Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

MINAT SISWA PUTERI TERHADAP MATA PELAJARAN PENJASORKES DI SD TANJUNG BERINGIN MUSI RAWAS UTARA Niku Saputra; Wawan Syafutra; Suparman
Silampari Jurnal Olahraga Vol 4 No 1 (2024): Silampari Journal Sport
Publisher : LP3MKIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55526/sjs.v4i1.638

Abstract

Tanjung iBeringin iElementary iSchool iin iMusi iRawas iUtara iis ione iof ithe ischools ithat iconduct iPhysical iEducation i(Penjasorkes) ilearning. iHowever, iin iits iimplementation, ithere iare istudents iwho iare iless ienthusiastic, iespecially ifemale istudents. iThis icondition iis iinfluenced iby ivarious ifactors, iincluding ithe ilack iof imotivation iamong ifemale istudents, ithe ieducational ibackground iof iPenjasorkes iteachers, ithe imodifications iin ithe iteaching iapproach, ithe iavailable ifacilities iand iinfrastructure, isupport ifrom ithe ischool iprincipal, ias iwell ias ithe icurriculum iand iteaching iplanning. iThis iresearch iis ia idescriptive istudy iaimed iat idepicting ithe imotivation iof ifemale istudents itowards iPenjasorkes ilearning iat iTanjung iBeringin iElementary iSchool iin iMusi iRawas iUtara. iThe iresearch iwas iconducted iin iJuly i2023 iwith ia ipopulation iof i27 istudents. iThe isample iwas itaken iusing ithe itotal isampling itechnique, iso ithe ientire ipopulation ibecame ithe iresearch isample. iThe idata icollection iinstrument iused iwas ia iquestionnaire ior isurvey iwith ithe iGuttman iscale. iData iwere ianalyzed iusing ifrequency idistribution iin ipercentage iform. iThe iresearch iresults ishowed ithat ithe istudents' iinterest ilevel ireached i80.74%, iindicating ithat ithe imotivation iof ifemale istudents itowards ithe imodification iof iPenjasorkes ilearning iat iTanjung iBeringin iElementary iSchool iin iMusi iRawas iUtara iis iin ithe igood icategory. iThe ilevel iof imodification iachievement iin iPenjasorkes ilearning ireached i78.63%, iwhich imeans ithe irole iof iPenjas iteachers iat iTanjung iBeringin iElementary iSchool iin iMusi iRawas iUtara iis iin ithe isufficient icategory. iMeanwhile, ithe iachievement ilevel iof ifacilities iand iinfrastructure ifor iPenjasorkes iat ithe ischool iis i65.61%.
SOSIALISASI OLAHRAGA PETANQUE DI SEKOLAH MA’ARIF NU TUGUMULYO Wawan Syafutra; Niku Saputra; Tamri; Adika Fatahilah
Bakti Nusantara Linggau: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): Bakti Nusantara Linggau
Publisher : LP3MKIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55526/bnl.v5i1.868

Abstract

Olahraga sudah menjadi gaya hidup dan trend untuk masyarakat sebagai pengerat pergaulan. Pembinaan dan pengembangan olahraga diharapkan mampu meningkatkan kualitas individu yang mengarah pada kesegaran jasmani, untuk membentuk karakter, sikap dan mental. Salah satu olahraga yang lagi trend adalah Olahraga petanque, Olahraga Petanque pertama kali masuk ke Indonesia tahun 2011 pada event SEA Games di Palembang. Olahraga ini membutuhkan ketangkasan melempar bola yang terbuat dari besi metal untuk mendekati bola target yang terbuat dari kayu. Namun khususnya di Kabupaten Musi Rawas tepatnya di Sekolah Ma’arif NU Tugumulyo pengenalan mengenai olahraga petanque masih terbatas sehingga diperlukan sosialisasi agar siswa-siswi semakin mengenal olahraga petanque serta mencari bibit – bibit unggul untuk di jadikan atlet mewakili Kabupaten Musi Rawas dalam ajang pertandingan Porvop dan PON. Oleh karena itu tujuan pengabdian masyarakat ini adalah memberikan sosialisasi dan mencari bibit unggul untuk di jadikan atlet. metode yang digunakan adalah pretest dan posttest. Sebelum mengikuti sosialisasi para peserta melakukan pretest berupa pengisian kuisioner mengenai olahraga petanque. Selanjutnya setelah mengikuti sosialisasi para peserta melakukan posttest berupa pengetahuan olahraga petanque. Hasil dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah pengetahuan, sejarah, dan peraturan olahraga petanque para siswa-siswi umumnya berada pada tingkat yang cukup tinggi setelah mengikuti sosialisasi olaharaga petanque selama dua hari. Setelah dilakukan sosialisasi selama dua hari untuk hari berikutnya dilaksanakan pertandingan mini antar siswa-siswi untuk mencari bibit unggul yang akan di jadikan atlet petanque Kabupaten Musi Rawas. Adapun saran penelitian bagi siswa-siswi adalah sosialisasi dan pencarian bibit unggul ini diharapkan menjadi bekal pengetahuan bagi peserta untuk mensosialisasikan olahraga petanque kepada masyarakat. Sedangkan bagi Pemerintah adalah hasil sosialisasi dan pecarian bibit unggul ini dapat dijadikan referensi bagi pemerintah untuk mendapatkan atlet yang berpotensi menyumbang juara untuk Kabupaten Musi Rawas.
Sosialisasi dan Pelatihan Permainan Woodball Pada Guru Olahraga Serta Siswa di Kecamatan Rupit Kabupaten Musi Rawas Utara Suparman; Niku Saputra
Bakti Nusantara Linggau: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2024): Bakti Nusantara Linggau
Publisher : LP3MKIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55526/bnl.v4i2.776

Abstract

Pembelajaran seorang guru harus mampu menerapkan berbagai model pembelajaran dalam melaksanakan pembelajaranya baik di dalam kelas maupun di lapangan, dengan menciptakan pembelajaran yang menarik bagi siswa, akan berdampak positif bagi pertumbuhan dan perkembangan. Salah satu aspek permainan dan olahraga yang penting dalam pertumbuhan anak adalah woodball. Woodball adalah olahraga yang di lakukan di luar ruangan dan menyerupai permainan golf, olahraga Woodball sendiri dimainkan dengan tongkat kayu dan bola kayu serta dimasukan ke gawang. Woodball tergolong olahraga yang bisa di katakana baru serta belum familiar di sekolah, belum banyak yang tahu mengenai olahraga woodball. Maka sosialisasi dan petandingan woodball sangat di butuhkan guru dan siswa agar guru dan siswa dapat pengetahuan dasar dalam olahraga woodball serta kompetisi yang dilaksanakan dapat mengembangkan aktivitas fisik. Dengan adanya pelaksanaan sosialisasi dan kegiatan mini kompetisi woodball ini di harapkan banyak guru dan siswa dapat mengenal atau mengetahui olahraga woodball.