Firman Menne
Program Studi Manajemen Program Pascasarjana Universitas Bosowa

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

ANALISIS KINERJA APARATUR PEMERINTAH DALAM PENYELENGGARAAN PEMERINTAHAN DAERAH: STUDI PADA KANTOR BAPPELITBANGDA PROVINSI SULAWESI SELATAN Andi Nur Fajar Ali; Firman Menne; Kafrawi Yunus
Indonesian Journal of Business and Management Vol. 5 No. 2 (2023): Indonesian Journal of Business and Management, Juni 2023
Publisher : Postgraduate Bosowa University Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/jbm.v5i2.2652

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja aparatur pemerintah dalam penyelenggaraan pemerintah daerah, mengetahui bagaimana kedisiplinan aparatur pemerintah, serta mengetahui faktor apakah yang mempengaruhi kinerja aparatur pemerintah Bappelitbangda Provinsi Sulawesi Selatan dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif. Objek  dalam penelitian ini adalah Bappelitbangda Provinsi Sulawesi Selatan. Dan subjek dalam penelitian ini adalah Pegawai Bappelitbangda Provinsi Sulawesi Selatan. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini wawancara, dokumentasi, dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa capaian kinerja Bappelitbangda Provinsi Sulawesi Selatan tahun 2018 sampai tahun 2023 (terbukti dari data dokumen, observasi dan wawancara yang telah peneliti lakukan), dapat disimpulkan secara keseluruhan capaian kinerja Sangat Memuaskan, karena sudah melebihi target capaian. Untuk Kedisiplinan, hampir seluruh bagian/bidang di Bappelitbangda menjelaskan bahwa kedisiplinan sudah cukup baik di lingkup Bappelitbangda, penerapan absensi 3 kali sehari sudah terealisasi dengan baik, hal ini pun dikontrol lewat aplikasi e-kinerja. Pimpinan juga mempraktikkan dengan tegas. Faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja pada Bappelitbangda Provinsi Sulawesi Selatan antara lain: Kualitas SDM yang memadai, memiliki komitmen dan motivasi untuk melakukan tugas dan fungsi secara maksimal, komitmen pimpinan/ para pemangku kebijakan di daerah terhadap program, mengembangkan peran e-planning guna menjadi sistem yang dapat menjadi instrument pendukung untuk meningkatkan kinerja perencanaan pembangunan daerah, telah terintegrasi sistem perencanaan, anggaran dan evaluasi pembangunan daerah, tersedianya Standar Operasional Prosedur (SOP). Faktor Penghambat Kinerja Pegawai adalah terjadinya recofussing anggaran sebagai dampak dari penanganan pandemic covid 19, perubahan Peraturan di tingkat pusat sehingga memerlukan beberapa penyesuaian, keterlambatan OPD/ Unit Kerja dalam menyusun dan melakukan penginputan Evaluasi Rencana Kerja (Renja), terlambatnya pengesahan anggaran OPD dan revisi anggaran, belum adanya komitmen yang kuat bagi pelaksana kegiatan, pengendalian dan evaluasi yang dilakukan setiap triwulan belum sesuai seperti yang diharapkan.. Sedangkan Upaya/strategi yang perlu dilakukan oleh Bappelitbangda Provinsi Sulawesi Selatan adalah Komitmen yang tegas dalam pelaksanaan evaluasi Renja dan Renstra yang sesuai ketentuan, membuat jadwal pra penyusunan Evaluasi Renja selambat-lambatnya 3 pekan pertama, meningkatkan evaluasi program dan kegiatan yang capaian kinerjanya rendah, perlu perbaikan dokumen perencanaan dalam pencapaian target kinerja program yang akan direncanakan. This study aims to determine the performance of the Government Apparatus in the administration of the Regional Government, to find out how the Discipline of the Government Apparatuses is, and to find out what factors influence the performance of the Government Apparatuses of Bappelitbangda of South Sulawesi Province in the Implementation of Regional Government. This research is a type of qualitative research. The object of this research is Bappelitbangda of South Sulawesi Province. And the subjects in this study were Bappelitbangda South Sulawesi Province employees. Data collection methods in this study were interviews, documentation, and observation. The results of the study show that the performance achievements of Bappelitbangda of South Sulawesi Province from 2018 to 2023 (as evidenced by the document data, observations, and interviews that researchers have conducted), it can be concluded that overall the performance achievements are very satisfactory because they have exceeded the achievement targets. For Discipline, almost all divisions/fields in Bappelitbangda explain that DisciplineDiscipline is good enough within Bappelitbangda, implementation of attendance 3 times a day has been well realized, and this is also controlled through e-performance applications. Leaders also practice firmly. Factors that influence performance at Bappelitbangda South Sulawesi Province include Adequate quality of human resources, commitment and motivation to carry out tasks and functions optimally, a commitment of leaders/stakeholders in the region to the program, developing the role of e-planning to become a system that can be a supporting instrument for improving the performance of regional development planning, integrated planning, budgeting and evaluation systems for regional development, and availability of Standard Operating Procedures (SOP). Factors inhibiting Employee Performance are budget confusion as a result of handling the Covid-19 pandemic, changes to regulations at the central level that require some adjustments, delays in OPD/Work Units in compiling and inputting Work Plan Evaluation (Renja), delays in ratifying OPD budgets and budget revisions, there is no strong commitment to implementing activities, control, and evaluation which is carried out every quarter is not as expected. Meanwhile, the efforts/strategies that need to be carried out by Bappelitbangda of South Sulawesi Province are a firm commitment to implementing the Renja and Strategic Plan evaluation according to the provisions, making a schedule for preparing the Renja Evaluation no later than the first 3 weeks, improve the evaluation of programs and activities with low-performance achievements, need to improve planning documents in achieving the planned program performance targets.
ANALISIS KNOWLEDGE SHARING TERHADAP KINERJA TIM MELALUI MEKANISME STRUKTUR PADA RUMAH SAKIT IBNU SINA MAKASSAR Moh. Akhtar Setia R.E.D; Herminawaty Abubakar; Firman Menne
Indonesian Journal of Business and Management Vol. 8 No. 1 (2025): Indonesian Journal of Business and Management, Desember 2025
Publisher : Postgraduate Bosowa University Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/jbm.v8i1.4589

