p-Index From 2021 - 2026
1.817
P-Index
This Author published in this journals
All Journal STATIKA
Afniria Pakpahan
Universitas Graha Nusantara

Published : 11 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

STUDI KENYAMANAN PEJALAN KAKI TERHADAP PEMANFAATAN JALUR PEDESTRIAN prima; Ahmad Rafii; Afniria Pakpahan
STATIKA Vol. 5 No. 1 (2022): STATIKA Volume 5 , Nomor 1 , APRIL 2022
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Graha Nusantara Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jalur pedestrian yang di bangun di Jl. Sudirman saat ini kurang berfungsi efektif karna digunakan juga oleh pedagang kaki lima dan parkir kendaraan yang mungkin mengganggu pengguna jalur pedestrian yaitu pejalan kaki. Metode penelitian ini adalah deskriptif untuk menggambarkan kondisi terkini jalur pedestrian sebagaimana adanya. Pengumpulan data melalui observasi langsung dengan pengamatan, pengukuran, dokumentasi, dan pembagian kuesioner. Hasilobservasidiketahuifaktor–faktor yang mempengaruhi kenyaman pejalan kaki berjalan di jalur pedestrian antara lain yaitu sirkulasi, iklim mikro, kebisingan, aroma, bentuk, keamanan, kebersihan, keindahan dan fasilitas. Data ditabulasidandianalisisdiperolehrespondenberjumlah143 orang dengan menggunakan ukuran sampel size calculator pengolahan sampel di dapat dari website internet. Hasil analisis menunjukkan keamanan sosial memperoleh skor tertinggi dengan skor 70% yang tergolong kriteria nyaman, dan fasilitas jalur pedestrian yang terendah dengan skor 34% yang tergolong tidak nyaman dalam pemanfaatan jalur pedestrian Jalan Sudirman. Hasil penelitian diperoleh tingkat kenyamanan pejalan kaki terhadap pemanfaatan jalur pedestrian mengenai aspek kenyamanan menunjukkan skor 3830 atau 48,69 % dan dikategorikan tidak nyaman. Dimana disebagaian titik area jalur pedestrian masih banyak yang memanfaatkannya sebagai tempat parkir dan pedagang kaki lima yang menempati jalur pedestrian sehingga perlu dilakukan penataan ulang jalur pedestrian dari pedagang kaki lima dan parkir kendaraan.
ANALISA DAN PERENCANAAN RUANG PARKIR DI FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS GRAHA NUSANTARA PADANGSIDIMPUAN Ali Imron; Ahmad Rafii; Afniria Pakpahan
STATIKA Vol. 5 No. 1 (2022): STATIKA Volume 5 , Nomor 1 , APRIL 2022
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Graha Nusantara Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lahan parkir di Fakultas Teknik telah tersedia namun belum difungsikan secara optimal, masih ada beberapa mahasiswa dan dosen yang memarkir kendaraannya tidak pada tempatnya dan terkesan belum tertata dengan baik sehingga dari segi kenyamanan tempat parkir belum terpenuhi. Penelitian ini bertujuan untuk perencanaan ruang dan fasilitas parkir di Fakultas Teknik dandijadikansebagai usulan kepada Yayasan Dharma Bakti Pendidikan Indonesia agar lebih baik menata ruang atau area parkir di Fakultas Teknik. Untuk merencanakan lahan dan fasilitas parkir harus diketahui karakteristik parkir terlebih dahulu diperlukan data primer. Data primer diperoleh dengan pengamatan langsung dilapangan meliputi: Durasi parkir, voleme parkir, akumulasi parkir, indeks parkir dan pergantian parkir (turn over). Berdasarkan analisis ditemukan nilai akumulasi maksimal terjadi pada hari Senin, 07 desember 2020 sebesar 66, volume maksimal sebesar 125 sepeda motor, turn over maksimal sebesar 2,27 kendaraan/SRP sepeda motor dan indeks parkir maksimal sebesar 120 % sepeda motor. Hasil perhitungan yang di asumsi 65 % mahasiswa menggunakan kendaraan sepeda motor mendapatkan luas lahan yang dibutuhkan direncanakan sebesar 476 sedangkan untuk lahan parkir sepeda motor dosen sebesar 5 dan mobil sebesar 58 setelah dilakukan perhitungan hasil survei didapatkan jumlah lahan yang ada 534,90 dan lahan yang lebih sebesar 59,28 .
