Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Use Of Criminal Investigation Scientific Method In Crime Investigation (Case Study in South Sulawesi Police) Reza, Farah Syah
VRIJSPRAAK : International Journal of Law Vol 1 No 1 (2017): September 2017
Publisher : FDI (Forum Dosen Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Implementation of the use of methods scientific criminal investigation (SCIM) by the holder of the legal authority to take action to investigation in uncovering a criminal act and an attempt to find the culprit is a scientific approach to the implementation of the inquiry and investigation that can be used by police investigators in general and investigators in the ranks of the Police Sulawesi Police South in carrying out its functions and authority in the field of criminal investigation that occurred in their jurisdiction. This approach is a scientific approach to the functioning of the technology as an effort of finding evidence of transparent and accountable in the investigation of a crime. This method is seen as a solution or answer to the various modes of crimes using technological means.
Peningkatan Kesadaran Hukum terhadap Pencegahan Pelecehan Seksual di Kalangan Pelajar di MA DDI Padanglampe Hamzah, Yuli Adha; Mangarengi, Arianty Anggraeny; Reza, Farah Syah; Sapada, Andi Tenri
Jurnal Pengabdian Masyarakat (ABDIRA) Vol 5, No 1 (2025): Abdira, Januari
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdira.v5i1.415

Abstract

Community service activities carried out at Madrasah Aliyah DDI Padanglampe to increase legal awareness regarding the prevention of sexual harassment among students through the Need Assessment method, legal counseling, assistance and evaluation for Madrasah Aliyah DDI Padanglampe students. The purpose of this activity is for students to understand the impact and legal consequences of sexual harassment. For this reason, legal counseling and assistance activities were programmed for Madrasah Aliyah DDI Padanglampe students with the following results; students are able to understand the prevention of sexual harassment and its impact which can have long-lasting effects on victims and perpetrators.
Comparison of the Effectiveness of the Roles of Land Deed Officials and Sub-District Heads in Land Registration in East Luwu Regency Syamsuddin, Andi Setio Nugraha; Hamzah, Yuli Adha; Reza, Farah Syah
ADVANCED PRIVATE LEGAL INSIGHTS Vol. 1 No. 2 (2025): ADVANCES PRIVATE LEGAL INSIGHTS (APRIL)
Publisher : Faculty of Law, Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56087/t3vf0a71

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dua hal utama, pertama untuk mengetahui dan mempelajari perbedaan peran serta tanggung jawab antara PPAT dan Camat dalam hal pendaftaran tanah dan yang kedua untuk mengetahui dan menganalisis efektivitas peran dari Pejabat Pembuat Akta Tanah dan Camat dalam hal pendaftaran tanah di kabupaten Luwu Timur. Penelitian ini menggunakan metode penelitian empiris. Lokasi penelitian dilakukan di kantor PPAT  dan kantor kecamatan Malili di Kabupaten Luwu Timur. Data yang digunakan terdiri dari  data primer dan data sekunder yang diperoleh melaui teknik wawancara. Seluruh data yang terkumpul dianalisis secara kuantitatif dengan menggabungkan data primer dan data skunder dari wawancara sehingga dapat ditarik kesimpulan yang akurat mengenai hasil penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PPAT dan Camat memiliki peran berbeda namun saling melengkapi dalam pendaftaran tanah. PPAT berwenang penuh membuat akta otentik, sementara Camat diberikan kewenangan terbatas. Efektivitas keduanya berpengaruh terhadap kepastian hukum, sehingga peningkatan kapasitas dan fasilitas sangat diperlukan untuk mendukung kelancaran dan legalitas transaksi tanah. Rekomendasi Penelitian Untuk meningkatkan efektivitas PPAT dan Camat dalam menjamin kepastian hukum, diperlukan pelatihan rutin, penyediaan fasilitas teknologi, serta penegasan batas kewenangan Abstrak : Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dua hal utama, pertama untuk mengetahui dan mempelajari perbedaan peran serta tanggung jawab antara PPAT dan Camat dalam hal pendaftaran tanah dan yang kedua untuk mengetahui dan menganalisis efektivitas peran dari Pejabat Pembuat Akta Tanah dan Camat dalam hal pendaftaran tanah di kabupaten Luwu Timur. Penelitian ini menggunakan metode penelitian empiris. Lokasi penelitian dilakukan di kantor PPAT  dan kantor kecamatan Malili di Kabupaten Luwu Timur. Data yang digunakan terdiri dari  data primer dan data sekunder yang diperoleh melaui teknik wawancara. Seluruh data yang terkumpul dianalisis secara kuantitatif dengan menggabungkan data primer dan data skunder dari wawancara sehingga dapat ditarik kesimpulan yang akurat mengenai hasil penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PPAT dan Camat memiliki peran berbeda namun saling melengkapi dalam pendaftaran tanah. PPAT berwenang penuh membuat akta otentik, sementara Camat diberikan kewenangan terbatas. Efektivitas keduanya berpengaruh terhadap kepastian hukum, sehingga peningkatan kapasitas dan fasilitas sangat diperlukan untuk mendukung kelancaran dan legalitas transaksi tanah. Rekomendasi Penelitian Untuk meningkatkan efektivitas PPAT dan Camat dalam menjamin kepastian hukum, diperlukan pelatihan rutin, penyediaan fasilitas teknologi, serta penegasan batas kewenangan