Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

IMPLEMENTASI PROGRAM KAS-RPA KAMPUNG ASUH DALAM MEWUJUDKAN SURABAYA KOTA LAYAK ANAK Lutfiatul Laili Arrohmati; Vidya Imanuari Pertiwi
Journal Publicuho Vol. 7 No. 1 (2024): February - April - Journal Publicuho
Publisher : Halu Oleo University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35817/publicuho.v7i1.303

Abstract

KAS-RPA is a Surabaya City government program in the context of realizing Surabaya as a child-friendly city. This program consists of five indicators, namely, learning villages, healthy villages, assisted villages, safe villages and productive creative villages. This research aims to examine various aspects, human resources, communication between organizations, the disposition of implementers, and bureaucratic structures that contribute to the successful implementation of (the KAS-RPA) foster village. The method used is descriptive qualitative, with primary and secondary data sources used through direct interviews and participant observation. The research focus of this study is to describe the factors for the success of implementing the foster village program in order to create Surabaya, a child-friendly city in RT 4, RW 2, Sidosermo Village, Surabaya. The results of this research indicate that the implementation of the KAS-RPA foster village program was successful due to the following factors, including good inter-organizational communication, good characteristics of implementing agents, and responsiveness of competent human resources.
RESPONSIVITAS ADMINISTRASI KEPENDUDUKAN MELALUI PROGRAM PASCA AKAD NIKAH DI KOTA TASIKMALAYA Riena Latifa; Vidya Imanuari Pertiwi
Journal Publicuho Vol. 8 No. 1 (2025): February - April - Journal Publicuho
Publisher : Halu Oleo University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35817/publicuho.v8i1.691

Abstract

This study aims to analyse the responsiveness of public services through the PASUTRI Program (Post-Marriage: Husband and Wife Receive Family Cards and Electronic Identity Cards) at the Population and Civil Registration Office of Tasikmalaya City. The research method used is a qualitative approach with a case study design according to Creswell. Data were obtained through interviews, observations, and documentation. The findings of this study are 1) Officers provide services with a good attitude, politeness, and friendliness to the public, 2) Officers strive to issue Electronic Identity Cards (KTP-el) and Family Cards on the wedding day. However, challenges such as power outages, network disruptions, and server issues still occur. 3) The Standard Operating Procedures (SOP) have been consistently implemented. However, some people still prefer to use intermediaries in the marriage registration process at the Religious Affairs Office (KUA), 4) Document verification is carried out using the Simantap Pasutri application, although some challenges require further coordination, 5) The issuance of Electronic Identity Cards and Family Cards is carried out exactly on the wedding day, and 6) Public complaints are responded to through various media.
Implementasi Program Teman Dilan Oleh Dinas Kependudukan Dan Pencatatan Sipil Kabupaten Mojokerto Dita Sri Rahman Dani; Afrilia Dwi Arifianti; Faidatus Safinah; Vidya Imanuari Pertiwi
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 4 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i4.7706

Abstract

Pelayanan administrasi kependudukan yang masih dilakukan secara konvensional dapat menjadi hambatan bagi penyandang disabilitas dan lanjut usia dalam memperoleh dokumen kependudukan. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Mojokerto mengembangkan Program Teman Dilan sebagai inovasi layanan perekaman KTP-el secara jemput bola. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Program Teman Dilan oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Mojokerto. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan teori implementasi kebijakan George C. Edward III yang meliputi komunikasi, sumber daya, disposisi, dan struktur birokrasi. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi dengan melibatkan pegawai Dispendukcapil, perangkat desa, operator program, dan masyarakat penerima layanan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Program Teman Dilan telah berjalan dengan baik. Komunikasi antar pelaksana dan masyarakat sasaran berlangsung efektif melalui koordinasi dan penyampaian informasi yang jelas. Sumber daya yang tersedia dinilai cukup mendukung pelaksanaan program meskipun belum terdapat anggaran khusus. Pelaksana program menunjukkan komitmen yang tinggi dalam memberikan pelayanan kepada kelompok rentan. Selain itu, struktur birokrasi didukung oleh SOP dan pembagian tugas yang jelas sehingga pelayanan dapat berjalan secara terkoordinasi. Program Teman Dilan berkontribusi dalam meningkatkan aksesibilitas pelayanan administrasi kependudukan bagi penyandang disabilitas, lanjut usia, dan masyarakat rentan di Kabupaten Mojokerto
Penguatan Pembinaan Anak Jalanan Melalui Implementasi Strategi UPTD Kampung Anak Negeri Surabaya Safira Aprilia Damayanti; Vidya Imanuari Pertiwi
Publikauma : Jurnal Administrasi Publik Universitas Medan Area Vol. 12 No. 1 (2024): PUBLIKAUMA, JUNI 2024
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/publika.v12i1.11688

Abstract

Penelitian ini bertujuan yaitu mendeskripsikan implementasi strategi UPTD Kampung Anak Negeri dalam pembinaan anak jalanan di Kota Surabaya. Jenis penelitian ini memakai metode penelitian deskriptif kualitatif. Teknik penentuan informan menggunakan purposive sampling dan snowball sampling. Sedangkan teknik pengumpulan data adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teori yang digunakan adalah teori manajemen strategik milik David, dengan mengambil sub fokus implementasi strategi yang terdiri dari tujuan tahunan, kebijakan dasar, dan pendistribusian sumber daya. Hasil dan kesimpulan peneitian ini menunjukkan: 1) Tujuan tahunan UPTD ini adalah bergantung pada tumbuh kembang anak yang diklasifikasikan sesuai usia. 2) Kebijakan dasar menggunakan Peraturan Walikota Nomor 119 Tahun 2021. 3) Pendistribusian sumber daya di bagian keuangan berasal dari APBD Pemkot, lalu SDM berjumlah 18 orang pegawai UPTD dan 12 orang instruktur minat bakat. Kemudian Sumber Daya Fisik adalah berupa bangunan 3 lantai dan fasilitas yang lengkap dan layak. Berdasarkan ketiga indikator tersebut, implementasi strategi UPTD Kampung Anak Negeri dikatakan berhasil karena terwujudnya tujuan tahunan, berjalannya kebijakan dasar dengan baik, dan pemanfaatan sumber daya secara maksimal yang dapat dirasakan manfaatnya oleh anak binaan di UPTD Kampung Anak Negeri.