ANALISA SIFAT TEKNIK MATERIAL TANAH LEMPUNG SEBAGAI MATERIAL KONSTRUKSI INTI/CORE PADA BENDUNGAN URUGAN TAILING MARTABE BERDASARKAN SNI Zubeyir Siregar; Suryanti Suraja Pulungan; Afniria Pakpahan
STATIKA Vol. 5 No. 2 (2022): STATIKA Volume 5 , Nomor 2 , SEPTEMBER 2022
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Graha Nusantara Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Standar Nasional Indonesia (SNI) adalah standar yang berlaku secara nasional di Indonesia. SNI memberikan uraian tentang prinsip-prinsip dan cara uji mutu konstruksi tubuh bendungan urugan tanah dan batu. Material yang digunakan untuk membangun bendungan urugan Martabe adalah tanah lempung yang diletakkan pada zona inti konstruksinya. Untuk menjamin agar bendungan dapat berfungsi dengan baik dan memiliki faktor keamanan yang cukup, maka diperlukan suatu pengawasan yang ketat dan kontinu pada saat penggunaan agar sesuai dengan spesifikasi teknis yang telah ditentukan. Adapun tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini, yaitu : untuk mengetahui sifat fisis dan mekanis tanah lempung serta jenis dan kalsifikasi tanah pada bendungan tailing Martabe berdasarkan Standar Nasional Indonesia (SNI). Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan diperoleh sifat fisis tanah lempung pada bendungan tailing Martabe berdasarkan Standar Nasional Indonesia, yaitu : nilai kadar air tanah sebesar 35.47 %, berat jenis sebesar 2.66 t/m3, batas cair sebesar 55.61 % dan nilai batas plastis sebesar 30.66 % dan Indeks plastis (IP) sebesar 24.95 % nilai Indeks Plastis > 17 dan termasuk plastisitas tinggi dengan jenis tanah lempung kohesi. Sedangkan sifat mekanis tanah dengan nilai kepadatan kering maksimum sebesar 1.34 t/m3 dengan kadar air optimum 34.70 % dan Nilai kepadatan kering lapangan sebesar 1.30 t/m3 dengan kadar air 36.69 %. Jenis dan klasifikasi tanah pada bendungan tailing Martabe yaitu material halus dengan klasifikasi lanau dan lempung non organik simbol kelompok MH.
ANALISA KINERJA JALAN H. DAHLAN LUBIS KOTA PADANGSIDIMPUAN OKTAVIANUS MARTUA SIANIPAR; Ahmad Rafii; Afniria Pakpahan
STATIKA Vol. 5 No. 2 (2022): STATIKA Volume 5 , Nomor 2 , SEPTEMBER 2022
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Graha Nusantara Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kinerja jalan H.Dahlan Lubis kota Padangsidimpuan yang ditinjau dari volume arus lalu lintas, kapasitas dan derajat kejenuhannya, diteliti dengan tujuan untuk menganalisis perhitungan dan perencanaan dalam penelitian ini menggunakan metode MKJI 1997. Pengambilan data primer berupa angka geometrik jalan, volume lalu lintas, jumlah kendaraan, kapasitas dan derajat kejenuhan diperoleh langsung di lokasi penelitian. Dalam penelitian ini ingin dilihat bagaimana kinerja jalan pada ruas jalan H. Dahlan Lubis. Adapun metode yang digunakan untuk menganalisa kinerja ruas jalan adalah menggunakan Manual Kapasitas Jalan Indonesia khususnya untuk jalan perkotaan. Survey dilakukan selama 3 (tiga) hari yaitu hari Selasa, Kamis dan Sabtu. dari hasil-hasil survey selama tiga hari tersebut dan setelah dilakukan analisis maka diperoleh bahwa volume puncak sebesar 215 smp/jam dan kapasitas jalan sebesar 1.624,817 km/jam per jalur, dan nilai derajat kejenuhan nya adalah 0,13. Maka hal ini menunjukkan bahwa kapasitas jalan dan tingkat pelayanan berada pada kelas A. Kata kunci: kinerja jalan, volume lalu lintas, derajat kejenuhan
Analisis Fungsi Dan Kenyamanan Jalur Pedestrian (Studi Kasus: Jalan Raja Junjungan Lubis) Padangsidimpuan Zulfandi Ahmad Lubis; Ahmad Rafii; afniria pakpahan
STATIKA Vol. 5 No. 2 (2022): STATIKA Volume 5 , Nomor 2 , SEPTEMBER 2022
