3i4.7723

Abstract

Penelitian ini membahas implementasi nilai-nilai Dasa Darma Pramuka dalam membentuk karakter disiplin dan tanggung jawab siswa MTs N 2 Wonosobo. Latar penelitian berangkat dari kebutuhan madrasah untuk memperkuat pendidikan karakter melalui kegiatan ekstrakurikuler yang dekat dengan pengalaman siswa. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan jenis penelitian lapangan. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman siswa terhadap Dasa Darma tidak berhenti pada hafalan, tetapi diarahkan menjadi kebiasaan melalui latihan rutin, sistem beregu, Peraturan Baris-Berbaris, upacara, tugas regu, dan kegiatan sosial. Nilai disiplin tampak dalam ketepatan waktu, kepatuhan terhadap aturan, penggunaan atribut, dan kesiapan mengikuti kegiatan. Nilai tanggung jawab terlihat melalui penyelesaian tugas, amanah dalam regu, keberanian mengakui kesalahan, dan keterlibatan aktif dalam kegiatan madrasah. Dampaknya, siswa yang aktif mengikuti pramuka menunjukkan perilaku lebih tertib, mandiri, mudah diarahkan, dan memiliki rasa tanggung jawab yang lebih kuat. Penelitian ini menegaskan bahwa pramuka dapat menjadi ruang pendidikan karakter yang efektif apabila dijalankan secara rutin, terarah, dan didukung oleh warga madrasah.
Kolaborasi Guru PAI dan Pendidik Eksternal dalam Optimalisasi Kegiatan Ketakhassusan Windiyati Rahayu; Sri Haryanto; Darul Muntaha
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 3 No. 4 (2026): Juli
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v3i4.7766

Abstract

Penelitian ini mengkaji kolaborasi guru Pendidikan Agama Islam dan tenaga pendidik eksternal dalam mengoptimalkan kegiatan ketakhassusan di MTs Ma’arif Gondang. Kajian ini berangkat dari kebutuhan madrasah untuk memperkuat program keagamaan melalui sinergi sumber daya internal dan eksternal. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan jenis penelitian lapangan. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kolaborasi dibangun melalui sinkronisasi kurikulum, pembagian tugas, koordinasi pelaksanaan, dan pemantauan kegiatan ketakhassusan. Guru PAI berperan sebagai pengarah nilai, koordinator administrasi, dan pengawas kedisiplinan siswa, sedangkan tenaga pendidik eksternal berperan sebagai mentor spesialis dalam penguatan baca tulis Al-Qur’an, hafalan, praktik ibadah, dan pembiasaan akhlak. Faktor pendukung kolaborasi mencakup komitmen madrasah, dukungan yayasan, suasana religius, dan kesediaan pendidik untuk berkoordinasi. Hambatan yang muncul meliputi keterbatasan waktu, perbedaan gaya pembinaan, evaluasi yang belum sepenuhnya terpadu, serta pengaruh penggunaan gawai. Kolaborasi yang terarah membuat kegiatan ketakhassusan lebih hidup dan berdampak pada pembentukan karakter religius siswa.