Kafrawi Yunus
Program Studi Manajemen Program Pascasarjana Universitas Bosowa

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

EVALUASI KEBIJAKAN PROGRAM PENYUSUNAN ANGGARAN PADA BIDANG PRASARANA DAN SARANA DINAS PERTANIAN KABUPATEN LUWU TIMUR Rakhsan R. Rakhsan; Miah Said; Kafrawi Yunus
Indonesian Journal of Business and Management Vol. 5 No. 2 (2023): Indonesian Journal of Business and Management, Juni 2023
Publisher : Postgraduate Bosowa University Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/jbm.v5i2.1925

Abstract

ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah untukuntuk menganalisis evaluasi kinerja context dalam kebijakan program pada bidang prasarana dan sarana di Dinas Pertanian, mendeskripsikan dan menganalisis evaluasi kinerja input dalam kebijakan program pada bidang prasarana dan sarana di Dinas Pertanian, menganalisis evaluasi kinerja process dalam kebijakan program pada bidang prasarana dan sarana di Dinas Pertanian dan menganalisis evaluasi kinerja product dalam kebijakan program pada bidang prasarana dan sarana di Dinas Pertanian. Fakta yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Sampel dalam penelitian ini adalah 5 orang. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara. Metode yang digunakan langsung ditinjau langsung di tempat responden berkegiatan. Hasil pengujian menunjukan bahwa ketentuan-ketentuan program didasari oleh kebutuhan masyarakat/petani yang berada di Kabupaten Luwu Timur, selain kebijakan program berdasarkan kebutuhan masyarakat kebijakan program sangat ditentukan dengan kekuatan keuangan daerah, mengingat dalam Pemerinrah Kabupaten tidak hanya Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan. Dengan demikian variabel di teliti sudah terjawab bahwa kebijakan sebuah program ditentukan oleh Kebijakan Kepala daerah dan legislative dengan mempertim-bangkan kekuatan keuangan daerah. The aims of this research are: 1) To describe and analyze the Context Performance Evaluation in Program Policies in the field of Infrastructure and Facilities at the Department of Agriculture. 2) To describe and analyze the performance evaluation of inputs in program policies in the field of infrastructure and facilities at the Department of Agriculture. 3) To describe and analyze the evaluation of process performance in program policies in the field of infrastructure and facilities at the Department of Agriculture. 4) To Describe and Analyze Product Performance Evaluation in Program Policies in the field of Infrastructure and Facilities at the Department of Agriculture. The facts used are primary data and secondary data. The sample in this study were 5 people. Data was collected through interviews. The method used was directly reviewed at the respondent's place of activity. The test results show that the program provisions are based on the needs of the community/farmers in East Luwu Regency, in addition to program policies based on community needs, program policies are largely determined by regional financial strength, considering that the Regency Government is not only the Department of Agriculture and Food Security. Thus, the variables examined have been answered that the policy of a program is determined by the Regional Head Policy and the legislature by taking into account the strength of regional finances.
ANALISIS KINERJA APARATUR PEMERINTAH DALAM PENYELENGGARAAN PEMERINTAHAN DAERAH: STUDI PADA KANTOR BAPPELITBANGDA PROVINSI SULAWESI SELATAN Andi Nur Fajar Ali; Firman Menne; Kafrawi Yunus
Indonesian Journal of Business and Management Vol. 5 No. 2 (2023): Indonesian Journal of Business and Management, Juni 2023
Publisher : Postgraduate Bosowa University Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/jbm.v5i2.2652

