p-Index From 2021 - 2026
0.444
P-Index
This Author published in this journals
All Journal STATIKA
Suryanti Suraja Pulungan
Universitas Graha Nusantara

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISA SIFAT TEKNIK MATERIAL TANAH LEMPUNG SEBAGAI MATERIAL KONSTRUKSI INTI/CORE PADA BENDUNGAN URUGAN TAILING MARTABE BERDASARKAN SNI Zubeyir Siregar; Suryanti Suraja Pulungan; Afniria Pakpahan
STATIKA Vol. 5 No. 2 (2022): STATIKA Volume 5 , Nomor 2 , SEPTEMBER 2022
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Graha Nusantara Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Standar Nasional Indonesia (SNI) adalah standar yang berlaku secara nasional di Indonesia. SNI memberikan uraian tentang prinsip-prinsip dan cara uji mutu konstruksi tubuh bendungan urugan tanah dan batu. Material yang digunakan untuk membangun bendungan urugan Martabe adalah tanah lempung yang diletakkan pada zona inti konstruksinya. Untuk menjamin agar bendungan dapat berfungsi dengan baik dan memiliki faktor keamanan yang cukup, maka diperlukan suatu pengawasan yang ketat dan kontinu pada saat penggunaan agar sesuai dengan spesifikasi teknis yang telah ditentukan. Adapun tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini, yaitu : untuk mengetahui sifat fisis dan mekanis tanah lempung serta jenis dan kalsifikasi tanah pada bendungan tailing Martabe berdasarkan Standar Nasional Indonesia (SNI). Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan diperoleh sifat fisis tanah lempung pada bendungan tailing Martabe berdasarkan Standar Nasional Indonesia, yaitu : nilai kadar air tanah sebesar 35.47 %, berat jenis sebesar 2.66 t/m3, batas cair sebesar 55.61 % dan nilai batas plastis sebesar 30.66 % dan Indeks plastis (IP) sebesar 24.95 % nilai Indeks Plastis > 17 dan termasuk plastisitas tinggi dengan jenis tanah lempung kohesi. Sedangkan sifat mekanis tanah dengan nilai kepadatan kering maksimum sebesar 1.34 t/m3 dengan kadar air optimum 34.70 % dan Nilai kepadatan kering lapangan sebesar 1.30 t/m3 dengan kadar air 36.69 %. Jenis dan klasifikasi tanah pada bendungan tailing Martabe yaitu material halus dengan klasifikasi lanau dan lempung non organik simbol kelompok MH.
ANALISA KUAT TEKAN BETON DENGAN MENGGUNAKAN LIMBAH KERAMIK DAN BATA MERAH: kuat tekan beton Daulay Muhammad Putra Ramadhan Daulay; Suryanti Suraja Pulungan; Fithriyah Patriotika
STATIKA Vol. 6 No. 2 (2023): Statika Vol 6 No 2 September 2023
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Graha Nusantara Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Limbah keramik maupun bata merupakan salah satu limbah yang dihasilkan dari perenofasian rumah tinggal maupun gedung di Kota gipsmu yang terbuang sia-sia. Untuk mengetahui besar nilai kuat tekan beton dan pengaruh menggunakan campuran limbah bata merah dan keramik dengan variasi 5% bata merah dan 5% keramik dibandingkan dengan beton normal pada umur 7, 14 dan 28 hari. Untuk mengetahui besar nilai kuat tekan beton dan pengaruh menggunakan campuran limbah bata merah dan keramik dengan variasi 5% bata merah dan 10% keramik dibandingkan dengan beton normal pada umur 7, 14 dan 28 hari.. Data data yang diperlukan dalam hasil penelitian dengan judul “Analisa Kuat Tekan Beton Dengan Menggunakan Campuran Limbah Keramik Dan Bata Merah” terbagi menjadi dua, yaitu: data primer dan data sekunder. Untuk sampel beton normal pada umur 7,14 dan 28 hari di dapat hasil nilai kuat tekan beton sebesar 10,12 N/mm², 13,24 N/mm² dan 17,98 N/mm². Untuk sampel beton variasi 5% bata merah dan 5% keramik pada umur 7,14 dan 28 hari di dapat nilai kuat tekan beton sebesar 9,98 N/mm², 13,02 N/mm² dan 16,91 N/mm². Untuk sampel beton variasi 5% bata merah dan 10% keramik pada umur 7,14 dan 28 hari di dapat nilai kuat tekan beton sebesar 9,34 N/mm², 12,6 N/mm² dan 15,99 N/mm². Pada Penelitian ini menunjukkan bahwa kuat tekan beton menurun dari penambah volume keramik, di karenakan permukaan keramik tidak bisa mengikat dengan sempurna. Paling tinggi 16,91 N/mm² dengan campuran 5% batu bata dan 5% keramik pada umur beton 28 hari, di mana besar kuat tekan sudah mendekati dengan beton normal rencana yaitu antara fc’ 18 MPa K225