Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis HACCP pada Proses Pembuata Snack Pasien Kue Marmer Niken Pratiwi; Yasir Farhat; Mahpola Mahpola
Pontianak Nutrition Journal (PNJ) Vol 6, No 2 (2023): September 2023
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30602/pnj.v6i2.1189

Abstract

Pembuatan kue marmer sebagai makanan selingan pasien kanker merupakan salah satu usaha untuk memenuhi kecukupan zat gizi dengan jenis diet ETPT dengan pengawasan mutu yang maksimal, sehingga kontaminasi dari bahan mentah hingga menjadi makanan dapat dikendalikan dan dapat memenuhi jaminan mutu berdasarkan HACCP. Kue marmer memiliki potensi bahaya biologi, fisik maupun kimia. Adapun analisis yang dilakukan meliputi observasi secara langsung dan wawancara kepada petugas pembuat kue marmer. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Penelitian dilaksanakan  di RS X Jakarta, pada bulan November 2022 dengan objek penelitian adalah analisis penerapan HACCP pada proses pembuatan snack kue marmer di RS X Jakarta. Hasil analisis HACCP diperoleh titik kritis dari mulai penerimaan hingga produk terbuat dapat dikendalikan. Pada telur dilakukan pencucian dengan chlorin 50 ppm selama 2-3 menit, pada tepung terigu, bubuk coklat, dan gula halus pada proses penyimpanan, serta proses penyimpanan pada mentega untuk menghindari potensi bahaya mikroba lipolitik. Pada pembutan marmer cake berpotensi terjadinya kontaminasi pada proses pengemasan setelah proses pengolan. Penggunaan APD dengan baik serta proses penyajian mempengaruhi potensi bahaya pada marmer cake.  Kegiatan ini menghasilkan temuan bahwa terdapat dua jenis potensi bahaya yang ditinjau dari segibiologi, fisik, dan kimia terhadap aspek produksi pada pembuatan kue marmer.
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Anemia pada Atlit Panah di Banjarbaru Niken Pratiwi; Erna Fauziah; Ruthmauli Hutagaol
Pontianak Nutrition Journal (PNJ) Vol 9, No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30602/pnj.v9i1.2255

Abstract

Olahraga merupakan aktifitas fisik yang dilakukan secara terencana untuk berbagai tujuan, antara laian meningkatkan stamina tubuh, kebugaran, rekreasi, Pendidikan, dan prestasi. Status Kesehatan yang berpengaruh terhadap kelelahan otot adalah adanya anemia. Anemia berdampak pada gangguan pertumbuhan fisik, penurunan kebugaran jasmani, serta performa tubuh pada atlit yang merupakan kunci utama dalam pencapaian prestasi olahraga. Anemia adalah keadaan menurunnya kadar hemoglobin, hematokrit, dan jumlah sel darah merah di bawah nilai normal. Hemoglobin adalah molekul pigmen protein yang mengandung besi yang dibawa dalam sel darah merah dan membawa hampir semua O2 dalam darah. Hasil penelitian menunjukkan tidak ada hubungan antara anemia dengan asupan makanan pada atlit panah ditunjukkan dengan hasil data p lebih besar dari 0,05. Serta data independent interview menunjukkan pemilihan makanan dan diet yang dilakukan tanpa konsultasi ahli gizi dan tidak ada dana untuk mencukupi asupan pada atlit panah. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi factor yang mempengaruhi anemia pada atlit panah.