Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PELATIHAN PERHITUNGAN HARGA POKOK PRODUKSI PAVING BLOCK BERBAHAN LIMBAH PLASTIK NON EKONOMIS PADA BANK SAMPAH INDUK KABUPATEN KARAWANG Fransisca Debora; Eka Oktariyanto Nugroho; Fatma Nurkhaerani; Amalia Rizka Sugiarto; Rani Gayatri Kusumawardhani; Nadia Fasa
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 5 (2023): martabe : jurnal pengabdian kepada masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v%vi%i.%p

Abstract

Pelaksanaan pengabdian masyarakat ini dilakukan bekerjasama dengan Bank Sampah Induk Kabupaten Karawang. Permasalahan sampah yang menumpuk dan tidak tertampung pada TPA Jalupang membuat perlunya dikembangkan inovasi pemanfaatan ulang sampah menjadi sesuatu yang lebih bermanfaat. Pihak dosen Fakultas Teknik, Universitas Singaperbangsa Karawang dan Institut Teknologi Bandung. Pemanfaatan tersebut dilakukan dengan mengolah sampah plastic non ekonomis untuk dimanfaatkan menjadi bahan campuran pembuatan paving block. Peningkatkan kompetensi dan pemberdayaan masyarakat ini telah mengolah minimal 100 gram sampah menjadi bahan campuran paving yang juga telah dilakukan penentuan harga pokok produksinya. Sosialisasi dan pelatihan yang diberikan dosen diberikan kepada BSI Karawang dalam menghitung biaya HPP Paving Block untuk setiap bentuk persegi, hexagonal, dan grassblock. Perhitungan bahan, peralatan, overhead dan profit ditentukan dalam menghitung HPP. Sehingga, melalui kegiatan sosialisasi dan pelatihan diberikan rekomendasi HPP Paving Block per satuan pada bentuk persegi sebesar Rp. 2.134,-. , bentuk hexagonal sebesar Rp. 6.870,- dan bentuk grassblock sebesar Rp. 29.284,-. Harga ini masih dapat bersaing dengan harga paving block pada umumnya dan juga didukung dengan keunggulan ramah lingkungan.
EDUKASI KESIAPSIAGAAN BANJIR ROB PADA MASYARAKAT DI PESISIR PANTAI UTARA KARAWANG Fatma Nurkhaerani; Indri Puwita Sary; Amalia Rizka Sugiarto; Ikhwanussafa Sadidan
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 12 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i12.4490-4494

Abstract

Banjir rob yang terjadi di Kecamatan Cibuaya dan Desa Cemarajaya tidak hanya disebabkan karena letak geografis yang berada di bawah permukaan laut, namun juga disebabkan oleh faktor lain seperti naiknya permukaan air laut akibat kondisi pasang surut yang disebabkan oleh gaya gravitasi total air pasang. bulan dan juga akibat angin kencang yang mengakibatkan tinggi gelombang laut menerjang wilayah pesisir. Permukiman masyarakat di pesisir utara Karawang merupakan kawasan rentan dalam hal perumahan. Untuk meminimalisir dampak negatif bencana banjir, diberikan edukasi pencegahan banjir. Pelatihan kesiapsiagaan banjir rob ini dilakukan di SMPN Satu Atap 2 Cibuaya. Peserta dalam kegiatan ini adalah siswa, guru dan aparat pemerintah desa Cemarajaya. Untuk mengukur pemahaman terhadap kesiapsiagaan banjir rob, dilakukan survei berupa pre-test dan post-test. Hasil survei menunjukkan tingkat pengetahuan peserta meningkat mencapai 24,81%, dari awal 51,16% menjadi 75,97%.
Perencanaan Ruang Terbuka Hijau Berupa Taman pada Kota Karawang di Tengah Perkembangan Industri Bayu Aji Wicaksono Suhada; Fikri Nur Rahman Syah; Amalia Rizka Sugiarto
Jurnal Ilmiah dan Kajian Akademik Vol 2 No 01 (2024): Agustus 2024
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengembangan industri di Kabupaten Karawang telah menghadirkan dampak yang signifikan terhadap lingkungan, terutama dalam hal perubahan tata guna lahan dan kualitas lingkungan hidup. Taman sebagai ruang terbuka hijau memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem perkotaan dan kualitas hidup warganya. Tujuan penelitian ini yaitu: 1.) Meningkatkan keserasian lingkungan perkotaan sebagai sarana pengaman lingkungan perkotaan yang nyaman, indah, segar, bersih dan aman, 2.) Menjaga ketersediaan lahan sebagai kawasan resapan air. Menurut Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 05 Tahun 2008 tentang Pedoman Penyediaan Ruang Terbuka Hijau, ruang terbuka hijau dibagi menjadi ruang terbuka publik dan ruang terbuka pribadi. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur untuk memahami dampak perkembangan industri terhadap lingkungan dan kualitas hidup manusia, serta analisis spasial untuk menentukan lokasi strategis pengembangan taman. Hasil analisis menunjukkan bahwa ketersediaan luas RTH publik di Kota Karawang hanya seluas 295.861 hektar, sedangkan ketersediaan RTH swasta sebesar 94.749.207 hektar. Total persentase RTH  di Kota Karawang adalah 0,169%  RTH publik dan 53,93%  RTH privat. Akibat minimnya ruang terbuka publik, Pemerintah Kabupaten Karawang tertantang untuk memberikan lebih banyak ruang publik kepada masyarakat. Contoh ruang publik yang dapat diterapkan adalah taman kota. Rencana perancangan taman hijau menggunakan metode kurva S, yaitu grafik yang digunakan dari awal hingga akhir suatu proyek berdasarkan serangkaian pengamat  proyek