Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

IMPLEMENTASI LESSON STUDY DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA DI KELAS IV SD NEGERI 6 PEMPATAN Ni Putu Eni Astuti; I Komang Nada Kusuma; Ni Luh Wilantari; I Wayan Numertayasa
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 12 No. 4 (2022)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbsi.v12i4.65253

Abstract

Berdasarkan hasil wawancara dan observasi yang dilakukan peneliti menyatakan bahwa assesmen kompetensi minimum (AKM) literasi dan numerasi siswa kelas IV SD Negeri 6 pempatan memerlukan interferensi khusus karena hasil yang diperoleh sangat rendah khususnya pada mata pelajaran Bahasa Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi lesson study dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Bahasa Indonesia di kelas IV SD Negeri 6 Pempatan. Metode pengumpulan data menggunakan observasi dan wawancara. Metode analisis data dengan analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukan hasil belajar siswa kelas IV di SD Negeri 6 Pempatan dinyatakan meningkat. Hal ini dibuktikan dari peningkatan hasil belajar siswa yaitu rata-rata hasil belajar meningkat sebesar 40, daya serap meningkat sebesar 40% dan ketuntasan belajar meningkat sebesar 55% dari siklus I ke siklus II setelah mengimplementasikan lesson study dan menerapkan kegiatan diferensiasi. Maka dari itu, impelementasi lesson study dinyatakan dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Peneliti menyarankan kepada sekolah dan guru-guru di SD Negeri 6 Pempatan untuk mengimplementasikan kegiatan lesson study pada mata pelajaran dan dikelas yang lain sehingga hasil belajar siswa kian meningkat
IMPLEMENTASI PENDEKATAN SAINTIFIK ANAK USIA DINI DI TK SANDHI KUMARA: IMPLEMENTASI PENDEKATAN SAINTIFIK ANAK USIA DINI DI TK SANDHI KUMARA Ni Ketut Latri Arianti; I Komang Nada Kusuma
Pedagogi : Jurnal Anak Usia Dini dan Pendidikan Anak Usia Dini Vol 12 No 1 (2026): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan Anak Usia Dini memiliki peran yang sangat penting sebagai fondasi utama dalam membangun keterampilan kognitif, sosial, emosional, serta spiritual anak pada masa golden age. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi pendekatan saintifik anak usia dini di TK Sandhi Kumara. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Penelitian ini dilaksanakan di TK Sandhi Kumara. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan wawancara. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pendekatan saintifik efektif dan relevan diterapkan pada anak usia dini di TK Sandhi Kumara. Hal ini terlihat dari keterlibatan aktif anak dalam setiap tahap pembelajaran, mulai dari mengamati, menanya, mencoba, menalar, hingga mengomunikasikan hasil pengamatan mereka. Anak menunjukkan antusiasme tinggi, rasa ingin tahu yang kuat, serta keberanian untuk mencoba dan mengeksplorasi hal-hal baru melalui kegiatan pencampuran warna, praktik menanam kecambah, dan berbagai aktivitas eksploratif lainnya. Oleh karena itu, pendekatan saintifik perlu dirancang secara fleksibel, bervariasi, dan berbasis bermain agar selaras dengan karakteristik anak usia dini, sehingga dapat diintegrasikan secara berkelanjutan dalam praktik pembelajaran di taman kanak-kanak.
Program Asa Cendikia Membangun Semangat Belajar Di Desa Rendang Sulastra I Ketut Sulastra; I Wayan Numertayasa; I Komang Nada Kusuma
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Radisi Vol 5 No 3 (2025)
Publisher : Yayasan Kajian Riset dan Pengembangan RADISI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55266/pkmradisi.v5i3.624

Abstract

The ASA Cendikia Program: Fostering Students’ Learning Motivation in Rendang Village is a community service initiative aimed at enhancing students’ motivation and the overall quality of education at the elementary school level in Rendang Village. The program was initiated in response to low student interest in learning and limited educational facilities, which have negatively affected students’ academic achievement. The methodology employed in this program consisted of four main stages: planning, preparation, implementation, and evaluation. The activities were carried out through collaborative involvement of university students, teachers, and local village authorities as key partners. Program activities included academic tutoring, distribution of learning materials, introduction to interactive learning methods, and motivational training for students. The results indicate a notable increase in students’ enthusiasm for learning, improved interaction between teachers and students, and heightened awareness of the importance of education. Therefore, this program is expected to serve as a sustainable model of educational empowerment that supports the enhancement of learning motivation in rural communities.
Pendampingan Strategi Pembelajaran Kelas Gabungan Melalui Penerapan Reward System untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa pada Program “Speak Up Cendekia” Ni Wayan Mia Noviyanti; I Komang Nada Kusuma; I Wayan Numertayasa
ENGGANG: Jurnal Pendidikan, Bahasa, Sastra, Seni, dan Budaya Vol. 6 No. 2 (2026): JUNI:ENGGANG: Jurnal Pendidikan, Bahasa, Sastra, Seni, dan Budaya
Publisher : FKIP, Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37304/enggang.v6i2.23896

Abstract

 This community service program aims to increase student learning motivation through the implementation of a reward system in a combined class of fifth and sixth grade students at SD N 5 Rendang. This activity was carried out through collaboration between teachers and students of the Community Service Program (KKN) in Rendang Village. The approach used was descriptive qualitative through direct observation and reflection on student learning behavior during the learning process. Before the program was implemented, students showed a passive attitude and did not dare to ask questions and express opinions. After the implementation of the reward system, there was a significant increase, from initially only about 3 active students to about 12 people, out of a total of 17 students in two grade levels. After the program implementation, students became more enthusiastic, confident, and willing to participate in the learning process, and a healthy competitive atmosphere emerged between the two grade levels. Teachers, especially homeroom teachers, found that learning activities became more dynamic and enjoyable, while students themselves gained valuable experience in classroom management and improved communication skills with students. The results of this activity indicate that collaborative learning combined with a reward system can effectively increase learning motivation and encourage active student participation in the context of a combined class. Overall, this program has had a positive impact on teachers, students and KKN students in creating a more interactive and enjoyable learning experience.