Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pemerolehan Bahasa Pertama pada Anak Abnormal: Disleksia Andini Fitria; Nurwahyuni Nurwahyuni; Regita Firjianti; Fatmawati Fatmawati
Sajak: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Sastra, Bahasa, dan Pendidikan Vol. 2 No. 2 (2023): Juni 2023
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/s.v2i2.11812

Abstract

Dyslexia can involve difficulties with spoken language. Research has shown that drawing children's attention to the aspects of spoken language that are most important in the reading process can help with early literacy development. Evidence also suggests that dyslexia is associated with differences in how the brain processes spoken and written language. The characterization of dyslexia as a language-based disorder may be confusing in light of another prominent language disorder, language developmental disorder. children with developmental language disorders have unexpected deficits in language skills despite adequate environmental stimulation and cognitive abilities without neurological impairment. Dyslexia impacts language memory and word acquisition. Most people have incidents where they can't remember the words they want to use. For those who don't have language limitations, it happens occasionally - perhaps due to fatigue or the infrequent use of certain words. However, children with dyslexia may experience it more frequently, affecting their speech.
Analisis Faktor Terjadinyanya Campur Kode dalam Tuturan Tokoh pada Film A True Story Of A Fighter Laura (Kajian Sosiolinguitik) Regita Firjianti; Fatmawati Fatmawati
SCHOULID: Indonesian Journal of School Counseling Vol. 10 No. 2 (2025): SCHOULID: Indonesian Journal of School Counseling
Publisher : Indonesian Counselor Association (IKI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23916/086210011

Abstract

Penelitian ini mengkaji faktor-faktor penyebab campur kode dalam tuturan tokoh film A True Story of a Fighter Laura. Data berupa 100 tuturan bercampur kode diperoleh melalui teknik simak, catat, dan observasi, kemudian dianalisis menggunakan kerangka teori Suandi (2014) tentang faktor penyebab campur kode. Setiap data dikategorikan sesuai faktor yang melatarbelakangi kemunculannya, lalu ditafsirkan dalam konteks sosial dan komunikasi antar tokoh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyisipan kosakata bahasa Inggris dalam kalimat berbahasa Indonesia merupakan bentuk campur kode yang dominan. Faktor penggunaan istilah populer (36 data) banyak muncul pada konteks interaksi remaja perkotaan, sedangkan faktor fungsi dan tujuan (20 data) serta topik (18 data) menunjukkan bahwa campur kode dipakai untuk menekankan maksud atau menyesuaikan dengan tema percakapan. Faktor lain, seperti pribadi pembicara, membangkitkan rasa humor, modus pembicara, keterbatasan kode, mitra bicara juga muncul meskipun jumlahnya lebih sedikit. Temuan ini menegaskan bahwa campur kode tidak semata-mata dipicu keterbatasan kosakata, melainkan strategi komunikatif yang digunakan tokoh untuk menyesuaikan diri dengan situasi, mitra tutur, dan identitas sosial. Dengan demikian, penelitian ini memberikan gambaran lebih terarah mengenai bagaimana faktor sosial-budaya memengaruhi pilihan bahasa dalam media populer.