Julia Pertiwi
Program Studi Rekam Medis dan Informasi Kesehatan, FKM, Universitas Veteran Bangun Nusantara

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

SISTEM ERGONOMI DI UNIT KERJA REKAM MEDIS RS. X SURAKARTA Julia Pertiwi
Jurnal Manajemen Informasi dan Administrasi Kesehatan Vol 6, No 1 (2023)
Publisher : Program Studi Perekam Medis & Informasi Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/jmiak.v6i1.4108

Abstract

Ergonomi merupakan kajian interaksi antara manusia dan mesin. Tujuan penelitian ini mencapai system kerja yang produktif dan kualitas yang terbaik tanpa mengabaikan kesehatan dan keselamatan kerja. Penelitian dilakukan dengan metode deskriptif kualitatif pada salah satu rumah sakit swasta di Kota Surakarta. Subjek penelitian melitputi petugas rekam medis dan ruang pelayanan rekam medis. Penelitian dilakukan pada bulan Juni–Septebmer 2021. Alur kerja rekam medis di RS. X dibagi menjadi pelayanan rekam medis pasien baru dan lama. Hasil pengamatan di area unit kerja rekam medis sudah memadai. Dari 9 faktor terdapat 4 faktor saja yang memenuhi standar. Faktor manusia belum memenuhi kriteria. Antropometri belum memenuhi, sikap tubuh dalam bekerja memenuhi, manusia dan mesin memenuhi, pengorganisasian kerja tidak memenuhi, pengendalian lingkungan kerja belum memenuhi, kelelahan kerja tidak memenuhi, CTD sudah memenuhi, kesegaran jasmani dan musik sudah terpenuhi. Kata kunci: ergonomi, rekam medis, rumah sakit
Community Development: Inisiasi "Ayah Asi" dalam Upaya Share Role Pencegahan Stunting Julia Pertiwi; Syefira Ayudia Johar
IJECS: Indonesian Journal of Empowerment and Community Services Vol. 5 No. 2 (2024): IJECS: Indonesian Journal of Empowerment and Community Services
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/ijecs.v5i2.5637

Abstract

ABSTRAK Pemberian ASI Eksklusif merupakan salah satu faktor yang dapat menurunkan resiko stunting pada anak-anak. Fenomena “father less” semakin marak di Indonesia sebagai akibat dari hilangnya peran ayah dalam pengasuhan dan tumbuh kembang anak. Pengabdian dilakukan dengan mitra berjumlah 25 orang bapak-bapak dari RT 07 RW 03 Jombor, Bendosari, Sukoharjo yang memiliki bayi usia 0-6 bulan. Bapak-bapak ini dipilih berdasarkan pertimbangan tertentu (purposive sampling). Sosialisasi tentang pentingnya ASI Eksklusif dan konsep “Ayah ASI” dilakukan pada 15 Juli 2024. Selanjutnya, pemantauan praktik dilakukan melalui grup whatsapp bapak bapak mulai tanggal 16-30 Juli 2024. Kegiatan dilakukan dalam 4 tahap; persiapan, pelaksanaan, monitoring & evaluasi, pelaporan & luaran kegiatan. Hasil menunjukkan terjadi kenaikan sebesar 3,08. Peningkatan ini menunjukkan terdapat peningkatan pengetahuan ayah tentang pemberian ASI dan peran Ayah ASI. Mitra menunjukkan antusias yang tinggi yang terbukti dengan tingginya minat mempraktikkan pengetahuan yang diperoleh. Saran/ rekomendasi kepada Kader, Puskesmas dan pihak terkait agar dapat memperbanyak sosialisasi terkait peran ayah dalam pemberian ASI dengan sasaran ayah. Kata kunci: Ayah ASI, ASI Eksklusif, peran, stunting ABSTRACT Exclusive breastfeeding is one of the factors that can reduce the risk of stunting in children. The phenomenon of "father less" is increasingly widespread in Indonesia as a result of the loss of the role of fathers in the care and development of children. The service was carried out with partners totaling 25 men from RT 07 RW 03 Jombor, Bendosari, Sukoharjo who had babies aged 0-6 months. These gentlemen were selected based on certain considerations (purposive sampling). Socialization about the importance of exclusive breastfeeding and the concept of "ASI father" was carried out on July 15 2024. Furthermore, practice monitoring was carried out through the father's WhatsApp group from July 16-30 2024. Activities were carried out in 4 stages; preparation, implementation, monitoring & evaluation, reporting & output of activities. The results show an increase of 3.08. This increase shows that there is an increase in fathers' knowledge about breastfeeding and the role of breastfeeding fathers. Partners show high enthusiasm as evidenced by their high interest in practicing the knowledge they have gained. Suggestions/recommendations to Cadres, Community Health Centers and related parties to increase outreach regarding the role of fathers in breastfeeding with the target of fathers. Key words: Breastfeeding father, exclusive breastfeeding, role, stunting
Gambaran Pending Klaim di Instalasi Rawat Inap Rumah Sakit Tipe C Julia Pertiwi; Rika Andriani; Iik Sartika
Jurnal Manajemen Informasi dan Administrasi Kesehatan (JMIAK) Vol. 8 No. 2 (2025): JMIAK
Publisher : Program Studi D3 Rekam Medis dan Informasi Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelayanan kesehatan merupakan salah satu kebutuhan dasar masyarakat yang harus dijamin aksesibilitas dan kualitasnya, termasuk pelayanan rawat inap di rumah sakit. Dalam konteks sistem Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), rumah sakit, khususnya Rumah Sakit Tipe C yang melayani sebagian besar rujukan tingkat pertama, memiliki peran vital dalam menyediakan pelayanan kesehatan yang komprehensif. Implikasi dari sistem JKN adalah perlunya mekanisme pembiayaan yang terstruktur, dimana klaim biaya pelayanan diajukan rumah sakit kepada Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan. Keberlanjutan operasional dan kualitas pelayanan rumah sakit sangat bergantung pada kelancaran proses klaim ini.