Abstract

Penelitian bertujuan untuk menganaliisis pengaruh langsung knowledge sharing terhadap kinerja tim, menganaliisis pengaruh langsung knowledge sharing terhadap structure mechanims, dan menganaliisis pengaruh tidak langsung knowledge sharing, terhadap kinerja melalui structure mechanism. Penelitian ini menggunakan data primer melalui survei sebanyak 135 anggota sebagai sampel dari seluruh jumlah pegawai sebanyak 400 orang, survei dilakukan selama 2 (dua) bulan yaitu Desember s.d Januari 2024. Data dianalisis dengan menggunakan program WarpPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) pengaruh knowledge sharing berpengaruh langsung terhadap kinerja tim, (2) knowledge sharing tidak langsung terhadap kinerja tim melalui structure mechanism. This research was conducted with the aim of: (1) analyzing the direct influence of knowledge sharing on team performance, (2) analyzing the direct influence of knowledge sharing on structure mechanisms, (3) analyzing the indirect influence of knowledge sharing on performance through structure mechanisms. This research uses primary data through a survey of 135 members as a sample from the total number of employees of 400 people. The survey was conducted for 2 (two) months, namely December to January 2024. The data was analyzed using the WarpPLS program. The research results show that: (1) The influence of knowledge sharing has a direct effect on team performance, (2) knowledge sharing has an indirect effect on team performance through structure mechanisms.
PRINSIP-PRINSIP PENGELOLAAN KEUANGAN BERBASIS SYARIAH PENERIMA MANFAAT JAMINAN KEMATIAN PADA KANTOR BPJS KETENAGAKERJAAN BULUKUMBA DALAM MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN EKONOMI KELUARGA Mohammad Iqbal Asad Mauludy; Yusuf Saleh; Firman Menne
Indonesian Journal of Business and Management Vol. 8 No. 1 (2025): Indonesian Journal of Business and Management, Desember 2025
Publisher : Postgraduate Bosowa University Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/jbm.v8i1.5196

