Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH PENAMBAHAN PASIR GUNUNG TERHADAP NILAI CBR TANAH LEMPUNG PADA RUAS JALAN TAENO ATAS KOTA AMBON Mansye Ronal Ayal
JURNAL SIMETRIK Vol. 13 No. 1 (2023)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31959/js.v13i1.1518

Abstract

Dalam pekerjaan konstruksi jalan, salah satu permasalahan yang sering dihadapi oleh para perencana adalah kondisi tanah dasar yang kurang baik atau buruk. Untuk memperbaiki tanah dasar tersebut, salah satu metode yang dapat digunakan adalah dengan stabilisasi tanah. Dalam penelitian ini mencoba memperbaiki karakteristik tanah lempung pada ruas jalan Taeno Atas dengan menggunakan campuran pasir gunung. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penambahan pasir gunung terhadap perubahan daya dukung atau nilai CBR tanah asli dan setelah distabilisasi dengan campuran pasir gunung pada ruas jalan Taeno Atas. Pelitian ini diawali dengan pengujian DCP di lapangan, dilanjutkan dengan pengambilan sampel tanah untuk dilakukan pengujian sifat fisik dan mekanis tanah di laboratorium. Pengujian laboratorium pada penelitian ini dilakukan di UPTD laboratorium pengujian dan peralatan. Pada pengujian CBR, setiap sampel tanah dibagi menjadi 3 bagian dimana masing-masing diberikan penambahan pasir gunung dengan persentase 7%, 14% dan 20% dan juga terhadap tanah asli. Dari hasil pengujian CBR diketahui bahwa nilai CBR meningkat dengan bertambahnya jumlah pasir gunung. Nilai CBR tertinggi terdapat pada persentase penambahan 20% pasir gunung yaitu nilai CBR rata-rata sebesar 36,04% dimana terdapat kenaikan sebesar 9,68% dari nilai CBR rata-rata tanah asli sebesar 26,36%.
Penyelidikan Karakteristik Tanah pada Daerah Tanjakan 2000, Batu Merah,Kota Ambon Moh Kasim Rumatamerik; Abraham Kalalimbong; Mansye Ronal Ayal
Jurnal Teknik Sipil Institut Teknologi Padang Vol 13 No 2 (2026): Jurnal Teknik Sipil Institut Teknologi Padang
Publisher : ITP Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21063/jts.2026.V1302.0256-260

Abstract

Tanah merupakan komponen utama dalam konstruksi teknik sipil yang memiliki karakteristik dan kekuatan berbeda-beda, sehingga perlu dianalisis sebelum digunakan sebagai dasar bangunan. Pada daerah dengan topografi curam, kondisi tanah yang kurang stabil dapat meningkatkan risiko longsor yang dipengaruhi oleh sifat fisik dan mekanik tanah serta faktor eksternal seperti curah hujan. Kota Ambon memiliki kondisi perbukitan dengan curah hujan tinggi sehingga rentan terhadap longsor, salah satunya di kawasan Tanjakan 2000, Batu Merah. Oleh karena itu, diperlukan penyelidikan karakteristik tanah sebagai dasar perencanaan konstruksi yang aman. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi sifat fisik dan mekanik tanah melalui pengujian berat jenis, kadar air, batas-batas Atterberg, analisis saringan, serta uji geser langsung. Pengambilan sampel tanah dilakukan pada tiga titik di lereng dan diuji di laboratorium. Hasil penelitian menunjukkan nilai berat jenis sebesar 2,61, kadar air 36,20%, batas cair 44,54%, batas plastis 23,91%, dan indeks plastisitas 20,63%. Berdasarkan klasifikasi USCS, tanah termasuk kelompok SC (clayey sand) dan menurut AASHTO termasuk A-2-7. Hasil uji geser langsung menunjukkan kohesi sebesar 4,468 kPa dan sudut geser dalam sebesar 10,358°. Nilai tersebut menunjukkan bahwa tanah memiliki kekuatan geser relatif rendah sehingga berpotensi tidak stabil, terutama saat jenuh air, sehingga diperlukan penanganan untuk mengurangi risiko longsor.