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja aparatur pemerintah dalam penyelenggaraan pemerintah daerah, mengetahui bagaimana kedisiplinan aparatur pemerintah, serta mengetahui faktor apakah yang mempengaruhi kinerja aparatur pemerintah Bappelitbangda Provinsi Sulawesi Selatan dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif. Objek  dalam penelitian ini adalah Bappelitbangda Provinsi Sulawesi Selatan. Dan subjek dalam penelitian ini adalah Pegawai Bappelitbangda Provinsi Sulawesi Selatan. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini wawancara, dokumentasi, dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa capaian kinerja Bappelitbangda Provinsi Sulawesi Selatan tahun 2018 sampai tahun 2023 (terbukti dari data dokumen, observasi dan wawancara yang telah peneliti lakukan), dapat disimpulkan secara keseluruhan capaian kinerja Sangat Memuaskan, karena sudah melebihi target capaian. Untuk Kedisiplinan, hampir seluruh bagian/bidang di Bappelitbangda menjelaskan bahwa kedisiplinan sudah cukup baik di lingkup Bappelitbangda, penerapan absensi 3 kali sehari sudah terealisasi dengan baik, hal ini pun dikontrol lewat aplikasi e-kinerja. Pimpinan juga mempraktikkan dengan tegas. Faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja pada Bappelitbangda Provinsi Sulawesi Selatan antara lain: Kualitas SDM yang memadai, memiliki komitmen dan motivasi untuk melakukan tugas dan fungsi secara maksimal, komitmen pimpinan/ para pemangku kebijakan di daerah terhadap program, mengembangkan peran e-planning guna menjadi sistem yang dapat menjadi instrument pendukung untuk meningkatkan kinerja perencanaan pembangunan daerah, telah terintegrasi sistem perencanaan, anggaran dan evaluasi pembangunan daerah, tersedianya Standar Operasional Prosedur (SOP). Faktor Penghambat Kinerja Pegawai adalah terjadinya recofussing anggaran sebagai dampak dari penanganan pandemic covid 19, perubahan Peraturan di tingkat pusat sehingga memerlukan beberapa penyesuaian, keterlambatan OPD/ Unit Kerja dalam menyusun dan melakukan penginputan Evaluasi Rencana Kerja (Renja), terlambatnya pengesahan anggaran OPD dan revisi anggaran, belum adanya komitmen yang kuat bagi pelaksana kegiatan, pengendalian dan evaluasi yang dilakukan setiap triwulan belum sesuai seperti yang diharapkan.. Sedangkan Upaya/strategi yang perlu dilakukan oleh Bappelitbangda Provinsi Sulawesi Selatan adalah Komitmen yang tegas dalam pelaksanaan evaluasi Renja dan Renstra yang sesuai ketentuan, membuat jadwal pra penyusunan Evaluasi Renja selambat-lambatnya 3 pekan pertama, meningkatkan evaluasi program dan kegiatan yang capaian kinerjanya rendah, perlu perbaikan dokumen perencanaan dalam pencapaian target kinerja program yang akan direncanakan. This study aims to determine the performance of the Government Apparatus in the administration of the Regional Government, to find out how the Discipline of the Government Apparatuses is, and to find out what factors influence the performance of the Government Apparatuses of Bappelitbangda of South Sulawesi Province in the Implementation of Regional Government. This research is a type of qualitative research. The object of this research is Bappelitbangda of South Sulawesi Province. And the subjects in this study were Bappelitbangda South Sulawesi Province employees. Data collection methods in this study were interviews, documentation, and observation. The results of the study show that the performance achievements of Bappelitbangda of South Sulawesi Province from 2018 to 2023 (as evidenced by the document data, observations, and interviews that researchers have conducted), it can be concluded that overall the performance achievements are very satisfactory because they have exceeded the achievement targets. For Discipline, almost all divisions/fields in Bappelitbangda explain that DisciplineDiscipline is good enough within Bappelitbangda, implementation of attendance 3 times a day has been well realized, and this is also controlled through e-performance applications. Leaders also practice firmly. Factors that influence performance at Bappelitbangda South Sulawesi Province include Adequate quality of human resources, commitment and motivation to carry out tasks and functions optimally, a commitment of leaders/stakeholders in the region to the program, developing the role of e-planning to become a system that can be a supporting instrument for improving the performance of regional development planning, integrated planning, budgeting and evaluation systems for regional development, and availability of Standard Operating Procedures (SOP). Factors inhibiting Employee Performance are budget confusion as a result of handling the Covid-19 pandemic, changes to regulations at the central level that require some adjustments, delays in OPD/Work Units in compiling and inputting Work Plan Evaluation (Renja), delays in ratifying OPD budgets and budget revisions, there is no strong commitment to implementing activities, control, and evaluation which is carried out every quarter is not as expected. Meanwhile, the efforts/strategies that need to be carried out by Bappelitbangda of South Sulawesi Province are a firm commitment to implementing the Renja and Strategic Plan evaluation according to the provisions, making a schedule for preparing the Renja Evaluation no later than the first 3 weeks, improve the evaluation of programs and activities with low-performance achievements, need to improve planning documents in achieving the planned program performance targets.