Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Inventarisasi dan Identifikasi Jenis Tumbuhan Famili Poaceae di Sekitar Cibiru, Bandung, Jawa Barat Maulina Azizah; Melza Aulia; Ateng Supriyatna
Konstanta : Jurnal Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol. 1 No. 2 (2023): Juni : Jurnal Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
Publisher : Universitas Katolik Widya Karya Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1381.333 KB) | DOI: 10.59581/konstanta-widyakarya.v1i2.799

Abstract

Poaceae is a cosmopolitan group of grasses whose diversity is very high in Indonesia due to the diversity of ecosystems and geographical conditions that support the growth of the group. The grasses are easy to grow and resistant to drought and waterlogging. Poaceae are used as food ingredients in Indonesia and natural greening materials that play a role in natural balance. This study aims to inventory and identify plant species of the Poaceae family around Cibiru, Bandung, West Java. The method used in this research is descriptive qualitative method. The research was conducted by exploration, namely exploring along the research location and collecting information on the existence of plant species of the Poaceae family. Plant identification was carried out by matching plant morphological characters using various literature both identification books, journals, and websites. There were five species found including Oryza sativa, Zea mays, Imperata cylindrica, Panicum repens, and Panicum maximum.
Pengukuran Intensitas Cahaya Menggunakan Luxmeter, Arduino Uno, dan Aplikasi Phyphox Sri Fitri Solihah; Neneng Windayani; Ateng Supriyatna
JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 6 No. 3 (2026): JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jagomipa.v6i3.5132

Abstract

Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen komparatif. Penelitian dilakukan untuk membandingkan hasil pengukuran intensitas cahaya menggunakan tiga instrumen yang berbeda, yaitu luxmeter sebagai instrument standar, Arduino Uno yang dilengkapi sensor LDR (Light Dependent Resistor), dan aplikasi Phyphox berbasis smartphone. Pengukuran dilakukan di dalam ruangan yang terkendali dengan menggunakan sumber cahaya LED berdaya 5 W, 7 W, dan 12 W pada jarak tetap 30 cm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi Phyphox menghasilkan nilai intensitas cahaya tertinggi, diikuti oleh Arduino Uno, sedangkan luxmeter menghasilkan nilai pengukuran yang lebih rendah. Tingkat akurasi instrumen alternatif dibandingkan dengan luxmeter dievaluasi menggunakan analisis korelasi Pearson dan perhitungan rata-rata galat relatif (persentase kesalahan). Hasil analisis menunjukkan bahwa korelasi antara Phyphox dan luxmeter tergolong rendah, sedangkan korelasi antara Arduino Uno dan luxmeter sangat lemah. Namun, korelasi antara Phyphox dan Arduino Uno tergolong sangat kuat, meskipun masih menunjukkan nilai rata-rata kesalahan yang cukup tinggi. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa Phyphox dan Arduino Uno berpotensi digunakan sebagai alternatif pengganti luxmeter dalam pengukuran intensitas cahaya. Akan tetapi, tingkat akurasi dan presisinya masih perlu ditingkatkan agar hasil pengukuran lebih mendekati instrumen standar. Penelitian ini juga menegaskan pentingnya pemilihan instrumen pengukuran yang sesuai dengan tujuan eksperimen serta mempertimbangkan aspek kepraktisan dalam pelaksanaan kegiatan praktikum.