Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PEMBINAAN DAN PENDAMPINGAN USAHA MIKRO KECIL MENENGAH (UMKM) DALAM MENINGKATKAN EKONOMI MASYARAKAT DI KELURAHAN GOMONG SELAPARANG KOTA MATARAM Akung Daeng; Ihsan Ro'is; Hailuddin Hailuddin; Helmy Fuady; Muhammad Alwi
Jurnal Abdimas Sangkabira Vol. 3 No. 2 (2023): Jurnal Abdimas Sangkabira, Juni 2023
Publisher : Program Studi Diploma III Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdimassangkabira.v3i2.455

Abstract

Pengembangan usaha baik berskala besar maupun kecil telah lama mendapat perhatian pemerintah dan swasta. Bentuk perhatian diwujudkan dalam upaya pembinaan dan pengembangan seperti penyuluhan, pembinaan, pendampingan, pelatihan, motivasi, konsultasi, studi banding.  Penyuluhan ini menggunakan metode ceramah, tanya jawab, diskusi dan ramah tamah. Penyuluhan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan tentang pemberdayaan usaha mikro, kecil dan menengah, khususnya usaha disektor informal. Dalam penyuluhan dan pembinaan ini perhatian utama diarahkan pada faktor-faktor yang mendukung dalam pemberdayaan usaha dalam rangka pengembangan dan kelangsungan usaha. Kemudian pada akhirnya mereka dapat meningkatkan ketrampilan dalam pengelolaan dan pengembangan usaha secara berkelanjutan. Manfaat yang diharapkan dari penyuluhan dan pembinaan ini adalah adanya peningkatan kemampuan dalam pemberdayaan usaha  dan keterampilannya dalam mengembangkan usahanya. Manfaat yang diharapkan  setelah adanya penyuluhan timbul motivasi dan menyadari perlunya ada kerja keras dan keuletan dalam memperlancar usahanya.
Rumah Dataku: Antara Harapan dan Kenyataan di Kampung KB: Kasus Pendampingan Rumah Dataku Pada Kampung KB Di Kampung KB Dusun Pengempel Indah Kelurahan Bertais Kecamatan Sandubaya Kota Mataram Helmy Fuady
Indonesian Journal of Education and Community Services Vol. 1 No. 2 (2021): Edisi Juli-Desember 2021
Publisher : Indonesian Publication Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Persoalan yang dihadapi di Kampung KB pada dasarnya adalah belum adanya perencanaan yang akurat dari bawah (bottom up). Kesulitan yang dihadapi Kampung KB dalam membuat perencanaan yang sesuai dengan persoalan dan kebutuhan mereka adalah tidak tersedianya data. Di Setiap Kampung KB telah diinisiasi Rumah Dataku, namun ketersediaan data disini yang sangat minim bahkan tidak tersedia. Rumah data kependudukan yang disingkat Rumah Dataku adalah rumah yang difungsikan sebagai pusat data dan intervensi permasalahan kependudukan yang mencakup sistem pengelolaan dan pemanfaatan data kependudukan di tingkat mikro mulai dari mengidentifikasi, mengumpulkan, memverifikasi dan memanfaatkan data kependudukan yang bersumber dari, oleh Penduduk. Selama ini masyarakat merasa dijadikan obyek pengumpulan data, baik sensus maupun survei. Masyarakat belum sepenuhnya memahami bahwa data-data yang dikumpulkan tersebut, digunakan untuk perencanaan pembangunan nasional, pembangunan daerah maupun pembangunan sektoral. Mereka juga belum semua menyadari bahwa program-program pembangunan yang dilaksanakan itu merupakan hasil dari data-data yang telah dikumpulkan darinya. Oleh karena itu, berbagai upaya untuk meningkatkan kepedulian dan peran serta masyarakat, atau menciptakan masyarakat “sadar data” perlu terus dilakukan. Dikampung KB Dusun Pengempel Indah, walaupun sosialisasi rumah dataku telah dilakukan namun belum ada tanda tanda rumah dataku bergerak apalagi setelah gempa 2018 yang telah meluluh lantakkan kampung KB ini ditambah dengan pandemi yang belum berakhir ini. Oleh sebab itu pendampingan dan pelatihan rumah dataku harus terus dilakukan dimasa yang akan datang.
Analysis of Motor Vehicle Tax Contribution to Regional Tax Revenue in West Nusa Tenggara During the COVID-19 Economic Recovery Period Maedina Junaedi; Helmy Fuady
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 9 No. 6: Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i6.11183

Abstract

Motor Vehicle Tax (PKB) is one of the main sources of regional tax revenue that contributes to the fiscal capacity of local governments. This study aims to analyze the development of PKB revenue and its contribution to Regional Tax Revenue in West Nusa Tenggara Province during the economic recovery period of the COVID-19 pandemic from 2020 to 2024. The study employed a descriptive quantitative method using secondary data in the form of Regional Tax Revenue realization reports obtained from the Regional Revenue Agency of West Nusa Tenggara Province. The analytical techniques used were contribution analysis and growth analysis. The results showed that PKB revenue increased from IDR 431.77 billion in 2020 to IDR 575.48 billion in 2024. However, the contribution of PKB to Regional Tax Revenue fluctuated and tended to decline from 32.51% to 28.14%. This decline does not indicate weakening PKB revenue, but rather reflects that the growth of other regional tax revenues was faster. The increase in PKB revenue was influenced by economic recovery, tax relaxation policies, and the digitalization of tax services. Therefore, PKB remains an important source of regional revenue in supporting the fiscal resilience of the West Nusa Tenggara Provincial Government during the COVID-19 economic recovery period.