Abstract

Penelitian bertujuan untuk menganalisis pengaruh prinsip transparansi, prinsip keadilan dan prinsip mudharabah terhadap kesejahteraan ekonomi keluarga penerima manfaat jaminan kematian Pada Kantor BPJS Ketenagakerjaan Bulukumba. Untuk mencapai tujuan tersebut maka digunakan teknik pengumpulan data melalui penyebaran kuesioner, dengan teknik analisis data menggunakan analisis regresi berganda. Temuan penelitian bahwa prinsip transparansi dalam pengelolaan keuangan berbasis syariah pada penerima manfaat jaminan kematian pada BPJS Ketenagakerjaan Bulukumba berpengaruh positif dan signifikan terhadap kesejahteraan ekonomi keluarga. Prinsip keadilan dalam pengelolaan keuangan berbasis syariah pada penerima manfaat jaminan kematian pada BPJS Ketenagakerjaan Bulukumba berpengaruh positif dan signifikan terhadap kesejahteraan ekonomi keluarga. Prinsip mudharabah dalam pengelolaan keuangan berbasis syariah pada penerima manfaat jaminan kematian pada BPJS Ketenagakerjaan Bulukumba berpengaruh positif dan signifikan terhadap kesejahteraan ekonomi keluarga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga prinsip ini berpengaruh positif dan signifikan terhadap kesejahteraan ekonomi keluarga, di mana transparansi meningkatkan kepercayaan dan akuntabilitas, keadilan memastikan distribusi yang etis, dan mudharabah mendorong praktik keuangan kolaboratif. This research aims to analyze the influence of the principles of transparency, fairness, and mudharabah on the economic welfare of families receiving casualty benefit at the office of BPJS Ketenagakerjaan Bulukumba. To achieve this objective, data collection techniques were employed through the distribution of questionnaires, with data analysis techniques using multiple regression analysis. The findings of the study indicate that the principle of transparency in Sharia-based financial management for casualty benefit recipients at the office of BPJS Ketenagakerjaan Bulukumba has a positive and significant impact on family economic welfare. The principle of fairness in Sharia-based financial management for casualty benefit recipients at the office of BPJS Ketenagakerjaan Bulukumba also has a positive and significant impact on family economic welfare. Similarly, the principle of mudharabah in Sharia-based financial management for casualty benefit recipients at the office of BPJS Ketenagakerjaan Bulukumba has a positive and significant impact on family economic welfare. The findings indicate that all three principles positively and significantly impact family economic welfare, with transparency enhancing trust and accountability, fairness ensuring ethical distribution, and mudharabah promoting cooperative financial practices.
KUALITAS SISTEM PERSEPSI KEMUDAHAN DAN PERSEPSI MANFAAT APLIKASI PLN MOBILE TERHADAP KEPUASAN PELANGGAN PT PLN (PERSERO) UP3 KENDARI Andi Angga Saputra Batara; Muhammad Yusuf Saleh; Firman Menne
Indonesian Journal of Business and Management Vol. 8 No. 1 (2025): Indonesian Journal of Business and Management, Desember 2025
Publisher : Postgraduate Bosowa University Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/jbm.v8i1.7725

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji keterkaitan kualitas sistem, persepsi kemudahan, dan persepsi manfaat aplikasi PLN Mobile terhadap kepuasan pelanggan pada PT PLN (Persero) UP3 Kendari. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode penelitian eksplanatori. Data primer diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada 100 responden pengguna aplikasi PLN Mobile, dan dianalisis menggunakan analisis regresi linear berganda. Hasil analisis menunjukkan bahwa kualitas sistem berhubungan secara positif dan signifikan dengan kepuasan pelanggan (p-value 0,000 < 0,05). Persepsi kemudahan juga memiliki hubungan positif dan signifikan dengan kepuasan pelanggan (p-value 0,005 < 0,05). Selain itu, persepsi manfaat memiliki hubungan positif dan signifikan dengan kepuasan pelanggan (p-value 0,000 < 0,05). Secara simultan, ketiga variabel tersebut mampu menjelaskan variasi kepuasan pelanggan sebesar 79,3% (Adjusted R Square 0,793), sedangkan sisanya sebesar 20,7% dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian. Temuan ini memberikan implikasi bahwa Kualitas sistem, kemudahan penggunaan, dan manfaat PLN Mobile dapat meningkatkan kepuasan pelanggan layanan digital kelistrikan. This research aims to examine the relationship between the quality of the system, perceived convenience, and perceived benefits of the PLN Mobile application on customer satisfaction at PT PLN (Persero) UP3 Kendari. This research uses a quantitative approach with an explanatory research method. Primary data was obtained by distributing questionnaires to 100 respondents who are users of the PLN Mobile application and analyzed using multiple linear regression analysis. The results of the analysis show that system quality is positively and significantly related to customer satisfaction (p-value 0.000 < 0.05). Perceived ease also has a positive and significant relationship with customer satisfaction (p-value 0.005 < 0.05). In addition, perceived benefits have a positive and significant relationship with customer satisfaction (p-value 0.000 < 0.05). Simultaneously, these three variables were able to explain 79.3% of the variation in customer satisfaction (adjusted R-squared 0.793), while the remaining 20.7% was influenced by other factors outside the research model. These findings suggest that PLN Mobile's system quality, convenience, and benefits can increase customer satisfaction with digital electricity services.