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Graha Nusantara Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jalan Raja Junjungan Lubis merupakan sebuah jalan di kota Padangsidimpuan yang ramai dilalui oleh warga kotaPadangsidimpuan, baik menggunakan kendaraan bermotor pribadi dan angkutan umumdanberupaakses menuju pusat pasar, komplek sekolah dan perkantoran. Pengumpulan data melalui pengamatan langsung di lokasi penelitian jalan Raja Junjungan Lubis kota Padangsidimpuan. Hasil analisis mengenai prioritas utama fungsi jalur pedestrian di jalan Raja Junjungan Lubis kota Padangsidimpuan tidak berfungsi sebagaimana fungsinya karena tidak sesuai dengan fungsi utama dari jalur pesdestrian itu khususnya pejalan kaki disebabkan sebagian besar jalur pedestrian itu masih digunakan sebagai aktivitas pedagang kaki lima, lahan parkir dan kurangnya fasilitas pendukung pedestrian sehingga pedestrian di jalan Raja Junjungan Lubis masih belum layak sebagai mana fungsinya. Dari jumlah 109 responden yang telah diteliti dapat ditarik kesimpulan berdasarkan kenyamanan rata-rata bahwa persepsi pengguna jalur pedestrian terutama pejalan kaki pada umumnya merasa nyaman (N) dalam pemanfataan jalur pedestrian di jalan Raja Junjungan Lubis kota Padangsidimpuan yang di tinjau dari aspek keamanan tingkat kejahatan yaitu 73,76%. Para pejalan kaki merasa cukup nyaman (CN) dalam pemanfataan jalur pedestrian di jalan Raja Junjungan Lubis kota Padangsidimpuan di tinjau dari aspek bentuk dan kualitas 60,18%, keamanan fisik pedestrian 53,57%, kebersihan jalur pedestrian 57,79%, keindahan bahan dan bentuk jalur pedestrian 54,67%. Aspek penyebab tidak nyamanan (TN) menurut persepsi pengguna jalur yaitu kondisi jalur pedestrian adalah pemanfaatan ruang pejalan kaki menjadi aktifitas pedagang kaki lima 44%, iklim mikro (terik matahari) 49,17%, curah hujan 51%, kebisingan kendaraan 47,15%, aroma 50,64% dan kelengkapan fasilitas pendukung 40,18%.
ANALISA PERKERASAN LENTUR JALAN SIUHOM II KEC ANGKOLA BARAT KAB TAPANULI SELATAN Sarip Siregar; SAHRUL HARAHAP; AFNIRIA PAKPAHAN
STATIKA Vol. 6 No. 1 (2023): Statika Vol 6 No 1 April 2023
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Graha Nusantara Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dari penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar pengaruh pelebaran ruas jalan desa Siuhom terhadap kinerja jalan serta mengetahui perbandingan tebal perkerasan yang ada dilapangan dengan tebal perkerasan yang di analisa. Kinerja jalan dihitung berdasarkan Manual Kapasitas Jalan Indonesia, sedangkan tebal perkerasan menggunakan metode Analisa Komponen.Dalam penelitian ini data yang diambil yaitu data primer dan data sekunder. Data primer yaitu data lendutan Benkelman Beam. Data sekunder terdiri dari data Volume Lalu Lintas dan data International Roughness Index (IRI) jalan. Analisis data dimulai dengan menghitung Cumulative Equivalent Single Axle Load (CESAL) berdasarkan Bina Marga 2013, kemudian menghitung lendutan balik dari hasil pengujian dengan alat Benkelman Beam (BB) menggunakan metode Pd T05-2005-B, serta menentukan Indeks Permukaan berdasarkan nilai IRI dengan menggunakan grafik hubungan Indeks Permukaan (Ip).Dari hasil analisa data diperoleh kesimpulan, yaitu dimana untuk kapasitas jalan dengan kondisi awal sebesar 918,99 setelah dianalisa sebesar 1458,09 sehingga terjadi peningkatan sebesar 1,59 % . Tebal lapisan perkerasan lentur untuk umur rencana 20 tahun dilapangan , tebal permukaan 10,00 cm, pondasi atas 20,00 cm dan pondasi bawah 25,00 cm. Sedangkan perencanaan tebal lapisan perkerasan lentur yang dianalisa tebal permukaan 12,00 cm, pondasi atas 20,00 cm dan pondasi bawah 25,00 cm. Pelebaran ruas jalan sangat berpengaruh terhadap kinerja jalan. Dengan adanya pelebaran ini semoga dapat memacu perkembangan tempat wisata, sekolah, perkantoran terutama perekonomian masyarakat
Analisa Kinerja Ruas Jalan Abdul Haris Nasution Kota Padang Sidempuan (Studi Kasus) Edy Syahputra Hamonangan Harahap; Ahmad Rafii; Afniria Pakpahan
STATIKA Vol. 6 No. 1 (2023): Statika Vol 6 No 1 April 2023
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Graha Nusantara Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membahas dan mencari penyebab keterlambatan waktu tempuh di ruas jalan lintas Jend. Besar A. Nasution dan mencari solusinya. Jenis kenderaan yang paling banyak melewati jalan ini adalah sepeda motor dengan jumlah 1122 dalam waktu 3 hari. Waktu terjadinya kemacetan di ruasjalan Jend. Besar A Haris Nasution adalah jam 17.30 sampai dengan 21.30. Dan dari data survei diketahui bahwa bila kendaraan truck/tronton semakin meningkat maka kemacetan akan semakin buruk. LHR di Ruas Jalan Jend. Besar A. Haris Nasution dalam tiga hari adalah 4220/3 = 1406,66 smp/jam smp/ jam. Diketahui bahwa pada jam 17.30-21.30 adalah waktu terburuk ruas jalan ini. 99% pengguna jalan tidak nyaman melewati jalan ini dan 65 % alasan yang sama yaitu badan jalan terlalu sempit. Selain badan jalan sempit, ruas jalan ini juga mempunyai beram yang tinggi sehingga apabila suatu truk berjumpa dengan truk lainnya secara berlawanan arah maka akan menirnbulkan kemacetan, karena tidak bisa menggunakan bahu jalan sebagai pengganti tumpuan roda. Bahu jalan yang tidak merata juga mempengaruhi kebebasan di ruas jalan ini, karena tidak ada lahan parkir bagi kenderaan yang mogok atau bocor ban sehingga setiap kenderaan yang mogok atau bocor ban akan tetap didalam lajur dan akan menimbulkan kemacetan.
Pengaruh Penambahan Batu Cadas Terhadap Agregat Kasar Untuk Pengujian Kuat Tekan pada Beton Aris; Sahrul Harahap; Afniria Pakpahan
STATIKA Vol. 6 No. 1 (2023): Statika Vol 6 No 1 April 2023
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Graha Nusantara Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

: Batu cadas (batu trass) adalah batuan yang telah mengalami perubahan komposisi kimia yang di sebabkan oleh pelapukan dan pengaruh kondisi air bawah tanah. Bahan galian ini berwarna putih – keabu-abuan hingga putih kecoklatan, kompak, padu dan agak sulit digali dengan alat sederhana. Kegunaan batu trass adalah untuk bahan baku batako, industri semen, campuran bahan bangunan dan semen alam. Batu cadas (batu trass) banyak terdapat di Aek Sulum Desa Marsada Kecamatan Sipirok Kabupaten Tapanuli Selatan. Penelitian ini merupakan jenis penelitian eksperimental dengan melakukan percobaan di Laboratorium Universitas Graha Nusantara dengan judul ”Pengaruh Penambahan Batu Cadas Terhadap Agregat Kasar Untuk Pengujian Kuat Tekan Pada Beton”, dengan harapan campuran beton dengan menggunakan batu cadas (batu trass) memiliki kuat tekan yang tidak jauh berbeda bahkan sama dengan beton normal. Agregat Kasar pada beton dengan persentase 25% dan 50%. Benda uji dibuat dengan ukuran diameter 15 cm dan tinggi 30 cm. Benda uji dirawat dengan menggunakan air PDAM. Proses pengujian kuat tekan dilakukan setelah hari ke 7, 14 dan 28 Hari. Pengujian yang akan dilakukan pada penelitian ini ialah pengujian kuat tekan beton. Nilai kuat tekan beton maksimum yang dapat dicapai dengan menggunakan kadar 25% batu cadas (batu trass) adalah 164,691 Kg/cm². Sedangkan yang menggunakan kadar 50% batu cadas (batu trass) mencapai kuat tekan beton maksimum sebesar 117,463 Kg/cm². Nilai kuat tekan beton maksimum yang dapat dicapai dengan menggunakan kadar 25% batu cadas (batu trass) adalah 164,691 Kg/cm². Sedangkan yang menggunakan kadar 50% batu cadas (batu trass) mencapai kuat tekan beton maksimum sebesar 117,463 Kg/cm².
ANALISA PEMANFAATANSERBUK KULIT KERANG DARAH (Anadara Granosa)Sebagai Subsitusi Agregat Halus Pada Kuat Tekan Beton Pahrul Rozi Harahap; Sahrul Harahap; Afniria Pakpahan
STATIKA Vol. 7 No. 1 (2024): Statika Vol 7 No 1 April 2024
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Graha Nusantara Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Seiring dengan Laju pertumbuhan penduduk Pengembangan kawasan-kawasan hunian lebih lanjut dan pengembangan daerah akan memacu meningkatnya kebutuhan bahan bangunan. Sehingga banyak dilakukan inovasi sebagai pengganti material beton. Salah satu inovasi tersebut adalah memanfaatkan limbah. Dalam hal ini, salah satu limbah yang kurang optimal dimanfaatkan adalah kulit kerang/cangkang kerang. Selama ini kebanyakan masyarakat khususnya di pesisir pantai kota Sibolga hanya memanfaatkan daging kerang dan cangkang kerang sebagai kualitas dan bentuknya yang bagus dipakai untuk bahan kerajianan/hiasan. Sedangkan sebagiannya yang tidak termanfaatkan ini menimbulkan serangkaian masalah lain terutama kebersihan lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai kuat tekan beton pada umur 7, 14, dan 28 hari menggunakan limbah kulit kerang (cangka kerang) sebagai subsitusi pasir dengan variasi 0%, 5%, dan 15%. Lokasi pengambilan sampel berada di pantai sibolga Kecamatan sibolga. Proses pengujian dilakukan di laboratorium Fakultas Teknik Kampus III Universitas Graha Nusantara Padangsidimpuan. Dalam penelitian ini, metode yang diterapkan adalah metode eksperimen (pengujian),benda uji berbentuk silinder berukuran diameter 15 cm dan tinggi 30 cm dengan campuran beton K-225. Dari pengujian yang dilakukan terhadap campuran beton normal dan beton campuran kulit kerang dengan variasi 5% dan 15 % didapat kuat tekan fc' rata-rata pada umur 7 hari yaitu sebesar 11,24 MPa, 8,49 MPa, 7,63 MPa, pada 14 hari yaitu sebesar 15,22 MPa, 10,78 MPa, 9,77 MPa dan pada umur 28 hari yaitu sebesar 17,30 MPa, 13,06 MPa, 11,74 MPa. Berdasarkan penelitian dilakukan dan dibandingkan penelitian terdahulu, diketahui bahwa limbah kulit kerang sebagai subsitusi pasir dalam campuran beton mutu tinggi dapat meningkatkan kuat tekan beton dengan kuat tekan maksimum pada variasi 10%, setelah itu kuat tekan menurun seiring dengan bertambahnya presentase variasi serbuk kulit kerang. Hal ini bisa dikarenakan akibat serbuk kulit kerang mengandung garam sehingga menurunkan kuat tekan beton.
ANALISIS KUALITAS BATU BATA MERAH DENGAN PEMANFAATAN LIMBAH SERBUK KAYU DAN LIMBAH SEKAM PADI NURHIDAYAH HARAHAP; Mhd. Rahman Rambe; Afniria Pakpahan
STATIKA Vol. 7 No. 2 (2024): Vol. 7 No. 2 September 2024
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Graha Nusantara Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Seiring dengan perkembangan zaman dan teknologi, maka bertambah pula inovasi dan kreasi baru dalam batu bata merah mulai dari bahan dan cara pembuatannya pun bermacam-macam. Batu bata merah adalah batu buatan yang terbuat dari tanah liat dengan bahan tambahan atau tanpa bahan tambahan yang memiliki kualitas atau mutu yang berbeda-beda. Pemanfaatan limbah yang sering digunakan pada campuran batu bata merah seperti serbuk kayu dan juga sekam padi. Serbuk kayu merupakan bahan berpori sehingga air mudah terserap dan mengisi pori-pori sedangkan sekam padi merupakan hasil samping saat proses penggilingan padi dan menghasilkan limbah yang cukup banyak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan kuat tekan dan pengaruh penambahan limbah serbuk kayu dan sekam padi pada batu bata merah dengan varasi 0%, 10%, dan 25%. Metode Penelitian yang digunakan yaitu kuantitatif dengan metode eksperimen serta berdasarkan Standar Nasional Indonesia yang berlaku. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh kesimpulan, untuk variasi 0 % kuat tekan rata-rata sebesar 1,63 N/mm2, untuk variasi 10 % kuat tekan rata-rata limbah serbuk kayu sebesar 1,22 N/mm2 sedangkan kuat tekan rata-rata sekam padi sebesar 1,11 N/mm2 dan variasi 25 % kuat tekan rata-rata limbah serbuk kayu sebesar 1,08 N/mm2 sedangkan kuat tekan rata-rata sekam padi sebesar 1,04 N/mm2. Sedangkan pengaruh penambahan limbah serbuk kayu dan sekam padi dengan persentase komposisi 0%, 10%, 25% dapat mempengaruhi sifat mekanik batu bata merah yaitu semakin lama pembakaran dan semakin tinggi variasi persentasi maka semakin menurun kuat tekan batu bata merah.